Select Page

Korosi pada nut dan bolt sebagai akibat adanya perbedaan material antara material bolts nuts dengan flange atau apapun yg Anda ikat dengan bolts tersebut. Akan kelihatan jelas di interface antara buts dengan surface dari material yang Anda ikat. Korosi ini an merambat ke bagian lainnya secara perlahan (tergantung faktor lingikungan dan properti dari materialnya sendiri). Dalam hal ini, touch up bolts setelah terjoin akan tidak efektif karena korosi terjadi dibagian yang kontak antara nut/bolt dengan apa yg diikat.

Tanya – arnold harahap

Salam bapak-bapak…

Saya ingin menanyakan sesuatu tentang bolts and nuts, Koneksi yang dipakai menggunakan uncoated bolts and nuts. Jika saya aplikasikan painting untuk itu namun dalam kondisi sudah terpasang semua koneksinya, berarti jika saya harus membukanya maka akan berdampak buruk kepada perusahaan karena harus mengganti seluruh gasket.
Kalau boleh diberikan petunjuk nih, kira-kira bisakah saya men-touch-up bolts and nuts nya?
Bagaimana dengan penggunaan grease untuk bolts dan nuts yang telah terpasang?
Mohon pencerahannya,

Tanggapan 1 – SwissExpedition

Dear Arnold,

Berdasarkan pengalaman dari background sbg electrical engineer, hampir semua mesin listrik (motor listrik, generator, dan transformer) yg memiliki bolt and nut tdk menggunakan pelumasan dgn grease… tdk ada manfaatnya bahkan sebaiknya jangan diaplikasikan krn justeru bisa menyebabkan kelonggaran utamanya pada rotating equipment. Bahkan utk lingkungan tertentu (dust area) grease akan bercampur dgn debu kemudian bisa jadi kotor dan berkarat. Tentang gasket, pada transformer yg main tanknya berisi oli penuh + memiliki ratusan bolt dan nut sangat dibutuhkan gasket yg kuat serta bolt dan nut yg terpasang dgn kencang agar tdk terjadi kebocoran. Perlu diketahui utk gasket yg terbuat dr rubber ketika kita membuka bolt dan nutnya gasket tersebut harus wajib diganti krn bisa mengalami kebocoran kecuali gasket yg bukan terbuat dr rubber.

Satu hal, saya sering menggunakan bolt yg terbuat dr stainless, kadang-2 kalau kita sering buka threadnya bisa aus dan rusak berbeda dgn galvanize.

Semoga bermanfaat, tolong dikoreksi jika informasinya ada yg salah.

Tanggapan 2 – Suharyo Haryono

Mas Arnold,

Beberapa hal yang mungkin bisa terjadi dalam kasus Anda (karena tidak begitu spesifik jenis material apa yang di ikat oleh bolt) dengan menggunakan uncoated bolts & nuts:

1. Korosi pada nut dan bolt sebagai akibat adanya perbedaan material antara material bolts nuts dengan flange atau apapun yg Anda ikat dengan bolts tersebut. Akan kelihatan jelas di interface antara buts dengan surface dari material yang Anda ikat. Korosi ini an merambat ke bagian lainnya secara perlahan (tergantung faktor lingikungan dan properti dari materialnya sendiri). Dalam hal ini, touch up bolts setelah terjoin akan tidak efektif karena korosi terjadi dibagian yang kontak antara nut/bolt dengan apa yg diikat.

2. Kalau toh tidak ada masalah dngan kompatibilitas material antara yg diikat dengan yang mengikat, general corrosion bisa tetap jadi ancaman baik offshore maupun onshore di Indonesia pada umumnya. Untuk Offshore, saya rasa kita gak perlu peranyakan lagi betapa jahatnya atmosfirnya terhadap bare metal.

Dalam hemat saya, memang harus ada yang dikorbankan untuk SAFETY. Dalam hal ini, kalau saya boleh menyarankan, bolts harus tetap diganti dengan materail yang di coating sesuai dengan spesifikasi atau standard practise untuk lokasi atau kondisi yang Anda hadapi. Contoh: Hot Dip Galvanize bolts & nuts untuk fasilitas offshore. Mungkin untuk onshore spec nya bisa hanya dengan cadmium plating.

Bagaimana caranya supaya bolt bisa diganti tanpa mengganti gasket? Bisa dipertimbangkan untuk melakukan HOT BOLTING. Yaitu melakukan penggantian bolt satu demi satu. Satu yg lama dilepas dan langsung diganti dengan yg baru dan langsung dikencangkan dengan full torque. Terus lakukan hingga semuanya tergantikan. Jadi, Anda tidak perlu melakukan penggantian gasket.

Sebelum melakukan hot bolting, perlu dilakukan dulu analisis kondisi beban di joint yg hendak di hot bolting. Biasanya hanya dilakukan di system yg pressurenya tidak terlalu tinggi untuk service fluid hydrocarbon tapi untukl lebih amannya perlu diliat case by case.

Semoga membantu.

Tanggapan 3 – atanuwijaya2000

Halo mas haryo,

Bekas kawan sekerja dulu nih, menarik sekali baru tau gasket bisa tidak usah diganti untuk service tertentu, untuk kasus ini bisa berapa kali pergantian baut? kemudian kalo satu2 dibuka berarti fluida yang didalamnya pasti gak bocor ya, atau masih tergantung dari tegangan di baut yang ada?

Tanggapan 4 – Rofiudin rofi@sulfindo

Mr. Arnold and Swiss yth….

Ingin ikut komentar…. (dengan pengalaman sebagai orang maintenance static dan rotating)

Saya agak sedikit bingung juga dengan maksud istilah ‘Uncoated bolt and nut’, saya hanya menterjemahkan sebagai baut dari material tertentu yang tidak tahan korosif dan sudah terpasang lalu tidak tercoating apapun untuk menghindari korosif, bukannya anda tidak memakai baut bercoating…….(saya belum pernah tahu ada material baut dicoating).

Oke dari yang saya tangkap bahwa anda ingin mengcoating baut dan nut yang sudah terpasang di suatu equipment, lakukanlah karena hal itu bagus untuk membuat ulir/thread baut tersebut tidak akan terkorosi lingkungan luar, tapi konsekwensinya kalau mau membuka ya harus dibersihkan dulu catnya, terus bila diberi grease oke juga, justru akan semakin cepat pekerjaannya karena membersihkan grease lebih mudah dari cat.

Pemberian grease tidak akan menyebabkan baut kendor, bila yang dimaksud adalah memberi grease setelah baut itu dipasang bersama nut apalagi ada washer spring atau double locknut baru diberi grease di ulir yang terbuka. tidak ada masalah….(ini hanya bertujuan melawan korosif dari environment terhadap thread, lalu nantinya susah dibuka)
Bukannya diberi grease pada semua ulir lalu dipasang, itupun tidak masalah untuk yang mempunyai locknut or spring washer.

Bila anda mau mengganti baut tanpa mengganti gasket, lakukan dengan cara mengecek dulu torsi baut lama, lalu buka satu baut lama dan ganti dengan yang baru lalu di kencangkan dengan torsi yang sama, lakukan selang-seling (tiap baut yang dibuka masih di tahan di sisi kanan dan kiri oleh baut lama, kalau kurang yakin tambahkan C clamp di pasang di dekat baut yang akan dibuka).

Di pasaran ada juga untuk coating thread yang terbuat dari semacam gel lalu menjadi seperti karet yang gampang dibuka, kayak kalau difilm yang seperti untuk topeng yang lengket di wajah itu lho…..

Semoga membantu.

Share This