Select Page

Anda sebaiknya punya kompetensi dan kursus Risk Management dan Asset valuation juga kalau mau bekerja di bidang ini, S2 dengan konsentrasi MM/MBA di bidang ini sangat banyak membantu jika anda sempat dan mau mengambilnya. Prospek kerja ke depan masih menjanjikan di bidang ini dan tidak terbatas di sektor Migas saja.
Department/Divisi HSE di banyak perusahaan Migas baik kontraktor ataupun PSC/KKKS justru sebenarnya tidak melakukan risk management dari sisi konsentrasi yg anda sebutkan. Divisi komersial, business development, sales planning and marketing adalah contoh department yg anda ingin masuki kalo minat kerja di bidang tersebut.

Tanya – Vishwa Pradana

Selamat Siang dan Salam Sejahtera,
Salam Kenal untuk semua anggota Milis, saya mau menanyakan beberapa hal yang berkaitan dengan Risk Management yang ada di Indonesia:
1. Bagaimana Prospek bekerja di bidang Risk Management ( terutama Risk Survey, Risk Management, dan Assets Valuation ) di Indonesia?
2. Untuk ke depannya, kira2 untuk bidang ini lebih menjanjikan jika bergabung di lembaga independent atau berada di divisi sebuah perusahaan Oil and Gas ( seperti K3, LKK, atau HSE ) dilihat dari segi ilmu, jenis pekerjaan, fasilitas, dan mungkin gaji nya. Terimakasih.

Tanggapan 1 – Alvin Alfiyansyah

Rekan Vishwa,

Anda sebaiknya punya kompetensi dan kursus Risk Management dan Asset valuation juga kalo mau bekerja di bidang ini, S2 dengan konsentrasi MM/MBA di bidang ini sangat banyak membantu jika anda sempat dan mau mengambilnya. Prospek kerja ke depan masih menjanjikan di bidang ini dan tidak terbatas di sektor Migas saja.
Department/Divisi HSE di banyak perusahaan Migas baik kontraktor ataupun PSC/KKKS justru sebenarnya tidak melakukan risk management dari sisi konsentrasi yg anda sebutkan. Divisi komersial, business development, sales planning and marketing adalah contoh department yg anda ingin masuki kalo minat kerja di bidang tersebut.

Rekan saya di industri FMCG, Food & Beverages, Pharmacy ada yg bekerja di bidang tersebut, belum termasuk lembaga survey independent dan konsultan. Masih cukup kompetitif dengan industri Migas kalo anda memang niat “survive” di bidang keahlian tersebut dari segi benefit dan fasilitasnya.

Divisi HSE di banyak perusahaan Migas lebih diarahkan utk menangani HSE dan risk management di operasional, proyek, desain dan rekayasa, K3LH umum, dll. bukan di asset atau company portfolio, business – sales & marketing. 
Dari sisi proyek, Divisi HSE yg terlibat ke arah risk management hanya lebih kepada selection di tahap feasibility study misalnya pemilihan lokasi pabrik, technology yg akan dipakai di fasilitas offshore yg akan dibangun, etc. selain di tahap detail engineering, persiapan operasi, manajemen perubahan dan resiko dari tahapan2 proyek yg dijalankan dan ada di perusahaan tersebut. Sisi komersial dan asset valuation bukan tanggung jawab divisi HSE yg anda maksudkan di perusahaan Migas. CMIIW, semoga dimengerti.

Tanggapan 2 – Sketska N.

Pak Alvin, terimakasih atas informasi nya. Apakah rekan lain juga mempunyai gambaran perihal subjek ini dalam konteks Banking yg memberikan loan kepada PSC/ KKKS?

Jika ada tulisan/ informasi menarik mengenai penerapan nya (Aplikatif) sy sangat bersyukur sekali.

Tanggapan 3 – Febi Nur Arfiyanto

Pagi mas Alvin,

Mohon referensi kursus dan referensi buku atau link terkait Risk Mngt yang recommended. Kebetulan juga sedang belajar mengenai risk.

Tanggapan 4 – Dirman Artib

Ada pakar Risk Management yg mau bicara tentang Risk dan Opportunity memilih Jokowi atau Foke 🙂

Apa salahnya dijadikan contoh manfaat penerapan Risk Management tsb.
Ya tentu bukan dgn maksud politis lah.

Tanggapan 5 – Alvin Alfiyansyah

Dik Febi,

Saya tidak bisa kasih rekomendasi termasuk para pemirsa di milist ini, karena tidak paham pertanyaannya, Risk Management dari sisi project control & project risk atau process dan process safety engineering, IT Risk, Company portfolio analysis, Asset Valuation, Operational Risk, atau sisi konsentrasi apa ya ?

