Select Page

Untuk memastikan keabsahan dari suatu sertifikat pengakuan SMM ISO 9000, sebaiknya dilihat/dimintakan dahulu aslinya kepada Vendor yang dimaksud apabila anda saat ini memiliki hanya copynya saja, bukankah Vendor merupakan partner didalam malakukan pekerjaan. Dan apabila anda masih ragu dengan keabsahan yang asli, langkah berikutnya anda dapat kontak badan sertifikasi tersebut dengan menyebutkan nomor sertifikatnya yang terdapat di bawah logo dari badan sertifikasi itu, dengan menanyakan nomor tadi. Dan itupun langkah terakhir yang diambil sebelum ada pembicaraan dengan pihak Vendor.

Tanya – andy wahyono

Salam Quality,

Mo nanya nih, kebetulan saya lagi ikutan project dimana salah satunya adalah menerima Q-Manual dan mereview Q-Plannya vendor. Nah yang ingin saya tanyakan:

1. mungkin kah kita memverifikasi kevalidan/kebenaran sebuah ISO sertifikat si vendor dari macam-macam badan sertifikasi melalui web? Karena sudah saya coba kok blom ketemu ya..ato mungkin ada cara yang lain, boleh sharing dong..

2. misalkan dikemudian hari kita tidak puas dengan performa kinerja vendor dalam hal quality, bagaimana cara kita menyampaikan unek-unek/keluhan/ketidakpuasan kita ke badan sertifikasi yang dipake vendor? Mungkin gak ya?

Tanggapan 1 – Dirman Artib

Untuk memverifikasi, bisa dengan menghubungi badan sertifikasi tersebut lewat telepon.
Saya pikir bisa saja kita menyampaikan unek-unek kepada badan sertifikasi tsb. tetapi tidak dijamin keefektifannya, karena si badan sertifikasi tak bisa melakukan apa-apa. Kalau soal mencabut sertifikat tidaklah hal yang ditakuti vendor/kontraktor, karena masih banyak badan sertifikasi yang berminat mengaudit lagi dan memberi sertifikat (kalau compliance tentunya). Lebih baik unek-uneknya difasilitasi dengan jalur internal komunikasi kontrak, misalnya koresponden pada level Project Manager, karena sangsinya bisa diterapkan langsung as per stipulated by contract.

Tanggapan 2 – vimala sariputera

Untuk pengecekan sertifikat ISO, kita bisa vendor untuk menunjukkan sertifikat aslinya, untuk sertifikat API, bisa dilihat di website API: http://compositelist.api.org/Search.ASP

Tanggapan 3 – I Made Sudarta I Made Sudarta

Ikutan nimbrung.

Untuk memastikan keabsahan dari suatu sertifikat pengakuan SMM ISO 9000, sebaiknya dilihat/dimintakan dahulu aslinya kepada Vendor yang dimaksud apabila anda saat ini memiliki hanya copynya saja, bukankah Vendor merupakan partner didalam malakukan pekerjaan. Dan apabila anda masih ragu dengan keabsahan yang asli, langkah berikutnya anda dapat kontak badan sertifikasi tersebut dengan menyebutkan nomor sertifikatnya yang terdapat di bawah logo dari badan sertifikasi itu, dengan menanyakan nomor tadi. Dan saya rasa itupun langkah terakhir yang diambil sebelum ada pembicaraan dengan pihak Vendor.

Apabila anda masih tidak puas dengan performa dari Vendor tersebut (penilaian secara fair) hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan memberikan hukuman yaitu tidak memperpanjang kontrak atau tidak diikut sertakan dalam tender berikutnya. Lagi-lagi supaya fair lakukan komunikasi sebelumnya misalnya dengan mengirimkan teguran dilengkapi dengan data katakanlah Vendor tersebut tidak rensponsif terhadap komunikasi yang telah dilakukan sehingga mengakibatkan keterlambatan, dsb (ada banyak parameter).

Kita sebagai pengguna jasa mereka tidak punya hak untuk mencabut sertifikat SMM dari salah satu perusahaan, yang paling mudah dilakukan adalah dengan menghapus atau menghilangkan Vendor itu dari APL (approved vendor list)….gampang kan.

