Select Page

Mass Spectrograph umumnya dilakukan di laboratorium, dengan mengambil beberapa sampling yang dianggap mewakili, karena yang dideteksi adalah Ionisasi masa atom (detector quadrupole) yang prosesnya memerlukan high pressure dan high vacum, dimana sebelum dianalisa dengan spectrometer masa terlebih dulu diinjeksikan kedalam alat analisa, dengan didorong oleh gas tertentu (fasa pembawa) dan dilewatkan ke dalam coloum / capilary coloum tertentu & dipisahkan fraksi-fraksinya dengan gas chromatograph, setelah fraksinya terpisah maka, dari tiap fraksi tersebut di cek komposisinya dengan mass spectrograph.

Tanya – Muchlis Nugroho

Saya sedang cari-cari informasi tentang mass spectograph, untuk mengetahui komposisi kimia dalam aliran gas. Bagaimana teorinya, reliabilitynya, akurasinya, cara pemakaiannya?
Apakah bisa dipakai sebagai online analyzer?

Jika ada anggota milis yang mengetahui mohon disharing pengetahuannya. Mungkin Bang Ardian Nengkoda atau yang lain ada yang tau mengenai perihal ini?

Terimakasih sebelumnya,

Tanggapan 1 – lilik sukirno

Pak Muchlis Nugroho,

Mengenai Mass Spectrograph umumnya dilakukan di laboratorium, dengan mengambil beberapa sampling yang dianggap mewakili, karena yang dideteksi adalah Ionisasi masa atom (detector quadrupole) yang prosesnya memerlukan high pressure dan high vacum, dimana sebelum dianalisa dengan spectrometer masa terlebih dulu diinjeksikan kedalam alat analisa, dengan didorong oleh gas tertentu (fasa pembawa) dan dilewatkan ke dalam coloum / capilary coloum tertentu & dipisahkan fraksi-fraksinya dengan gas chromatograph, setelah fraksinya terpisah maka, dari tiap fraksi tersebut di cek komposisinya dengan mass spectrograph, hal ini bisa di pelajari dari www.colby.edu/chemistry ……..

Akan tetapi bukan tidak mungkin beberapa senyawa kimia yang dianalisa secara on line (continous monitoring) dilakukan saat proses berjalan, tentunya dengan memasang titik-titik sampling yang telah di desain sedemikian rupa yang aman terhadap equipment terpasang (NALCO water handbook) pada pipe line dan meletakkan beberapa sensor (tail gas analyzer, oxygen analyzer, H2S analyzer, Hydrocarbon analyzer, NOx analyzer, Chlorine analyzer, dll) yang bisa memonitor beberapa senyawa seperti : H2S, Total sulfur, SO2, NOx, COS, CS2, hydrocarbon, Oxygen dll). Alat analisa bisa di monitor secara on line setelah dihubungkan dengan Transmitter & Receiver serta komputer di pusat data. atau dengan mendownload data yang tercatat dari tiap-tiap sensor tsb. di dekat lokasi pemasangan sensor.

Mengenai accurasi data sangat relativ, karena tergantung sensitivitas sensor yang terpasang, serta akurasinya, untuk itu sensor yang terpasangpun harus dipelihara (misalnya ada skedule untuk membersihkannya berdasarkan data-data yang diperoleh, dalam waktu berapa hari tidak menunjukkan data yang menyimpang & kapan menyimpang dari kondisi normal sehingga perlu dibersihkan), bila data yang diperlukan cepat, tapi akurasi yang tidak terlalu tinggi bisa dipilih dengan alat analisa yang bisa on line tetapi untuk hal-hal khusus yang tidak bisa dilakukan secara on line & memerlukan ketelitian yang tinggi bisa. dengan menggunakan metoda sampling dan analisa di laboratorium.

Demikian semoga berkenan, dan bila ada yang lebih memahami mohon diberi pengarahan yang lebih rinci.

Selengkapnya :

Share This