NDT – Electromagnetic Test ET

“ET (bukan hanya eddy current, tapi metode electromagnetic secara keseluruhan) memang tidak sebanyak digunakan pada las2an seperti common methods (PT, MT, UT, RT).”

 

Tanya – Endri Prasetyo 

Para pakar las,

Mohon sharingnya tentang metode ET untuk NDT hasil las. Apa kegunaannya, kelebihan dan kekurangannya, dimana aplikasinya.

Karena selama ini saya hanya kenal RT, UT, MT, PT.

Terima kasih sebelumnya.

 

Tanggapan 1 – Farabirazy Albiruni

 

Sepertinya blm ada yg jawab..ET mmg tdk seterkenal metode yg Anda sebutkan dlm pemeriksaan las2an..namun sebenarnya untuk aplikasi pada las2an ET banyak diterapkan untuk aplikasi khusus seperti pemeriksaan ferrite content pada las2an austenitic SS, pengukuran tebal weld overlay non magnetic pd base magnetic spt inconel overlay or SS overlay..selain itu prkmbangan terakhir yg dikenal dgn ACFM (alternating current field measurement) banyak digunakan untuk menggantikan metode pt n mt untuk mendeteksi cacat permukaan n sub permukaan pd material2 magnetic..

 

Tanggapan 2 – Ramzy Siddiq Amir

 

323 KB323 KBSave

https://xa.yimg.com/kq/groups/3862917/hr/635959629/name/inspection+of+weld.jpg

 

Mas Endri

Saya coba menjawab pertanyaan anda sbb:

Eddy Current Inspection prinsipnya adalah electromagnetic induction. Biasanya EC inspection digunakan untuk thin-wall welded pipe and tubing untuk mendeteksi longitudinal-weld discontinuities seperti open welds, weld cracks and porosity. Itu yang saya tahu dan yang ada dalam ASME dalam article Eddy Current Inspection

 

Terlampir article tentang EC untuk tubular

Jadi kalau untuk memeriksa hasil las sebagai pengganti UT atau RT terutama, saya belum pernah tahu

 

Tanggapan 3 – Farabirazy Albiruni

Mungkin email saya tentang subyek ini gak masuk sepertinya ya..

Menambahkan dari Pak Ramzy..

ET (bukan hanya eddy current, tapi metode electromagnetic secara keseluruhan) memang tidak sebanyak digunakan pada las2an seperti common methods (PT, MT, UT, RT). Namun sebenernya untuk aplikasi khusus pemeriksaan las2an, ET juga digunakan seperti:

 

1. Pengukuran kandungan ferrite (ferrite content) pada las2an austenitic SS.

 

2. Pengukuran tebal weld overlay (seperti inconel atau autenitic SS) pada base metal magnetic (CS, Alloy Steel, dll)

 

3. Perkembangan terbaru dengan teknik ACFM (Alternatic Current Field Measurement), teknik ini dapat digunakan untuk menggantikan teknik PT dan MT untuk deteksi cacat permukaan dan sub-permukaan..

 

4. Deteksi crack pada sisi belakang las2an liner SS atau titanium dengan tebal kurang dr 5 mm, aplikasi ini umum dilakukan pada urea reactor di pabrik pupuk..

Kira2 itu tambahan dari saya..Mudah2an cukup jelas..

Read More

Experienced Engineer High Demand?

“Planning engineer memang hot banget semenjak satu dasawarsa lalu. Wong kabarnya pernah satu perusahaan konstruksi O&G sampai kehilangan semua planner nya dalam satu waktu karena dibajak perusahaan sebelah.”

 

Tanya – Sketska N.

Rekan-rekan KMI ysh, apa benar experienced engineer dibidang Migas pada saat ini high demand? Curcol kawan2 saat ini cari engineer disini (Indonesia) pada saat ini sulit nya luar biasa. Saya bantu kawan carikan Planning Eng saja sudah hampir 4 bulan ndak dapat, padahal yang diminta min. 5 tahun pengalaman saja. Ndak janji lah kalo yang minta tolong juga req: Process Eng, Mechanical Eng, Estimator, Project Eng, etc. Full booked brother…

 

Tanggapan 1 – Pandu Winarno

Untuk experience 5 tahun ke atas, rasa2nya memang demikian Pak. Bagi rekan2 yg di EPC, experience 5 tahun, sudah laku loncat ke project owner/klien atau malah ke overseas.bagi rekan2 yg di project owner/klien, mrk banyak dapat tawaran ke overseas. terjadi gap untuk experience di bawah 5 tahun.