Tanggapan 4 – Aswan Hasibuan

salam quality pak andyuli,

1. kalau bapak ingin memeriksa validitas dari sertifikat ISO sebuah perusahaan silahkan bapak masuk ke website badan sertifikasi yang mengauditnya, disana bapak bisa melihat semua informasi yg berkaitan dengan sertifikasi tsb, misalnya badan sertifikasi TUV Rheindland, bapak bisa masuk ke www.tuv.com, disana tersedia informasi nomor sertifikat, kapan diaudit, kapan due date sertifikat, siapa auditor yg mengaudit, sejak kapan mereka mnrima sertifikat tersebut, apa saja temuan selama audit, kompetensi auditornya, dsb akan ada disana

2. kalau bapak tidak puas dengan kinerja quality dari vendor bapak, sebenarnya bapak punya posisi yang sangat kuat untuk mengajukan komplaint dan meminta corrective action dari mereka, kemudian memverifikasi apakah perbaikan yng mereka lakukan sudah sesuai. verifikasi bisa dilakukan dengan audit ke lapangan. kalau bapak mengajukan kompalint yang terdokumentasi, itu akan sampai ke badan sertifikasi pada saat audit eksternal.

mudah mudahan bisa memberi sedikit gambaran

Tanggapan 5 – Dirman Artib

Pak Aswan,

1. Saya belum coba masuk ke TUV website seperti yang anda terangkan, tetapi apa benar badan sertifikasi seperti TUV akan mempublish temuan audit di website ?
Kalau ini benar itu berarti TUV melanggar ethic , karena informasi temuan audit sifatnya adalah confidential dan Badan Sertifikasi tak diperbolehkan mem-publish temuannya kecuali ada izin dari client nya yaitu perusahaan itu sendiri. Kalau lagi ini benar maka mulai sekarang harus berpikir ulang untuk menggunakan TUV.
(Kalau info anda tidak benar, lain kali supaya berhati-hati menuliskan merek organisasi tertentu di mailing list, karena kalau info salah bisa berabe ntar- hanya sekedar mengingatkan).

2. Koreksi lagi.

Audit dari Badan Sertifikasi bukanlah eksternal audit tetapi 3rd party audit. Kalau eksternal audit itu adalah audit yang dilakukan terhadap suppliers/vendors atau subcontractotrs anda.

Tanggapan 6 – andyuli

Salam Quality,

Sekedar meluruskan aja bahwa di dalam website tsb bukan lah tentang pem-publish-an hasil temuan TUV, akan tetapi pem-publish-an akan kevalidan sebuah sertifikat di bawah TUV untuk membantu khalayak umum memperoleh informasi yang benar bahwa PT. ABC sudah bersertifikat dan masih valid (belum expired).

Tanggapan 7 – Dirman Artib

1. kalau bapak ingin memeriksa validitas dari sertifikat ISO sebuah perusahaan silahkan bapak masuk ke website badan sertifikasi yang mengauditnya, disana bapak bisa melihat semua informasi yg berkaitan dengan sertifikasi tsb, misalnya badan sertifikasi TUV Rheindland, bapak bisa masuk ke www.tuv.com, disana tersedia informasi nomor sertifikat, kapan diaudit, kapan due date sertifikat, siapa auditor yg mengaudit, sejak kapan mereka mnrima sertifikat tersebut, apa saja temuan selama audit, kompetensi auditornya, dsb akan ada disana

(Jadi yang di highlighted nggak benar ya pak ?)

2. kalau bapak tidak puas dengan kinerja quality dari vendor bapak, sebenarnya bapak punya posisi yang sangat kuat untuk mengajukan komplaint dan meminta corrective action dari mereka, kemudian memverifikasi apakah perbaikan yng mereka lakukan sudah sesuai. verifikasi bisa dilakukan dengan audit ke lapangan.
kalau bapak mengajukan kompalint yang terdokumentasi, itu akan sampai ke badan sertifikasi pada saat audit eksternal.

(Jadi yang di highlighted nggak benar ya pak ?)

Tanggapan 8 – leryflounder

lah untuk lembaga sertifikasi dalam negri bagai mana ? masih kah kita bisa trace validitas sertifikatnya ?

seperti API kita tingal download composite list ketauan tuh semua pershaaan yg telah disertifikasi dan masih valid sertifikasinya. semoga badan sertifikasi nasional sudah sama ya tarafnya kan benchmarknya ISO:)

Tanggapan 9 – Dirman Artib

Apa maksudnya badan sertifikasi nasional ?

