Select Page

Proses GTAW lebih lama dalam hal penyelesaian per joint dibanding dg FCAW. Perlu klarifikasi dari kontraktor masa instalasi dengan proses GTAW tidak berubah.

Tanya – Aang

All,

Mohon bantuan advice-nya…

Saat ini kami sedang mengerjakan Diesel PipeLine 4 in sepanjang 14km. Material pipa yang digunakan adalah ASTM A106 Grade B dengan Schedule 80 (XS): 8mm thick. Saat ini kontraktor sudah mengajukan 1 WPS yaitu Root & HotPass (2 Layer) menggunakan GTAW dan Filler & Caping (2 Layer) menggunakan FCAW. Karena kesulitan peralatan dan manpower, kontraktor mengajukan kembali WPS baru yaitu Full GTAW.

QC yang kami lakukan adalah Visual Welding dan NDT/RT 10% dari seluruh Join. Karena RT hanya 10%, kami minta saran dan pengalamannya menggunakan full GTAW untuk join Pipeline, apakah dari sisi kualitas lebih baik dari gabungan GTAW + FCAW? Apa saja yang menjadi concern dengan full GTAW ini?

Atas bantuannya, terima kasih.

Tanggapan 1 – Bachrul Rodjie

Mas Aang,

Alangkah lebih baik menggunakan WPS full SMAW or SMAW (root pass & hot pass) FCAW (filler & capping).
Ya itu saja yang bisa saya sarankan.

Tanggapan 2 – jagoanneon11

Rekan Aang,

Mencoba sharing pengalaman instalasi pipeline :

– Proses GTAW lebih lama dlm hal penyelesaian per joint dibanding dg FCAW. Perlu klarifikasi dr kontraktor masa instalasi dg proses GTAW tdk berubah

– Kualitas sehrsnya lbh baik, tetapi kembali lg tergantung welder dan persiapan pengelasan

– Persiapan yg baik utk pengelasan root pass, perlu diperhatikan backing gas apakah sdh sesuai dg persyaratan (Argon atau inert gas lain) dan cara isolasinya

– Dlm ASME/ANSI B31.4 NDT akan tergantung dr service, tergantung spesifikasi proyek

– Lbh costly dr FCAW adanya tambahan kebutuhan shielding gas

Demikian sedikit sharing, semoga ditambahkan lg oleh rekan lainya.

Tanggapan 3 – ‘CS Welding Study’

Pak aip untuk GTAW welding secara qualitas akan lebih baik dibandingkan FCAW , yang menjadi permasalahan adalah dalam pekerjaan pipeline tersebut diameter 4 inch akan mulai terasa lambat proses pengelasanya dibanding FCAW akan tetapi sepanjang pengalaman saya FCAW masih sulit untuk di pipeline karena posisi2 arah jam 6 (over head posisi) welder harus benar-benar qualified

GTAW dalam WPS bapak apakah deposit weld masuk dalam range qualifiednya ? karena WPS bapak GTAW + FCAW bila range qualified tebal deposit las nya lebih atau sama dengan 8 mm bisa memakai WPS tsb akan tetapi bila tebal deposit las GTAW nya dibawah 8 mm bapak harus membuat WPS baru karena tidak masuk range qualified tebal untuk mengelas pipe line yg tebalnya 8 mm

Concernya : GTAW quality lebih bagui di banding FCAW tetapi dgn welding process GTAW pekerjaanya lambat / (speed of work) nya lebih lambat.

Tanggapan 4 – hadi muttaqien

Urun rembug dikit nih,

Menurut saya, dalam pekerjaan las yang harus di perhatikan tiga variabel;

1. Apa yang akan di las,

2. Dimana kita akan mengelas dan

3. Persyaratan apa yang diminta untuk finish las-nya.

Menurut saya dari sharing teman2, sudah bisa di ambil kesimpulan.

Tanggapan 5 – Dirman Artib

Pak Hadi,

Kalau gitu ASME Sect IX kita usulkan cukup 3 points itu aja deh 🙂 🙂

Tambah 1 point deh, yaitu siapa QA/QC Engineer nya he…he…he…

Tanggapan 6 – hadi muttaqien

Pak Dirman,

Maksud saya cara singkat/ringkas variable untuk pekerjaan las, kalau QA/QC

Engineer-nya yang WE ya otomatis lah, dia yang akan membuat/menyusun WPS-nya.

Salam Welding untuk pemerhati Welding seperti pak Dirman ini..lol….:):):)

Selamat bekerja dan sukses.

Tanggapan 7 – Dirman Artib

Ha…ha..ha jangan diseriusin komen saya Pak, maklum udah mau ke Site lagi nih, mana tahu Onta-onta sudah ada yang bertelor 🙂 🙂

Btw.