 

Tanggapan 2 – Syadli 

 

Pak Sketska,

Setau saya saat ini khusus untuk planning engineer sepertinya memang lagi laris manis saingan dengan process safety engineer (seperti yg dibahas pekan lalu). Tapi kalau untuk discipline yg lainnya seperti cukup memadai.. dan kalau ada yg butuh Project Engineer, please let me know.

 

Tanggapan 3 – Henry Mariono

Planning engineer memang hot banget semenjak satu dasawarsa lalu. Wong kabarnya pernah satu perusahaan konstruksi O&G sampai kehilangan semua planner nya dalam satu waktu karena dibajak perusahaan sebelah. Omong2 pak Pak Sketska, kenapa min 5 tahun? kenapa bukan 3 tahun atau 1 tahun, karena sepengetahuan saya kemampuan engineer itu diasah di 1 tahun pertama, jadi mereka pasti punya basic yg kuat setelah melewati tahun itu.

 

Tanggapan 4 – Sketska N 

Pak Henry, yang required Client lho coba tanya mengapa? Kalo dipikir sederhana sederhana sj wong project jutaan dollar, kecuali jika Regulator membuat tata kelola/ aturan sbg bagian dr mensolusikan “gap” ini.

Misalkan dgn scheme “pendampingan”, rekan-rekan di Regulator, KKKS, EPC Company wabil khusus HR juga membaca ini ndak ya? Ndak tau deh mungkin saya yg “sotoy” kalo bilang pada saat ini exp engineer High Demand.

 

Tanggapan 5 – Dirman Artib

Pak Sketsa, Susah itu karena susah menjawab pertanyaan ini : “Berani bayar berapa?”. Mudah itu kalau berani balik bertanya begini:”Berapa lo mau gue bayar !” (pakai tanda seru, mata agak mendelik, langsung rogoh saku ambil dompet). Sisanya, ya sabar tunggu one month notice, bulan depan dapet planner baru.

 

Tanggapan 6 – Boorham Rifai 

Kang Dirman,

Tidak semua engineer mengejar bilangan uang walaupun mostly seperti itu mungkin (hehehehe). Tapi kalau masalah berani bayar, saya mengira ada trend yg bagus di Indonesia saat ini berkaitan dgn standar salary. Beberapa tahun yg lalu, dapat info rate process engineer kontrak di salah satu O&G operator di Indonesia berkisar 150 – 300 USD/day (tanpa info apakah ini nett atau bukan). Tapi beberapa minggu yg lalu, ada beberapa teman yg kasak-kusuk mengaku ditawari 300 – 350 USD/day nett, tapi based on information, standar salary ada di range 450 – 700 USD/day, sebuah range yg salary yg cukup membuat saya terkaget-kaget. Dan sekarang lebih terkaget2 lagi setelah membaca info lowongan ini.

http://www.oilandgasjobsearch.com/Oil-and-Gas-Jobs/Electrical-and-Instrumentation-Engineer-Jobs/FLNG-Process-Engineer/Details/732652

Dan semua lowongan tersebut adalah Jakarta based.

Wah… Mungkin saya terlalu sok tahu, tapi dgn informasi seperti diatas, boleh kan kalau saya berkesimpulan kalau sepertinya akan ada PR besar bagi HRD untuk me-retain engineer-nya supaya tidak kabur-kabur? Hehehehe

 

Tanggapan 7 – Administrator Milis Migas

Mas Rifai

Kabar baik untuk para Profesional Migas khususnya anggota Milis Migas,bisa jadi ini dampak dari mulai masuknya LNG ke pasar domestik yang berdampak ganda kepada penciptaan peluang2 usaha domestik yang pada gilirannya akan meningkatkan kebutuhan SDM domestik di sektor tsb.Demikian juga dengan sektor penunjang Migas lainnya.

Kita tunggu komentar teman2 HRD mengenai trend ini,pasti akan menarik untuk di cermati.

