Select Page

Untuk storage server dimana kita bisa menyimpan file2 / document2 didalamnya lebih baik membangun server sendiri dengan komputer desktop dirumah yang dikhususkan sebagai file server yang tersambung dengan Internet, hanya dengan bermodalkan CPU desktop/ komputer jadul tidak perlu CPU server, nanti tinggal membeli IP public sebagai address untuk berkomunikasi ke public dan harga IP public pun sekarang ini pun sudah terjangkau, setelah itu anda bisa menggunakan mode synchronize antara file server dengan CPU/Laptop agar file yang di file server dengan laptop/cpu desktop anda mendapati file yang sama pada saat copy/delete dari CPU luar jadi cukup satu langkah anda bisa mendapati file/document anda.

Tanya – Cahyo Laksono Hadinoto

Dear Rekan2 Migas Indonesia,

Mau numpang tanya, kira2 dimana kita bisa mendapatkan semacam storage server dimana kita bisa menyimpan file2 / document2 didalamnya dengan kapasistas yang cukup baik?
Mungkin ada yang bisa menyarankan provider yang trusted kah? lalu kira2 berapa biaya nya per tahun?
Terima kasih sebelumnya atas informasi lebih lanjut disana,

Tanggapan 1 – Soleh Irawan

Pak Cahyo,

butuh storage nya untuk offline, network atau on the cloud (Internet) ?? karena untuk harganya akan sangat jauh berbeda, kalo dari pertanyaanya asumsi saya file2/dokumen tersimpan di cloud (internet). untuk ini pun ada dua type yaitu:

Dengan hardware punya sendiri

Dengan hardware sewa

untuk pilihan provider ada Telkom, Indosat ataupun CBN, Silahkan cek web corporatenya.
Thanks

‘You are educated. Your certification is in your degree. You may think of it as the ticket to the good life. Let me ask you to think of an alternative. Think of it as your ticket to change the world.’

Tanggapan 2 – Devy Endry

Pak Cahyo

Saya ingin menambahkan, Icon+ (Indonesia Comnet Plus), menurut saya dapat memenuhi permintaan Bapak.

Saya gak faham IT, tapi saya dulu ikut membangun fasilitas IT Icon+

Tanggapan 3 – Riyadh Alweni

Mas Cahyo,

Ada beberapa alternatif yg bs dicoba utk Cloud Storage Server :

1. Drive HQ (Famous Cloud Storage) http://www.drivehq.com

2. Livedrive (some free some paid) http://www.livedrive.com

Bgt kira-2 dari saya…mungkin dr rekan yg lain dapat menambahkan….CMIIW

Tanggapan 4 – Mico Siahaan

Pak,

menambahkan. Sekarang ini saya menggunakan Cloud Storage Dropbox http://www,dropbox.com dan sejauh ini puas dengan kinerjanya. Edisi Free memberikan space 2 GB. Untuk penyedia jasa online backup lain, bisa liat listnya di:

http://en.wikipedia.org/wiki/Comparison_of_online_backup_services

Tanggapan 5 รขโ‚ฌโ€œ Yusuf

Halo pak Cahyo..

Salam kenal..

Mungkin bisa dicoba yang versi gratisan 4shared.com atau megaupload dan file tersebut diproteksi dengan password terlebih dahulu untuk menghindari dibuka oleh org yang tidak berwenang,

Tanggapan 6 – Abdul Chadir

Pak Cahyo,

solusi 1:

Lebih baik membangun server sendiri dengan komputer desktop dirumah yang dikhususkan sebagai file server yang tersambung dengan Internet, hanya dengan bermodalkan CPU desktop/ komputer jadul tidak perlu CPU server, nanti bapak tinggal membeli IP public sebagai address untuk berkomunikasi ke public dan harga IP public pun sekarang ini pun sudah terjangkau, setelah itu bapak bisa menggunakan mode synchronize antara file server dengan CPU/Laptop agar file yang di file server dengan laptop/cpu desktop bapak mendapati file yang sama pada saat copy/delete dari CPU luar jadi cukup satu langkah bapak bisa mendapati file/document bapak.

example: secara online apabila bapak meng-copy file dari USB atau external HDD ke laptop atau CPU desktop maka akan otomatis ter-copy ke file server.
Jadi isi file yang di laptop bapak dengan isi yang di file server adalah sama adanya.

Solusi 2:

Jangan menggunakan mode synchronize apabila laptop atau User desktop yang bapak pakai berbeda dari jumlah space file dengan file server (asumsi file server anda memiliki space file yang lebih besar dari kapasitas space laptop/cpu).

Tanggapan 7 – Mico Siahaan

Pak Chadir,

tolong berikan saya info provider yang memberikan harga IP Public dengan harga terjangkau, Pak.

Juga Bapak ada saran aplikasi apa yang baik untuk digunakan untuk melakukan sinkronisasi antara fileserver dengan PC/laptop? Yang kualitasnya baik dengan harga terjangkau.

Tanggapan 8 – abdul chadir

Dear Pak Mico,

Waduhhh…pak saya ngga berani menyebutkan providernya.
Tapi bapak bisa berkunjung ke gedung Cyber di Jakarta (Backbone Jakarta) disana para pendekar-pendekar (ISP) berkumpul dan juga disana mereka menjual IP dan b/w secara grosiran, biasanya mereka menjual IP itu per subnetting ex: xxx.xxx.xxx.xxx/24, xxx.xxx.xxx.xxx/30, dll) jadinya tinggal pilih yang bapak mau (FO/Wireless/EVDO/HSDPA/Vsat). Kalo hanya kebutuhan untuk lokal (Indonesia only) mungkin bisa bapak pilih uplink dengan pipa lokal loop (IIX) yang lebih besar dari downlink karena sifat server sendiri ialah memberikan services yang di request oleh client, untuk IX mungkin secukupnya ga terlalu besar dari local loop. oiya untuk synch secara ol diluar network file server bapak nanti membutuhkan VPN di client agar tersambung ke network file server bapak.

Solusi dari aplikasi tak usah beli pak, cukup pakai yang tersedia bila di windows bisa mengaktifkan Windows Briefcase Application yang disediakan oleh si windows, kalo di Linux bisa menggunakan aplikasi salah satunya grsync. Jadi nanti bisa men-synch baik secara online ataupun secara offline dengan menggunakan USB, Disket atau ext. HDD. Semoga membantu pak :).

Tanggapan 9 – bimoseptyo prabowo

http://en.wikipedia.org/wiki/File_server

benar adanya komentar si bapak ini, mungkin kalau lebih hemat lagi, klo untuk akses lokal, atau untuk jaringan kantor untuk satu gedung, menggunakan ‘bahan ‘ operating software berbasis distro linux spt slackware yang telah terdapat file samba di dalamnya atau kalau untuk akses internal(masih dalam kantor) dan akses luar, misal akses dari dari rumah ke kantor, di mana datanya ada di dedicated server kantor, bisa menggunakan OS freebsd dengan software Pure FTPD di mana semuanya free :D, bisa juga merekrut lulusan IT ๐Ÿ™‚ untuk mengerjakan dan memantaincenya ,,,dlm beberapa priode tertentu backup datanya ke dalam DVD, jadi ketika sewaktu waktu servernya crash, bias menggunakan back up,,, kalau untuk data yg sifatnya sensitif, lebih baik penyimpanannya jangan terhubung ke jaringan komputer …

Share This