Select Page

Untuk flange diatas 24 inch. bisa cek ke ASME B16.47 serie A (MSS-SP-44) atau juga ke ASME B16.47 serie B (replacing API605). Di kedua standard ini bapak bisa menemukan informasi flange sampe size 60′.Kedua standard ini mempunyai informasi yang berbeda sehingga tergantung dari client standard mana yang harus dipakai.

Tanya – Arisks

Dear Milister,

Mohon informasi dimana saya bisa dapat informasi tentang flange diatas 24 inch.
Saya lihat di pressure vesel handbook cuma sampai 24 inch..
atau mungkin ada yg mau share data kalau boleh ( via japri )?
Saya perlu 36 inch # 150 dan 60 inch #150. Terima kasih.

Tanggapan 1 – Amri Santosa@fajarbenua

Dear Pak Aris,

Untuk flange ASME diatas 24′ ada Serie A dan seri B, mungkin table di attachment bisa dijadikan referensi.

Tanggapan 2 – Arisks

Pak Amri,

Terima kasih banyak atas support dan share informasinya.

Berkat info bapak juga, saya dapat reff baru flange #75… selama ini saya pakai paling kecil #150 dan ternyata memang over design..

Saya ada pertanyaan pak, mohon petunjuk, penggolongan penggunaan flange berdasarkan pressure design. apa bapak ada reff juga?
penggunaan B 16.47 apakah lansung bisa di temtukan dari design pressure sebuah vesel..
misal nya permintaan pressure design 5 bar, maka kita bisa pakai flange # 75?

Terima kasih,

Tanggapan 3 – Fathor Rosi

Pak Aris,

Bapak bisa cek ke ASME B16.47 serie A (MSS-SP-44) atau juga ke ASME B16.47 serie B (replacing API605). Di kedua standard ini bapak bisa menemukan informasi flange sampe size 60′.Kedua standard ini mempunyai informasi yang berbeda sehingga tergantung dari client standard mana yang harus dipake.

Terima kasih dan semoga membantu.

Tanggapan 4 – Yana Yuhana@rekayasa

Selain ASME B16.47, ada juga standard AWWA C207.

Size yang di cover 4 – 120 inch. Biasanya diaplikasikan untuk tekanan rendah dan service fluidnya berupa air.

Tanggapan 5 – Nasrul Syahruddin@badaklng

Pak Aris,

Untuk size s/d 24′ refer to ANSI 16.5 , sedangkan untuk diatas 24′ refer to ANSI 16.47 Seri A (equivalent dengan MSS SP-44) dan Seri B (equivalent dengan API-605).
Kalau mau catalog flange yang mengcover standard tsb saya punya, hanya size-nya sekitar 4 MB. Bisa dikirim ke Japri ?

Tanggapan 6 – Amri Santosa@fajarbenua

Pak Aris,

Belum tentu pak, sebab class flange ditentukan juga oleh temperature, semakin tinggi temperature, maka maksimum pressure yg bisa di handle oleh class tersebut juga semakin rendah. Kalau tidak salah ada code ASME yg mengatur hal tersebut, mungkin bisa di share oleh rekan yang lain.

Tanggapan 7 – Fritz Melo@jgc-indonesia

Rating flange selain ditentukan oleh pressure dan temperature desain juga satu item penting adalah material. Penentuan rating class flange ini dapat dilihat di ASME B16.47 Annex A maupun di ASME B16.5 untuk flange 24′ ke bawah.

Tanggapan 8 – Nasrul Syahruddin@badaklng

Pak Aris,

Saya jawab pertanyaan-nya lewat milis saja ya..biar bisa share sama yang lain sekalian nambahkan posting Pak Amri.

Untuk procedure penentuan required flange rating adalah sbb :

1. Identifikasi material flange-nya (e.g : A105)

2. Lihat tabel 1A di standard ASME B16.47, tentukan group material berdasarkan spesifikasi material flange (eg. Group 1.1 untuk A105)

3. Kemudian cari tabel 2… untuk pressure-temperature berdasarkan group material (eg. Tabel 2.1.1 untuk Group Material 1.1).

4. Pada tabel tersebut, pilih design temperatur yang sesuai, kemudian pilih class flange terendah yang memberikan allowable working pressure sama atau lebih besar dari design pressure vessel.

Atau mungkin teman lain punya cara lain juga…

Tanggapan 9 – Yana Yuhana@rekayasa

Lebih presisi lagi jika table PT rating baik di ASME B16.5 maupun ASME B16.47 dibuatkan grafiknya mulai dari CL. 150 sd CL.2500.
Kemudian plot pressure dan temperature design punya kita. Sebagai contoh jika hasil plot pressure dan temperature kita berada diantara diatas kurva CL. 150 dan dibawah kurva CL.300 berarti ratingnya adalah CL.300.

Tanggapan 10 – Arisks

Dear Milister,

Terima kasih banyak atas pencerahan dan share informasinya.
Dan banyak inputan yang selama ini saya belum dapat.

Tanggapan 11 – Amal Ashardian

Pemilihan flange rating itu tergantung dari:

1. Internal operating Pressure

2. Temperature

3. Forces & moment di titik dimana flange berada..ini dihitung menjadi equivalent pressure sesuai ASME B31.7 nuclear code, kemudian ditambahkan ke internal operating pressure

4. Type Gasket yang akan digunakan.

Cara pemilihan

1. tercepat dan paling conservative,berdasar ANSI B16.5 atau B16.47 Check.

2. Kalau pakai ANSI Check flange nya masih fail juga………..lanjut pakai ASME VIII div 1 appendix 2….itungannya semua ada tinggal… diikuti.

3 . Kalau cara ke 2 masih juga failed…padahal sudah pakai rating tertinggi….yaaa analisa pakai Solid Element Analysis..

Tanggapan 12 – Maurice Hutabarat

Hi,

Untuk flange standard seperti ASME B16.5, umumnya kita hanya memperhitungkan design pressure/temperature saja untuk pemilihan rating. Forces dan moments tidak dipakai, kecuali untuk mencheck flange leakage. Mengganti dengan rating tertinggi karena masalah leakage, atau flange tidak capable untuk menghadapi external load, menurut saya tidak umum. Hal tersebut bisa diselesaikan dengan pemasangan pipe support dan flexibility design yang sesuai.

Untuk swivel/hang off flanges atau custom flanges baru kita memakai finite element analysis untuk menganalisa external load. Umumnya flanges ini dipakai di PLEM, dog-leg atau riser.

Tanggapan 13 – amal ashardian

Halo Pak Maurice… Apa khabar…dulu kita pernah ketemu yaa..saat pak maurice interview saya di Petrosea.

Memang benar pak dengan pengaturan support pipa, external load bisa di eliminasi…Tapi kalau terpaksa ngga bisa pasang support untuk ini ..misal riser ..yang di konek ke dogleg di area platform approach.

Swivel flange ..juga masuk dalam scope ASME 8 div 1 appendix 2…coba di check di figure 2-4 dia digolongkan sebagai ‘LOOSE TYPE FLANGE’.

Kalau FEM (solid model) itu ngga juga karena external load saja pak.. tapi kalau semua method ‘CARA GAMPANG’ ini gagal…. kalau owner setuju.. di kerjakan dengan FEM..misal pakai ANSYS atau NASTRAN.. Cuma ini adalah cara assessment yang paling mahal… makan banyak waktu…….

Share This