Select Page

Rusia, Yunani dan Bulgaria telah menandatangani perjanjian untuk membangun oil pipeline senilai 1 juta euro antara Bulgaria dan Yunani untuk membawa minyak Rusia, lapor ITAR-TASS pada hari Kamis.

Rusia, Yunani dan Bulgaria telah menandatangani perjanjian untuk membangun oil pipeline senilai 1 juta euro antara Bulgaria dan Yunani untuk membawa minyak Rusia, lapor ITAR-TASS pada hari Kamis.

Menteri-menteri dari tiga negara menandatangani perjanjian selama konferensi yang bertempat di Athena. Presiden Rusia Vladimir Putin yang menghadiri konferensi bersama-sama dengan Perdana Menteri Yunani dan Bulgaria.

Oil pipeline Burgas-Alexandrupolis akan mentransport minyak Rusia dari pelabuhan Rusia di Blok Sea ke pelabuhan Yunani dari Alexandrupolis untuk pengiriman selanjutnya ke pasar luar negeri.

Pipeline diharapkan kira-kira 300 km panjangnya dan memiliki kapasitas dalam setahun antara 35 juta sampai 50 juta ton minyak mentah.

Berdasarkan perjanjian, Rusia akan memiliki 51% dalam konsortium pipeline Burgas-Alexandrupolis, sementara Bulgaria dan Yunani masing-masing diharapkan akan memiliki 24.5%. Rusia akan membagi secara sama antara pipeline monopoli Transneft dan minyak utama Rosneft dan Gazprom Neft. Transneft akan menjadi operator dari oil pipeline.

Perjanjian perlu disahkan/ratifasi oleh masing-masing tiga negara tersebut.

Pembangunan pipeline diharapkan akan mulai pada awal 2008, berdasarkan ramalan optimistis, kata Wakil Perdana Menteri Rusia Sergei Naryshkin. Pipeline kemungkinan mulai beroperasi pada awal 2009, tambahnya.

“Pipeline akan memungkinkan untuk bervariasi dan meningkatkan jumlah sumber energi yang disuplai untuk pasar dunia,” kata Putin selama pertemuan dengan Perdana Menteri Yunani, seperti yang dikutip oleh ITAR-TASS.

Sumber: www.prime-tass.com

Share This