Select Page

Di setiap organisasi perusahaan terdapat aturan-aturan mengenai kenaikan gaji (salary increase) dan juga salary adjustment. Ada perusahaan yang menerapkan setahun sekali ada yang setahun dua kali bahkan ada yang bisa kapan saja dilakukan salary adjustment. Jadi semua berpulan kepada aturan serta best practice yang ada di perusahaan tsb. masing-masing.

Tanya – RizkBerryâ„¢’ rizki.anugraha

Dear All

Mohon pendapatnya, berkaitan dengan subject email saya di atas, apakah ketika ada offering dr tempat di luar bekerja kemudian kita menanyakan ada kemungkinan adanya adjustment salary at least setara dengan market kepada bos kita yg ditempat bekerja sekarang(baru menanyakan belum meminta), bisa menurunkan ‘image’ kita sebagai employee ?

Lalu kapankah sebaiknya menanyakan adjustment salary ?

Terima kasih sebelumnya.

Tanggapan 1 – Bagus Mulandono

Wah mas, klo masalah ini rada gampang2 susah. Klo kita punya bos yang care, semuanya akan menjadi mudah. Kalau bosnya ga care, bisa berabe.. Hehe.

Waktu paling tepat menurut saya adalah setelah appraisal, tentunya pada saat appraisal kita bisa menunjukkan achievement kita selama ini. Ketika ada offering ditempat lain bisa juga jadi momentum, karena apabila perusahaan emang butuh anda pasti dia akan berusaha menahan anda. Tapi kalau offering dari tempat lain lebih baik, ya dihajar saja mas buat menambah link dan wawasan.

Kalau sekedar menanyakan ya sebaiknya anda sudah melakukan pendekatan personal yang baik (bukan dalam artian menjilat) sehingga kita bisa tahu kapan saat yang tepat buat menanyakan. Hati2 juga saat minta adjusment ratenya, usahakan proporsional. Menurut saya dikisaran 10% – 30%.

Semoga berhasil mas Rizki.

Tanggapan 2 – Triez trisworo99

Dear Mas Rizi,

Sounding2 aja dulu kapan si bos mo nikahkan putri/putranya atau khitanan anaknya atau pas acara potong kambing 🙂 . Intinya cari waktu dimana anda dalam posisi terbaik dan memungkinkan untuk bicara.

Tanggapan 3 – Pungki Purnadi

Dear rekans,

Di setiap organisasi perusahaan terdapat aturan-aturan mengenai kenaikan gaji (salary increase) dan juga salary adjustment. Ada perusahaan yang menerapkan setahun sekali ada yang setahun dua kali bahkan ada yang bisa kapan saja dilakukan salary adjustment. Jadi semua berpulan kepada aturan serta best practice yang ada di perusahaan tsb. masing-masing.

Namun pada prinsipnya yang yang namanya Kenaikan Gaji dibagi menjadi dua bagian.

Bagian pertama disebut General Increment yang mengacu kepada Cost of Living (COLA) yang juga terreflesikan dalam tingkat inflasi di negara kita. Jadi besarnya kenaikan bisa saja sama dengan tingkat inflasi dan ini berlaku untuk seluruh karyawan dari level bawah sampai atas akan mendapatkan persentasi yang sama.

Bagian kedua disebut Merit Increase yang mengacu kepada unjuk kerja anda sebagai karyawan yang normalnya akan mengikuti sistim performance appraisal yang bisa setahun sekali ataupun setahun dua kali. Inipun sudah ada matrix kenaikan gajinya yang tergantung kepada hasil rating nilai performance masing-masing karyawan.

Diluar kedua hal tsb ada yang disebut Special Salary Adjustment yang biasanya di trigger karena adanya kenaikan salary di market berdasarkan salary survey. Nah yang ini bisa kapan saja kejadian nya. Kalau ada seorang karyawan yang menerima offer dari kompetitor dan dapat ditunjukan bahwa offer nya lebih tinggi dari yang diterima sekarang maka bisa saja terhadi negosiasi untuk mendapatkan special salary adjustment bila perusahaan merasa perlu untuk me retain si karyawan. Bila tidak biasanya yang tidak ada special adjustment tsb.

Ketiga hal diatas masih diluar bonus yang biasanya secara teori tidak disiapkan akan tetapi dibudgetkan saja dan bisa digunakan untuk me retain karyawan.

Demikian sedikit informasi nya.

Tanggapan 4 – ‘RizkBerryâ„¢’ rizki.anugraha

Pak Pungki

Terima kasih atas advise nya yang cukup komprehensive.

Share This

Miliki Sekarang!

You have Successfully Subscribed!