Saya mau sedikit serius nih komen Pak Hadi, tentang QA/QC Engineer dan WE.

Rasanya nggak best practices banget tuh kalau ada organisasi yang bikin QA/QC Engineer merangkap Welding Engineer.
Welding Engineer berpayung di Engineering DFepartment, tetapi QA/QC Engineer berpayung di QA/QC Department.
Yang satu kerjanya mendesain (WE), yang satunya memverifikasi (QA/QC).
Hrusnya mereka ber-duet, kehadiran mereka spt duet Achmad Albar dan Ucok AK Harahap di tahun 70-an (jadul amat ya ..hi…hi…hi)
Atau kayak Kenny Rogers dan Dolly Parton di tahun 80-an (masih bayi nih saya ha…ha..ha..)

Hmm….cocoknya kayak Bambang Pamungkad dan Ely Aiboy di kesebelasan Selangor bbrp tahun lalu, sayang tinggal kenangan, setelah balik ke tanah air malah loyo, nah…..kayak gini nih bikin kita-kita pekerja migrant takut balik.

Tanggapan 8 – hadi muttaqien

Pak Dirman,

Di proyek antara QA/QC Engineer dengan WE bisa menyatu, mungkin untuk save money atau simplenya saja, itu pengalaman saya sendiri lho.

Selamat bekerja di Site salam saya juga untuk onta2 yang saya kagumi karena ketenangannya sewaktu berjalan dan bertingkah laku, kalau mengenai pulang ke Indonesia jangan ke Jakarta, karena kondisinya sekarang full macet, mobil dan motor kreditan tambah ba ji bun sih…lol.

Tanggapan 9 – DARMAYADI

Pak Aip,

Untuk menentukan proses las yang digunakan, salah satu yang perlu bapak pertimbangkan adalah lokasi pengerjaan.
Untuk pekerjaan di luar ruangan, sebaiknya dihindari penggunaan proses yang memerlukan bantuan gas sebagai pelindungnya ( seperti : GTAW atau FCAW/GMAW ), bapak bisa ganti ke proses SMAW.

Banyak problem yang akan timbul disekitar sambungan lasnya jika dipaksakan menggunakan proses yang butuh gas.

Tanggapan 10 – Dirman Artib

Ingak-ingak……

Mengelas dgn FCAW di oil &gas practices banyak keterbatasan

Saya cuplikan dari API RP 582 di bawah ini.

5.2.5 FCAW

5.2.5.1

Self-shielding FCAW (FCAW-S) may be used only for welding carbon steel structural items. The following guidelines and restrictions apply:

a) electrode types identified by the consumable manufacturer for multipass application should be used,

b) only electrode classifications which have specified minimum impact test requirements should be used,

c) FCAW-S shall not be used with other welding processes without qualifying the specific combination.

5.2.5.2

FCAW with external gas shielding (FCAW-G) may be used for either groove or fillet welds for pressure boundary or structural welding.

5.2.5.3

For procedures requiring either impact or hardness testing, it is advisable to review weld metal properties with the consumable manufacturer to ensure the original qualified properties continue to be met. When rutile type (i.e. E71T-1 type) electrodes are used as-welded or in the postweld heat treated (PWHT’d) condition with impact testing required, the specific brand and trade name electrode used in production must be qualified on supporting PQRs with impact test results meeting the minimum design code requirements.

COMMENTARY Welding consumables, including those for FCAW, are routinely used in situations not addressed by the testing requirements in AWS/ASME welding specifications. A periodic review with the manufacturer is good practice to assure minor variations that occur over time with FCAW consumable formulations (e.g. raw material and microalloying changes) do not adversely affect the ability of these products to perform as intended. Small changes in microalloying additions can have significant effects on properties.

5.2.5.4

Welding consumables shall be limited to the ASME/AWS classification used in the PQR.

5.2.5.5

For welding pressure-containing equipment wall thickness in excess of 3/8 in. (9.5 mm), the diffusible hydrogen limit for FCAW electrodes (as manufactured) shall meet the specifications in Table 2.

Table 2—Diffusible Hydrogen Limit for FCAW Electrodes

Specified Minimum Tensile Strength for the Base Metal Maximum Diffusible Hydrogen Designation (per ASME/AWS SFA/A5.20 or SFA/A5.29)

≤

70 ksi (483 MPa) H16

70 ksi (483 MPa) and ≤ 85 ksi (587 MPa) H8

85 ksi (587 MPa) H4

Ini Pipeline melintasi lokasi apaya ?

Apa inaccessible atau tidak (sungai, danau, tempat keramaian…etc) , karena menurut clause 434.8.5 jika melewati lokasi tsb. maka RT minimum adalah 90%.

Tanggapan 11 – Dirman Artib

Ma’af maksudnya pada paragraph saya paling bawah clause 434.8.5 ASME B31.4

Share This