Select Page

Saya ingin menanyakan cara mengetahui material :
316
316L
317
317L
304
304L

Tanya – bkc1412@cc.m-kagaku

Rekan Migas,

Saya ingin menanyakan cara mengetahui material :
316
316L
317
317L
304
304L

Maksud saya bagaimana kalau kita ingin mengetahu kalau material tsb diatas benar sesuai dengan specification pas waktu receiving material disamping stamp ( marking dari material tsb )karna biasanya saya pakai Molidenum Check . tapi kalu materialnya banyak susah juga ngecek satu persatu. mohon informationnya dan pencerahaannya.
terima kasih, mohon maaf kalau kata-kata yg saya sampaikan susah dipahami.

Tanggapan 1 – farabirazy albiruni

Dear Pak Frans,

Alat2 portable PMI sudah tersedia di pasaran dan dapat mendeteksi secara langsung list SS yang bapak maksud. Salah satunya adalah yang berbasis XRF.
Namun alat tersebut relatif mahal.

Kalau untuk sederhana selain test moly yang bapak lakukan untuk mendetek ada atau tidaknya Mo, bapak bisa juga lakukan sortir secara fisika yaitu dengan menggunakan magnet. Sifat utama SS jenis austenitik adalah non magnetik…

Tanggapan 2 – Robby Yuli

Ma’af sebelumnya,
Pak abhie kalau membedakan SS biasa( 304,316 )dengan Kelas 1.4539 misalnya, apakah sama menggunakan test moly atau ada alat nya lagi,Sebelumnya saya ucapkan terima kasih….

Tanggapan 3 – farabirazy albiruni

Dear Pak Robby,

1.4539 atau X1NiCrMoCu 25-20-5 bisa menggunakan tes moly (kadar Mo 0.4-0.5%). Tapi perlu diinget, tes moly ini bersifat kualitatif dan hanya mengindikasikan bahwa memang ada moly dalam logam tanpa tahu berapa jumlah pastinya. Sebaiknya memang menggunakan PMI untuk tahu prosentase unsure secara lebih pasti. FYI, alat2 PMI generasi terbaru sudah memiliki library material dalam softwarenya, jadi bisa langsung menunjuk jenis materialnya apa.

Tanggapan 4 – Fahrisa.Irdianto@bluescopesteel

Dear Pak Abhie,
Sebagai pertimbangan karena kita tidak sering untuk memakai alat tersebut apakah ada penyedia jasa yg bisa membantu ( punya alat tersebut)untuk menentukan jenis materialnya thanks,

Tanggapan 5 – Hadi subiantoro leryflounder

menurut saya akan lebih murah apabila kita uji  sample untuk setiap heat number/lot dari material tersebut . jadi ngak  perlu untuk sewa alat yg terlalu mahal tetapi sample kita bawa ke lab  yg terakreditasi untuk di uji spektro meter . (B4T,LIPI dan lainya)

Tanggapan 6 – farabirazy albiruni

Dear Pak Fahrisa,

Apa yang dibilang pak hadi subiantoro memang bisa dilakukan. Selain LIPI, universtas2pun sudah ada yang memiliki alat uji komposisi seperti Departemen Metalurgi n Material UI, ITB, dsb. pengujian yang dilakukan adalah skala lab sehingga ukuran sampel menjadi parameter kritis.

Nah seringkali pengujian komposisi material skala lab tidak bisa dilakukan karena kita tidak bisa memotong material yang akan diuji, e. g. misalkan kita ingin tahu komposisi weld deposit dari vessel yang masih beroperasi, komposisi material yang masih integrated dalam struktur dsb mengharuskan
kita menguji komposisi tersebut di lapangan. Test moly atau PMI dimaksudkan untuk meng-cover aplikasi seperti itu. Selain itu, pengujian yang dilakukan di lapangan biasanya bersifat spot n seringkali membutuhkan uji tambahan. Ex. untuk membedakan SS jenis austenitik dengan ferritik kita bisa gunain test moly sebagai screening pertama, kemudian bisa dilanjutkan dengan pengujian ferrite content. Namun seringkali hasilnya hanya bersifat kualitatif.

Tanggapan 7 – Basri Hamdani

Selamat Siang,
  
  Salam kenal dari saya Dani.
  Menurut saya dengan melakukan sampling terlebih dahulu.
  Kalau utk pengujiannya bisa pake instrumen seperti Optical Emision Spectro (OES)   bisa juga diukur chemical compositionnya tp alatnya beda lagi.
  
  Temen saya ada yang punya ilmu ttg ini. bisa hubungi Pak Yanwar di 08129415698 / 02170204454.
  

Share This