Select Page

Seandainya gas engine generator set dengan spesifikasi 1000kW, 4.16 kV, 60 Hz digunakan untuk menghasilkan listrik 50 Hz: 1. Selain perubahan setting governor untuk mengubah rpm engine, apakah ada yang perlu dimodifikasi?; 2. Dampak yang mungkin terjadi terhadap engine dan generator seperti apa ya? Umur pakai yang berkurang?

Tanya – Samuel Wisoyo

Dear rekan2 milis,

Mohon pencerahannya mengenai case di bawah.

Seandainya gas engine generator set dengan spesifikasi 1000kW, 4.16 kV, 60 Hz digunakan untuk menghasilkan listrik 50 Hz:

1. Selain perubahan setting governor untuk mengubah rpm engine, apakah ada yang perlu dimodifikasi?

2. Dampak yang mungkin terjadi terhadap engine dan generator seperti apa ya? Umur pakai yang berkurang?

Kalau ada artikel atau penelitian mengenai hal tersebut mohon kesediannya untuk share.
Terimakasih banyak.

Tanggapan 1 – ‘asliBeno’

Coba bantu jawab,

Primemovernya di rpm brapa?

Pengalamannya sih :

Pasang saja load gear utk mereduce rpm primemover ke 3000 rpm digenerator..krn salah satu syarat 50 hz, rpmnya 3000 dgn kondisi rotor 2 pole.
Governor tdk ada perubahan. Hanya sistem kontrol saja yg di setting ulang salah satunya utk pemenuhan hubungan governor ke sistem eksitasi, dan jg dgn proteksi ke sistem 50 hz

Umur generator tdk dipengaruhi oleh prubahan frekuensi kerja.

Semoga bisa memberikan gambaran sedikit dan teman teman lainya bisa menambahkan.

Tanggapan 2 – Samuel Wisoyo

Terimakasih Pak Beno atas responnya.
Primemover di rpm 1200.

Bukankah penurunan freq diikuti penurunan tegangan sehingga arus jadi naik, efeknya jadi lebih panas.
Atau tegangan disetting tetap??

Mohon dikoreksi kalau saya salah (maklum belum cukup pengalaman)

Tanggapan 3 – fajar suhartono

Berdasarkan pengetahuan saya,

Bisa Gas engine di setting 3000rpm atau 1500 rpm (tergantung pole), tetapi generator harus diderating. nanti akan saya kirimkan journalnya..
Penurunan Freq tidak ada hub dengan penurunan tegangan, soalnya settingannya beda, ferq di governor, teg di AVR…

Tanggapan 4 – raja tinjo

Mau coba ngutarain pendapat saya aja ni mas,..

1. Menurut saya kayanya emang kita ngerubah rpmnya mas –> ngerubah setingan governornya (untuk mode drop perubahan frekuensi ini akan mempengaruhi persentase dropnya mas). Selain itu dampaknya bisa ke peralatan tambahannya mas, bisa banyak yang diganti aux. equipmentnya,.. tapi untuk kabel g terlalu berpengaruh, yang berpengaruh itu kalo dari 50 Hz ke 60 Hz soalnya akan berpengaruh pada keadaan skin effect yang lebih besar mempengaruhi insulation kabelnya soalnya jadi lebih panas (CMIIW).
oia berarti rpmnya berubah dari 1200 jadi 1000 rpm ya mas,..

mmm

kalo g salah ya mas samuel, tegangan itu dipengaruhi sama system eksitasinya,..jadi excitation system fungsinya buat memaintain agar tegangan generator sesuai dengan range yang diijinkan jadi perubahan frequency g dipengaruhi tegangan (CMIIW)

Share This