Silakan belajar risiko cara bertanya yg lebih detail agar dapat jawaban yg tepat dan sesuai keperluan, he3x…. ditunggu.

Tanggapan 6 – Febi Nur Arfiyanto

Mohon maaf mas Alvin, pertanyaan saya terlalu lebar gak fokus. Yang saya maksud risk mngt pada sisi project cost dan juga operational.
Terimakasih koreksinya mas…

Tanggapan 7 – dedik83

Dear milister

Maaf selama hampir setahun sy msk milis ini, baru kali ini sy merespon, sekedar berbagi saya berpengalaman sdh 2 thn di bidang security / pengamanan karyawan disalah satu perusahaan lokal utk perusahaan medco di aceh timur, saya lulusan dari teknik elektro dan MM.

Beberapa bulan yg lalu smpt mengapply dan interview utk posisi risk management diprusahaan oil and gas perancis dibalikpapan dan tidak berhasil(sy sendiri mengapply utk posisi diengineering).

Pertanyaannya

pertama ,bagaimana penilaian suatu perusahaan dlm merekrut risk management ini kl sy sndiri pengalaman dibidang security?

Kedua, sy berlokasi diaceh, apa ada pelatihan2 tertentu yg bs sy ambil diseputaran sumatera agar sy bs mendalami bidang risk management?

Didalam milis ini sy jg ingin menawarkan diri apabila ada peluang2 utk posisi risk management saya ingin mengapply posisi tersebut.

Terima kasih atas perhatiannya.

Tanggapan 8 – enggarsukma

Pak Alvin,
Bagaimana kalau dibuka diskusi saja disini. Sepertinya topik ini menarik buat dibahas, karena banyak yang masih awam, dan sekaligus untuk memperkaya khazanah.
Mungkin Pak Alvin dan yang sudah berpengalaman bisa membagikan banyak manfaat.

Tanggapan 9 – Dirman Artib

Pak Alvin,
Betul tuh, bagi-bagi dong pengalamannya Risk Management nya, masa udah 5 tahun nggak ketemu lalu ketemu di lorong menuju ke Qatar Airways tau-tau udah ngilang aja tak berbekas di Doha Airport 🙂
Kayaknya buru-buru mo ngedune di Sea Line ya?

Btw.
Terima kasih atas pinjaman henpon canggihnya sblm berangkat, maklum simcard Telkomsel atau Excel udah tak punya he…he..he..
Tp KTKLN punya dong ah.

Tanggapan 10 – Alvin Alfiyansyah

Wakakak … dasar kompor beledug nich, Uda Dirman.
Kita turun di terminal berbeda dan naik bus berbeda pulak di Doha, macam tak tau saja, Uda …. 🙂

Oke dech, saya nanti akan coba share tulisan mengenai RM di sisi konsentrasi HSE dan process safety utk project serta Operational Risk. Baru selesai draft-nya saja selagi ada waktu di suasana Ramadhan kemarin, belum yakin bagus masih perlu final touch.
Sedang utk Project Control biar senior kita Pak Sapto atau Irawan aja yang share, saya yakin beliau lebih mampu.

Nah kalo sisi konsentrasi Risk Management dari segi  :
1. Company portfolio dan asset valuation,
2. IT Risk,
3. ERP, dan
4. Security Risk; dst. 
Saya ngga tahu siapa disini (milist ini) yg khatam dan sudah ahli di konsentrasi RM diatas ini sebab saya cuma tahu kulitnya doang di nomor satu sewaktu nyelesai-in tesis di tahun ini, cuma selesai 1 kasus belum bisa dibilang sudah ahli.

Ada yg minat SHARING dan Bantu utk no. 1-4 diatas 

Tanggapan 11 – Riksha Lenggana

Pak Boss Alvin, Pak Dirman dan rekan2 milis yth,

Mohon ijin, junior numpang duduk menyimak sharing tentang Risk Manag
ement-nya.
Terutama saya lebih tertarik ke Project Process Safety & Operational Risk-nya nih.