 

Tanggapan 8 – Uripsdm

Benar mas Herry dan rekans lainnya,

Rising in Demand thd engineer di industri Migas juga berdampak ke Industri penunjangnya hingga EPC. Saya mengamati dan merasakan itu, karena. Saya sedang menangani tugas head hunting (mencari temukan dan seleksi para profesional) dr bbrp klien dan memang tidak mudah.

Hukum supply demand bekerja, ketika demand lebih tinggi dari supply maka daya tawar supply akan naik, kompensasi pun naik.

Terjadinya demand yg naik bukan hanya kondisi nasional namun industri global juga mendorongnya naik. Permintaan dari timur tengah sejak 2 thn lalu menanjak tajam, bahkan seorang investor Timteng datang ke Bontang hanya untuk membagikan business card nya di event event tertentu, untuk membajak para profesional kita terbang ke sana. LNG Bontang sempat kehilangan bbrp seniornya, namun kita sikapi justru dg bangga, sbb Jepang yg dulu mendidik kita saat ini merekomendasikan dunia unt belajar  LNG ke Bontang. Rupanya para investor datang bukan hanya belajar, namun ingin cara cepat dg cara membajak, terjadilah brain drain ke mancanegara. Ini semakin menambah tekanan kebutuhan profesional DN.

Bagaimana sikap para profesional? Bersiaplah dikontak mereka, atau perkenalkan diri anda ke mereka, tentu dg persiapan kompetensi yg memadai. Kita blh berharap, sbb trend pertumbuhan ekonomi akan memicu pertumbuhan industri migas, dan itu adalah kabar baik berkelanjutan bagi profesional. Waktu msh panjang bagi yg fokus dan trs siaga dg meningkatkan kompetensinya melalui pengalaman yg konsisten.Waktu terasa pendek, bagi siapa yg tdk konsisten dan tidak tekun pd bidangnya.

 

Tanggapan 9 – Andi Wahyudi

Kang Rifai,

Saya jadi pengen tau dengan tingginya rate salary process engineer dengan experienced engineer yang lain. Apakah karena di bidang pemrosesan oil & gas yang memang berkaitan dengan hidrocarbon dan nilai ekonomi migas yg sangat tinggi dibanding industri lain menyebabkan seorang process engineer berharga paling mahal di banding yang lain?Adakah industri lain yang menghargai seorang experienced engineer paling mahal selain process engineer?High demand terhadap experienced engineer apakah hanya terjadi di dunia migas? bagaimana dengan industri manufaktur kita?Jika ada yang mengetahui mohon berkenan share informasinya.

 

Tanggapan 10 – Uripsdm

Betul mas Andi,

1. Industri Process tidak hanya di migas, juga di Kimia. Bahkan para teknisinya jadi target unt dibajak. Contohnya Islandar Muda di Aceh, sdh mulai berteriak krn adanya brain drain turn over ditarik ke Timteng. Kebutuhan menanjak.

2. Manufaktur dan perkebunan tidak terkecuali. Saya kemaren dipanggil salah satu BUMN, unt membantu bukan hanay mendevelop current karyawannya, namun juga akan membangun learning centre yg akan berkembang jd academy atau university secepatnya. Tuntutan pemenuhan staff profesional akan meningkat berkelanjutan, shg harus memproduksi lulusannya sendiri hasil didikan senior nya yg sangat mumpuni berkat pengalaman yg konsisten.

 

Tanggapan 11 – Doni R 

Pak Boorham, Kemungkinan besar, budget process engineer sampai sedemikian besar itu karena diperlukan untuk mendevelop PFD/UFD sampai P&ID di awal proyek. Jadi, kalau sudah Rev.0, siap2 cari kerja lagi. Tapi job des no.5 & 6 menurut saya menuntut lebih dari sekedar process engineer.

“5. Provide Process Engineering expertise and assistance to Senior Cost Engineer in the cost planning.

6. Providing support to Senior Cost Engineer in planning, monitoring and controlling annual budget.” Mohon dikoreksi jika salah.