Mohon sedikit diterangkan lagi..

Tanggapan 10 – leryflounder

Om Dirman,

Maksudnya seperti ini :

TUV,API dan sejenisnya ———-> Lembaga sertifikasi internasional.

PT Asa Jeplak ( contoh) ————> Lembaga sertifikasi nasional

Apakah bisa kita mengakses informasi bahwa persh X sertifikasi ISO nya masih valid di lembaga / badan sertifikasi nasional yang mensertifikasinya, seperti lembaga / badan sertifikasi berlabel internasional.

Tanggapan 11 – Andyuli

Pak Dirman,

Kebetulan informasi yang saya butuhkan hanya lah ttg cara cepat mengetahui validitas sebuah sertifikat melalui web, mengenai hal-hal lain yang di highlighted tsb saya gak terlalu memperhatikan, jadi mungkin aja klo ada beberapa item yang gak benar.

Tanggapan 12 – surono catur atmojo

Pak Dirman,

Bila perusahan sudah diserifikasi ISO nya oleh TUV anda bisa check kebenarannya dengan memasukan nomer sertifikat di website nya TUV, dan untuk temuan tentu tidak di publikasikan karena temuan audit adalah kerahasiaan dari perusahaan dan badan serifikasi.

Tanggapan 13 – andy wahyono

Salam Quality,

Terima kasih atas masukan dari rekan-rekan semua. Terima kasih juga kepada pak aswan, saya udah coba masuk ke tuv.com-nya dan ternyata memang bisa, cuman saya gak yakin dengan badan sertifikasi yang lainnya apakah punya tool yang sama dengan itu. Jadi latar belakang dari pertanyaan saya sebenarnya adalah pada suatu waktu ketika saya mereview sebuah Q-Manual dimana didalamnya ada sebuah ISO sertifikat yang ternyata sudah expired. Setelah saya nanya kanan kiri, ternyata vendor yang diberi PO adalah sebuah trading company (broker) yang berasal dari Singapore yang mana original manufacturenya berasal dari Italia. Nah setelah saya kasih komen tuk minta sertifikat yang masih valid, dalam waktu kurang dari 2 minggu si vendor bisa memberikan sertifikat yang valid ke saya. Logika saya berkata, pertama bagaimana bisa si perusahaan manufacture tadi bisa lupa meng-attach sertifikat yang valid? Kok gak quality banget ya hehehehe…Kedua, katakanlah memang sertifikatnya dah expired, gimana bisa kurang dari 2 minggu tiba-tiba sertifikat yang valid muncul? Maka asumsi saya mengatakan si perusahaan singapore ini lah yang melakukan electronic manipulation terhadap e-file-nya. Ya, ini sekedar sharing pengalaman aja..kali saja asumsi saya yang salah.

Tanggapan 14 – honotjipto

Dear Pak Andy,

Gampang pak kalau mau tahu pasti nya silah kan masuk ke web nya TUV dan cari nomor sertifikat nya, kalau ada berarti salah melampirkan , kalau tidak ada ya berarti menipu.
Kalau API ada semua seluruh dunia di compisitelist.api.org

Saya saran kan kalau yg ketahuan menipu langsung lapor kan saja ke badan registrasi nya ISO dan di black list supaya tidak berani menipu customer nya lagi.

Silah kan mencoba.

Tanggapan 15 – Tri Cahyono

Mas Andy,

Membantu menjawab pertanyaan satu-persatu

1. Untuk memverfikikasi bisa langsung hubungi pihak badan sertifakasi via telephone, email or yg lain, daftar badan sertifikasi dan alamat bisa dicari di mbah google

2. Sertifikat tidak menjamin bahwa produk/servis yang diberikan oleh vendor yang sudah bersertifikat ISO tersebut berkualitas dan mempunyai performa/kinerja yang baik. Yang distandarisasi adalah sistem manajemennya bukan produk/servisnya, itu yang mungkin harus dipertimbangkan. Sehingga badan sertifikasi pun tidak bisa berbuat banyak apabila menerima unek-unek dari mas andy. Itu saja dari dari saya barangkali ada yang menambahkan.