Btw, Boss Alvin udah di Doha lagi kah ?
Ada buka kelas Private di Akomodasi baru-nya atau Sea Line gak ?
hehehe…

Tanggapan 12 – Telaga Abdi

Saya pernah ambil S2 di bidang offshore risk management di Norway, tapi belum ada pengalaman di oil and gas 🙂 cuma studi kasus tentang indikator major accident di North sea saja.
saya bisa share sedikit kalau ada yang berminat ..tapi ya teoritis saja 🙂

Tanggapan 13 – Vishwa Pradana

Wah menarik sekali pak pembahasannya.. Apakah ada referensi buku dan web yang bisa dipakai buat belajar pak? maklum masih newbie jadi harus akselerasi biar gak malu-maluin waktu kerjasama bareng temen2 kantor yang lebih senior..hhe. makasih pak. salam sukses buat semua 🙂 *dan semoga sukses nya sampeyan bisa nular ke saya juga*

Tanggapan 14 – dewi_is

Risk Management disisi HSE banyakan dibicarakan di industri ya…Ada sekali pengalaman sedikit waktu survey pekerja anak di pertambangan P. Timor…

Ini ide ngaco ..Kok kayaknya perlu ahli Risk Management juga di Pemerintahan saat membuat Peraturan.
Perlu ada yang mikirkan apa potensi bahaya dan risikonya dari sebuah kebijakan negara misalnya melepas kewenangan negara ke daerah?

Ilustrasinya, memberi hak sama rata ke semua anak2 untuk bisa membeli dan
membawa “mobil sendiri” tanpa memperhatikan kemampuan anak nyetir aman selamat, bisa membuat kecelakaan fatal…

gimana…

Tanggapan 15 – Alvin Alfiyansyah

Mbak Dewi,

Pertanyaan anda tidak terarah dan malah membuat tambah bingung, tolong diikuti tatib milist ini. Setahu saya di bidang pemerintahan ketika ada sebuah regulasi lokal baru yg akan diterapkan maka harusnya ada study socio-economics yg selesai, harusnya study ini cukup komprehensif menelaahnya. Ngga tahu kalo sudah sering di bypass macam valve saja, hehehe…

Jika pada saat membuat regulasinya, pihak2 yg berwenang juga berpikir bila mereka dalam posisi User bukan hanya dalam posisi yudikatif, legislatif, atau regulatifnya maka hal2 ketidakjelasan atau penyimpangan dapat diprediksi lebih baik. Termasuk dalam hal keselamatan yg anda bidik.

Ini hanya pendapat saja. Thanks

Tanggapan 16 – Sapto

Mas Vishwa,

Dalam pandangan lain, Ruang lingkup kerja saya juga mencakup masalah Risk
Management (Risk Analysis), tetapi lebih cenderung ke Project Control/ Services.
Yaitu Risk tentang schedule/ planning dan Cost Estimate suatu Project sebelum FID, ada istilah Deterministic schedule, P10, P50, P90 dll.
Tools yang dipake Primavera Risk Analys, Pertmaster dll.

Kalau dalam bidang ini, Insya Alloh bidang lingkup kerjanya sangat luas untuk semua jenis Oil & Gas Company dan nilai gaji yang akan ditawarkan cukup menggiurkan.

Tanggapan 17 – Vishwa Pradana

Terimakasih atas penjelasannya pak Sapto. Dalam kenyataannya apakah berbeda ( dalam hal ini jenis pekerjaan dan prospek ke depan ) ketika kita menggeluti bidang Risk Management ini di lembaga independent (Misal seperti di bidang Risk Management Consultant) dan perusahaan PSC / KKKS ( Mungkin seperti di perusahaan Bapak/owner oil gas lain )? Sekali lagi terimakasih Pak.

Tanggapan 18 – Sapto

mas Vishwa,

Dalam penerapannya/ kenyataannya ya sama saja pak system dan procedurnya.
perbedaannya cuman di role perusahaan masing2.
Kalau di Owner company Risk analys menganalisa risk Schedule & Cost Estimate mulai dari Identify Phase/ Assess/ Select/ Define/ Execute sampai Operate phase. Kalau EPC company ya cuma pada tahap Execute phase saja (Engineering,
Procurement, Construction & Commissioning/ RFSU).

Tentang prospek kedepannya sangat bagus, tetapi tergantung dari individual masing2.

Tanggapan 19 – Vishwa Pradana

Sekali lagi makasih pak. Mohon maaf banyak pertanyaan yang masih awam, maklum masih pemain amatir di bidang ini. Dan semoga bisa semakin bersemangat dalam bidang ini nanti nya.. Ada referensi buku atau web yang bisa di share pak untuk belajar? Biar saya bisa akselerasi belajar nanti dan bisa ngikutin temen2 kantor yang lebih senior.. hhe. Terimakasih pak..