 

Tanggapan 12 – Indra Prasetyo ( Mod KBK Mekanikal & Pipeline

Betul Mas, saya aja bingung, katanya kita banyak pengangguran terdidik, tp kenyataannya memang saat ini nyari engineer susahnya minta ampun. Kebetulan saya manager divisi service/technical support di sebuah perusahaan yg bergerak di bidang instrumentasi dan kontrol proses. Saat ini saya lagi nyari bbrp orang engineer untuk ditempatkan di divisi saya. Saya sudah memasukkan permintaan ke HRD sejak beberapa bulan yg lalu. Tapi boro-boro dpt semua yg sy minta, dapetin satu orang aja susah bgt.   Kadang saya berpikir, sekarang ini mungkin lebih susah nyari orang daripada nyari kerja. Soalnya saya jg ada bbrp pengalaman pribadi, yg pertama ceritanya saya pernah ngirim lamaran ke sebuah perusahaan multinasional krn dpt info dari adik ipar sy yg kerja disitu kalo lg ada lowongan utk posisi operation manager, dan terus terang range gaji utk posisi manager di perusahaan tsb lumayan tinggi. Sekitar 2 bulan kemudian, sy dpt telpon di no telpon corporate saya, ternyata dari HRD perusahaan tsb yg mengundang sy utk interview. Sy surprise krn sy tidak pernah meninggalkan no telp corporate saya di surat lamaran. Menurut ibu HRD tsb, dia sudah bbrp kali mencoba menelpon ke no HP (esia) yg sy tinggalkan tp nggak pernah nyambung (entah kenapa sy nggak tahu) dan dia pernah kirim email ke gmail sy bbrp kali utk interview tp sy nggak pernah respon. Memang sy akui sy jarang buka2 email pribadi ini, setelah sy cek ternyata memang ibu itu sampai 3 kali mengirim email ke saya. Tp yg paling mengejutkan saya adalah usaha si ibu tsb sampai dia bisa mendapatkan no telp corporate saya hanya utk mengundang sy interview. Pengalaman kedua, ada sebuah perusahaan yg bbrp hari belakangan ini membuka lowongan utk posisi manager engineering dan diposting di milis lowongan migas. Barusan aja sy baca email dari HRD perusahaan tsb (yg dikirim 3 hari yg lalu) yg meminta no telp/HP sy utk dihubungi mengenai posisi tsb dan mengundang interview. Yg bikin sy heran adalah saya tidak pernah mengirimkan lamaran ke perusahaan tsb baru2 ini. Setelah saya cek lagi email dari perusahaan tsb, ternyata saya pernah mengirim lamaran ke perusahaan tsb bulan Januari tapi tahun 2011 (alias dua tahun yg lalu). Yg ketiga, dua orang anak buah saya disini resigned beberapa waktu yg lalu. waktu exit interview mereka terus terang mengatakan kepada saya bahwa sebetulnya mereka tidak pernah mengirimkan lamaran kemana pun. Tetapi tiba2 aja ada yg menelpon mereka dan menawarkan posisi. Salah satu dari dua anak buah sy tsb bahkan katanya sempat menolak bbrp kali utk dtng interview, sampai akhirnya HRD perusahaan tsb langsung menawarkan angka (yg memang cukup menggiurkan utk posisi engineer). Dulu saya pikir hanya Oil & Gas company yg bisa menawarkan angka segitu utk posisi engineer, tp ternyata skr perusahaan konsultan dan perusahaan skala kecil juga berani menawarkan angka yg jauh lebih tinggi daripada perusahaan skala menengah – besar (spt tempat saya bekerja sekarang). Mungkin jaman memang sudah berubah ya…??

 

Tanggapan 13 – Boorham Rifai 

Pak Herry,

Saya rasa, selain LNG, kata kuncinya ada di floating facilities (FSO/FPSO) dan deepwater. Mungkin high offering ini disebabkan selain karena high demand karena banyak project, juga low supply karena langkanya engineer yg memiliki pengalaman di bidang yg saya sebutkan diatas.

 

Tanggapan 14 – Boorham Rifai 

 

Kang Andi,

Saya sama penasarannya dengan Kang Andi. Mungkin demand terhadap process engineer tinggi karena banyak project yg berada di fasa awal (konseptual/pre-FEED dan mgkn FEED), dimana peran Process Engineer paling krusial. Tapi rasanya semua akan berimbas ke semua disiplin karena kemungkinan besar semua FEED akan ke EPCI, dimana ada eskalasi jumlah engineer utk disiplin untuk setiap project.

