Select Page

Enhanced Oil Recovery (EOR) termasuk pada TR, namun kadang di beberapa sumur metode SR sudah dikategorikan sebagai EOR. Pemilihan teknologi recovery akan bergantung pada karakteristik fluida, karakteristik geologi pada sumur tersebut, dan lain-lain.

Tanya – Bambang Sugiharta

Dear All,

Mohon pencerahannya mengenai EOR (Enhanced Oil Recovery).

Tanggapan – antonwitono

Pak Bambang,

Ikut sharing pengetahuan, maaf sedikit telat. Dalam proses ekploitas migas, khususnya minyak bumi, terdapat tiga tahapan recovery:

1. Primary Recovery

2. Secondary Recovery

3. Tertiary Recovery

Pada Primary Recovery (PR), minyak bumi akan keluar secara alami dari perut bumi ke permukaan setelah seluruh tahapan pengeboran dan fasilitas pengolahan sudah siap untuk berproduksi. Biasanya pada PR ini, diperoleh recovery factor (RF) sekitar 50-70%.

Secondary Recovery (SR) dilakukan untuk meningkatkan nilai recovery factor bilamana tingkat produksi dari sumur tertentu terindikasi mulai menurun. Beberapa teknik secondary recovery ini misalnya dengan menggunakan steam flood atau water injection. Diharapkan dengan SR ini dapat menambah RF sekitar 10-20% .

Tertiary Recovery (TR) dilakukan setelah SR dilakukan dan sumur masih memiliki potensi migas untuk dieksploitasi. Beberapa teknik TR adalah menggunakan surfactant injection, chemicals injection, atau dengan menggunakan bakteri. RF untuk TR ini diharapkan dapat menambah RF sampai dengan 10%.

Enhanced Oil Recovery (EOR) termasuk pada TR, namun kadang di beberapa sumur metode SR sudah dikategorikan sebagai EOR. Pemilihan teknologi recovery akan bergantung pada karakteristik fluida, karakteristik geologi pada sumur tersebut, dan lain-lain.

Sementara begitu dulu, maaf bila ada angka yang keliru. Soalnya ikut workshop tentang topik ini sudah lama sekali waktu masih kuliah dulu. Kalau mau lebih detail lagi musti lihat handoutnya lagi.

Share This