Select Page

Untuk dapat mengimlementasikan program ISO harus mempunyai Visi dan Misi, Commitment Management, pembentukan Quality Organization, Correction Action, Audit. Harus direncanakan Kemampuan resources – Commitment/sosialisasi – Membangun Struktur /Sistem/Document – Implementation – Control – Akreditasi.

Dirangkum Oleh : KBK Lab

Tanya – Subhan Wahyudi

Rekan-rekan Yth,

Adakah rekan-rekan yang mau berbagi pengalaman ? Saat ini saya sedang kesulitan mengimplementasikan program ISO di laboratorium. Hal tersebut dikarenakan kesibukan atau beban kerja setiap personel yang tinggi, kemalasan, dan kesadaran akan mutu sangat kurang (memikirkan urusan perut) sehingga hanya sedikit waktu yang disediakan mereka untuk melaksanakan tugasnya sesuai tuntutan ISO.

Di satu sisi program ISO di laboratorium harus tetap dijalankan. Posisi saya sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap implementasi program tsb sangat independen dan tidak bisa memberikan ‘tekanan’ kepada personel lain karena bukan atasan langsung. Apabila rekan-rekan berkenan memberikan solusi atau pernah mengalami hal yang sama, saya mohon pencerahannya baik via japri (jalur pribadi) atau melalui milis. Selain itu bagaimana merubah kebiasaan-2 lama yang sudah melekat kuat, terutama pada personel senior? Adakah diantara rekan-rekan yang mau sharing tips & trik dalam menghadapi penyimpangan-penyimpangan yang terjadi ?

Atas perhatiannya saya haturkan terima kasih.

Tanggapan 1 – Dirman Artib

Maksudnya ISO yang mana ?

ISO 17025?
ISO 9001:2000?
ISO 14001:1996?
ISO 19011:2002?
ISO 10474?
ISO 19901-5?

Mohon klarifikasi, karena ISO itu adalah International Standard Organisation. Productnya ISO cukup banyak pak !

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia lainnya dapat dilihat dalam file berikut :

Share This