Select Page

Kaizen sendiri yang secara harfiah berarti ‘improvement’ mempunyai arti yang luas dan metodanya bisa berbeda-beda di tiap perusahaan. Filosifinya, dalam perjalan aktivitas perusahaan akan mengalami penurunan/deteriorasi (baik alat maupun manusia). Untuk menjaga agar tidak terjadi penurunan diperlukan maintenance/repairement (pemeliharaan/perbaikan). Tapi, kalau perusahaan ingin meningkatkanperformancenya, maka dibutuhkan juga aktivitas improvement (Kaizen).

Tanya – Hari Supriyadi

Dear rekan rekan Milis Migas,

Mohon batuannya informasi Perusahaan Petro Chemical di Indonesia yg sudah menerapkan kaidah kaidah KAIZEN tentunya perusahaan Jepang : Mitsubishi Chemical, Mitsui, Asahi Kazai dll, Perusahaan kami adalah PMA (Mayoritas pemegang saham adalah Mitsubishi corp ) penghasil ammonia berniat studi banding pelaksanaan KAIZEN ini. Informasi berupa nama perusahaan, Alamat, Kontak person serta bidang usahanya, Kalau tidak ada petro chemichal yg Automotive boleh Juga : Astra , Yamaha dll. Atas bantuannya diucapkan terima kasih.

Tanggapan 1 – hafiz pahlevi

Mas Hari,

Kaizen merupakan continuous improvement method yang asalnya dari Jepang yang pasti mas hari sdh mengetahuinya. Dalam implementasinya tentunya sangat berbeda tergantung jenis industrinya. Biasanya hal ini banyak dilaksanakan secara internal antar department di suatu company bahkan dilombakan setiap tahunnya utk memotivasi improvement tsb.

Ada 5 elements Kaizen :

1. Teamwork

2. Personal discipline

3. Improved morale

4. Quality circles

5. Suggestion for improvement.

Mas hari dapat membaca bukunya Kaizen karangan Masaaki Imai.

Tanggapan 2 – BKC1037@cc.m-kagaku

Dear Pak Hari

Sedikit saya coba untuk menambahkan, barangkali bisa menjadi masukan. Kaizen sendiri yang secara harfiah berarti ‘improvement’ mempunyai arti yang luas dan metodanya bisa berbeda-beda di tiap perusahaan. Filosifinya, dalam perjalan aktivitas perusahaan akan mengalami penurunan/deteriorasi (baik alat maupun manusia). Untuk menjaga agar tidak terjadi penurunan diperlukan maintenance/repairement (pemeliharaan/perbaikan). Tapi, kalau perusahaan ingin meningkatkanperformancenya, maka dibutuhkan juga aktivitas improvement (Kaizen).

Dalam lingkup yang lebih specific ada program yang disebut ‘Kaizen Teian’.

Kaizen = Improvement

Teian = Proposal

Kaizen Teian = Improvement Proposal.

Program ini untuk menggugah karyawan untuk secara aktif memberikan usulan-usulan kepada management untuk ‘meningkatkan mutu = improve’ bukan ‘memperbaiki = repair/maintenance’ hal-hal yang dianggap :

– kurang baik (quality)

– menghambat kelancaran kerja (delivery, man power consumption)

– mengandung potensi bahaya (safety)

– tidak ekonomis (cost)

Bagaimana caranya ?

Mirip dengan aktivitas QCC / GKM (Gugus Kendali Mutu), tetapi kalau GKM bersifat ‘goup’ dan harus mengikuti kaidah2 yang ketat (seperti 7 step / 7 tool), maka ‘Kaizen Teian’ ini kira2 bisa diartikan sebagai ‘Simple QCC’, yaitu :

– Bersifat individu

– Tidak harus pakai kaidah yang ketat.

Tool-nya ?

Management menyiapkan sistem berupa prosedur pengajuan usul – tanggapan management, dan kriteria pemberian ‘reward’ atas setiap usulan dengan memberikan nilai. Misalnya :

– Untuk usulan yang tidak bisa diimplementasikan atau sangat simple ->

Nilai D -> mendapat reward Rp. X.XXX,-

– Untuk usulan yang diimplementasikan dengan nilai tertentu -> dapat nilai dari C, B, sampai A. dengan reward yang berbeda.

– Untuk nilai yang tertinggi ‘A’adalah Extraordinary, dan reward bisa ditambah ‘Piagam’ yang disampaikan langsung oleh Top Management misal Factory Manger / Director.

Besarnya pembobotan nilai ditinjau dari impact terhadap setiap sisi di atas (Quality, Cost, Safety, dll.) dan dijumlahkan. Sedangkan banyaknya usulan dari tiap orang harus direcord dan akan menjadi salah satu item penilaian pada saan Performance Appraisal tahunan.

Kuncinya agar program jalan terus ?

Pada awal2, mungkin karyawan akan banyak memberikan usulan, karena ada kesempatan mendapatkan tambahan pendapatan. (tapi dari sisi management juga jangan terlalu ketat dulu dalam memberikan penilaian).

Tapi, sebenarnya karyawan akan lebih tergugah kalau usulan dia mendapat tanggapan dari management, baik diimplementasikan maupun tidak. Jika management lambat memberikan tanggapan maka lama-kelamaan mereka akan males juga memberikan usulan-usulan. Kalau sudah begitu, karyawan tidak tertarik lagi dengan nilai financial dari tiap usulan. Mungkin mereka akan masih memberikan usulan, hanya sekedar memenuhi target tahunan agar tidak jelek pada saat PA.
Dari sisi management, memberikan tanggapan atas setiap lembar usulan adalah tambahan pekerjaan yang membutuhkan:

– Waktu untuk mengerjakannya

– Kompetensi untuk mempertimbangkan dan memutuskan apakah usulan tersebut akan diterapkan atau tidak.

– Kemauan untuk menggali lebih dalam usulan tersebut, termasuk mendiskusikannya dengan bawahan, rekan, atasan, dan seksi terkait.

– Kalau diimplementasikan, menindaklanjutinya dengan membuat design (kalau terkait modifikasi alat), SOP (jika prosedur kerja), dll.

Jadi, keterlambatan dalam memberikan tanggapan adalah sangat mungkin terjadi. Jadi, di sini butuh reinforcement ke Staf2 untuk selalu proaktif, jangan ditumpuk di laci. Misalnya, jika akan diimplementasikan, untuk mengurangi pekerjaan Staff, kita bisa meminta pengusul untuk melengkapi usulannya dengan design atau SOP yang lebih detil, dan kita bisa naikkan nilainya. dlsb.

Implementasi yang paling bagus seperti yang diinformasikan rekan lain, sepertinya di perusahaan Toyota. Kalau tidak salah, ada buku baru yang mengupas sistem management mutunya Toyota yang bisa dijadikan acuan (Saya lihat di Gramedia).

Sekian dulu.

Tanggapan 3 – SARIMAN RIANTO

Pak Hari Supriyadi,

Saya pernah di group Astra selama 5 tahun, PT. Toyota Manufacturing Indonesia adalah yang terbaik dalam penerapan Kaizen system. Hal ini baru saya sadari setelah saya resign dari perusahaan tersebut. Banyak aplikasi yang sangat baik untuk di Benchmark, dan dapat diapplikasikan di industri apapun. Sudah ada beberapa buku tentang management Toyota ini yang sudah diterbitkan….

Tanggapan selengkapnya :

Share This