Select Page

Semua jenis komunikasi yang menggunakan base frekwensi memiliki banyak kendala (loss)
walaupun menggunakan VSAT komunikasi, bukan berarti bisa bebas tanpa masalah. Faktor cuaca dan kerimbunan hutan bisa menjadi salah 1 penyebab jaringan komunikasi selalu down-up.

Tanya – irwan aja

Dear Milister,

Saat ini saya sedang menggunakan jaringan vsat dari salah satu provider nasional di lokasi yang kebetulan berada di remote area sekitaran sangatta, kaltim. Problemnya quality service untuk voice maupun data/internet sering up and down alias ga stabil, so kerap terjadi gangguan pada saat menelfon, data (internet) or cek real time data, padahal spec teknis (bandwidth) dan sebagainya sudah termasuk high spec. Intinya kurang puas deh dengan servicenya, meskipun sudah mendatangkan enginer2 mereka namun problemnya suka balik maning.

Tanggapan 1 – ‘EG Giwangkara S’

Mungkin karena lokasinya pak, meskipun sebetulnya tidak pengaruh, karena utk keperluan itulah makanya ada alternatif vsat utk kebutuhan komunikasi data.

Just share saja, ketika pasca tsunami 2004; H+4 kami pasang vsat indosat di banda aceh dengan mengambil paket 128KBps di harga 27jt per bulan. So far sih langsung up n cukup reliable dengan bandwidth segitu.

Tanggapan 2 – adie ranupane

Dear Pak Irwan,

semua jenis komunikasi yang menggunakan base frekwensi memiliki banyak kendala (loss)
walaupun bapak menggunakan VSAT komunikasi, bukan berarti bisa bebas tanpa masalah.

faktor cuaca dan kerimbunan hutan bisa menjadi salah 1 penyebab jaringan komunikasi pak Irwan selalu down-up.

kalo dibandingkan dengan lokasi Pak Givang jelas tidak apple to apple di 1 sisi hutan pedalaman dan dilain sisi kota yang sudah sebagian rata tanpa penghalang (setelah tsunami).
lain hal kalo pak Givang berada di wilayah pegunungan Leuser kutacane mungkin juga akan menghadapi masalah yang sama.
bakosurtanal sekalipun juga menghadapi masalah yg sama mengenai komunikasi dengan satelit untuk fungsi pemetaan digital.

Tanggapan 3 – ‘Rishar Y’ ryantdaeng007

jadi memang agak sulit mengandalkan 1 system komunikasi, mungkin di kombinasi dengan VSAT + FO atau VSAT + MicroWave.

Tanggapan 4 – ‘MasAndy’ andyskom

Mas Irwan,

Kalo ingin menyakan perbandingan service, harusnya Mas Irfan juga menyebut IsP nya yang dipakai sekarang. Berikut speck device2 yang di install, lengkap dengan bandwith, diameter dish/parabolic nya service nya.

Remote area anda bagaimana…berapa KM dengan kota terdekat, karena akan dapat tercipta solusi nantinya 🙂

Provider lokal masih ada juga yang reliable, provider asing juga ada …tinggal Mas Irfan analisa sendiri untuk budget nya.

Note:

Pengalaman saya di offshore bisa teratasi dengan bandwith 1,5MB , tinggal bagaimana design dan settingan anda.
Dan tetep harus diingat, bahwa V-sat adalah pilihan terakhir dalam sebuah infrastructure. Dan anda juga harus mengetahui kerugian dan kelemahan dalam menggunakan V-Sat.

Tanggapan 5 – dhony s

Pak Irwan,

Kalau memang didaerah bapak hanya bisa dengan fasilitas VSAT ya apa boleh buat. Kalau mau bagus ya pakai jaringan terestorial atau fiber optic.

Sebenarnya pakai VSAT lumayan bagus dan praktis untuk daerah terpencil apalagi spek yang bapak bilang sudah memenuhi untuk rate suara dan data.
Kalau naik turun atau tidak stabil sebenarnya tidak terlalu jauh penururan sinyal pada saat cuaca buruk sekalipun.

Apakah sewanya antara up link dan down link-nya dengan band wide yang sama?
Saya yakin settingan atau pointing kurang pas. Terus sinyal dari kedua sisi mungkin tidak sama tingginya.

Atau settingan di multiplexer kurang pas antara tx dan rx nya.
Kalau bisa untuk rate voice dibuat fix saja tidak usah dibuat sistem IBA ( jadi suara tidak putus2 apabila dilewati data yang berlebihan ).

Semoga membantu.