 

Tanggapan 15 – Elizabeth Emil 

 

Pak Sketska, Pengalaman yang sama Pak. Sampai2 perusahaan ditempat saya bekerja sekarang ngambil Planning Engineer dari Srilanka. Padahal saat saya bekerja diperush2 sebelumnya planning engineer semuanya kawan2 sebangsa setanah air.

 

Tanggapan 16 – Boorham Rifai 

Pak Doni,

Mungkin juga Pak. Tapi kalau saya yg punya company-nya, saya tidak akan membiarkan dia pergi setelah Rev. 0. Saya ingin dia stay sampai facility (LNG) nya jadi dan beroperasi normal serta mewariskan knowledge tentang LNG plant tersebut ke engineer lain yg lebih mungkin bisa saya retain. Yg saya tahu, history dan filosofi dari sebuah design biasanya hilang dengan kepergian orang yg mendesainnya. Tidak semuanya bisa dicover oleh engineering document yg dibuat.

Betul Pak Doni, saya rasa juga begitu utk item no 5 & 6. Tapi mgkn ini jamannya all around engineer. Kemarin saya menemukan ada title Value & Risk Engineer. Kalau melihat R&R nya sangat menarik tapi bikin mulut saya menganga dan garuk-garuk kepala karena berbeda dengan risk engineering yg saya tahu. Mungkin karena nilai projectnya yg sangat besar atau berisiko tinggi sehingga risk dari project perlu dipantau dan optimisasi desain dilakukan sejak awal.

 

Tanggapan 17 – Kristiawan 

Pak Doni / Pak Rifai

Item no 5. Provide Process Engineering expertise and assistance to Senior Cost Engineer in the cost planning. Untuk keperluan estimasi di phase conceptual / feasibility, Cost Engineer / Estimator biasanya mendapatkan input dari para Process Engineer (karena mereka yang berperan besar di phase ini). Inputnya berupa PFD, equipment list, equipment sizing dst. Kadang Process Engineer juga membantu proyek untuk mendapatkan budgetary quotation & estimated time delivery dari equipment vendors. Item 6. Providing support to Senior Cost Engineer in planning, monitoring and controlling annual budgetSependek pengalaman saya, Process Engineer tidak terlibat di monitoring / controlling annual budget. Tapi tiap Company punya pola kerja masing – masing.

 

Tanggapan 18 – Alvin77

 

Mas Boorham,

Pa kabar ?

Hajarr bleeeh…

Trend high demand and supply minim ini kayaknya terjadi utk project yg memang hangat di seluruh dunia (tidak hanya Mid East, Aussie dan Asian) bahkan project utk improvement existing facility-pun demikian. Jadi bukan hanya cakupan FEED doang.

Sejak 7 bulan lalu selalu saja ada telpon atau kontak lewat email setiap minggunya (minimum 1 orang) baik dari head hunter atau langsung company yg punya gawe-nya, tersedia dari posisi di client sampai EPCI.

Ada yg sopan dengan memperlihatkan job description dst., ada yg kurang sopan langsung nawarin posisi dan route ticket plus benefitnya atau rate yg sudah disebut, start at least USD 500/day …

Memang harus hati-hati utk detail job descriptionnya ketika hendak meminang salah satu tawaran tersebut, ada yg fully loaded and grey spec tapi ada pula yg jelas batasnya.

Bah ini mungkin yg disebut trend high demand to Indonesian Engineers … :) ?

Thanks.

 

Tanggapan 19 – Sketska N 

 

Trims pak, ya wis kita senasib :) Bersama rekan2 seprofesi sy usulkan kt buat percepatan, cara praktis sharing di pertemuan2 kecil yg dpt dibuat bulanan, dwi bulanan atau 3 bulanan. Pertemuan lbh kpd core competence masing2 & fokus tataran teknis – praktis, yg tentunya tanpa meninggalkan konsep dasar serta reference.

“Dimulai dr hal yg kecil…”

 

Tanggapan 20 – andreycool1979 

Hayu saya sependapat dengan bung Sketska. Mari kita buat program percepatan kemajuan di disiplin masing-masing. Biar yang not experience jadi experience. Dan pendapatan kita naik bersama seiring dengan keahlian kita yang terus berkembang.

Mari kita maju bersama-sama.

 

Tanggapan 21 – Boorham Rifai 

 

Mas Alvin,

Kabar baik Mas. Semoga Mas Alvin juga baik-baik saja.

Hehehehe… apanya yg dihajar Mas? Saya cuma dapat ceritanya saja kok Mas,jadi belum ada yg bisa dihajar. Nyadar diri Mas, maklum masih junior jadi harus banyak2 belajar dari para senior di milis ini dan dimanapun. Saya seneng baca2 opportunity karena saya ingin tahu kompetensi apa yg sebenarnya dibutuhkan di luar sana terutama yg berkaitan dengan process safety, loss prevention atau technical safety. Daripada puyeng mikirin daily rate USD yg diceritakan orang atau saya baca di website2, mendingan memperdalam ilmu process dan process safety sesuai dengan minat (walaupun mgkn bukan bakat, hehehehe).

Dengan tingginya demand dan low supply engineer di indonesia ini, harapannya ada program akselerasi knowledge dan skill untuk menutup lack di experience bagi engineer2 junior seperti saya ini, yg tercetus dari milis kita yg tercinta ini (sambil membayangkan indahnya jika ada yg membuat website yg menjadi pool ilmu process dan process safety di Indonesia. Siapa tahu ada yg berinisiatif utk membuat skill & knowledge tree yg bisa bisa menjadi guide how to be a competent process/process safety engineer semacam skill tree barbarian/paladin di game Diablo II. Berharap bisa belajar dan menjadi salah satu kontributornya di masa depan. Hehehehe).

 

Tanggapan 22 – Boorham Rifai 

 

Mas Alvin,

Kabar baik Mas. Semoga Mas Alvin juga baik-baik saja.

Hehehehe… apanya yg dihajar Mas? Saya cuma dapat ceritanya saja kok Mas,jadi belum ada yg bisa dihajar. Nyadar diri Mas, maklum masih junior jadi harus banyak2 belajar dari para senior di milis ini dan dimanapun. Saya seneng baca2 opportunity karena saya ingin tahu kompetensi apa yg sebenarnya dibutuhkan di luar sana terutama yg berkaitan dengan process safety, loss prevention atau technical safety. Daripada puyeng mikirin daily rate USD yg diceritakan orang atau saya baca di website2, mendingan memperdalam ilmu process dan process safety sesuai dengan minat (walaupun mgkn bukan bakat, hehehehe).

Dengan tingginya demand dan low supply engineer di indonesia ini, harapannya ada program akselerasi knowledge dan skill untuk menutup lack di experience bagi engineer2 junior seperti saya ini, yg tercetus dari milis kita yg tercinta ini (sambil membayangkan indahnya jika ada yg membuat website yg menjadi pool ilmu process dan process safety di Indonesia. Siapa tahu ada yg berinisiatif utk membuat skill & knowledge tree yg bisa bisa menjadi guide how to be a competent process/process safety engineer semacam skill tree barbarian/paladin di game Diablo II. Berharap bisa belajar dan menjadi salah satu kontributornya di masa depan. Hehehehe).

 

Tanggapan 23 – Dimas Yudhanto 

 

Hukum alam berlaku, survive of the fittest, maksudnya hanya yg paling fit, unggul, memiliki stamina & daya tahan (endurance) tinggi, yg bertahan dan menjadi pemenang.

Kebanyakan, seseorang berhenti belajar justru ketika mulai bekerja.

type engineer unggul, selalu belajar, tidak mudah puas atas yang telah dicapai.

Sometimes, mengorbankan waktu, tenaga dan juga finansial.

sebagai ilustrasi, seorang engineer muda, baru kerja di sebuah perusahaan EPC SME (small medium enterprise), engineer muda tersebut,yang sadar dan punya kemauan untuk maju, akan menyisihkan waktu & uang nya, untuk mengikuti kursus dan sertifikat keahlian (meski menggunakan uangnya sendiri krn perusahaan tempatnya bekerja tidak memberikan fasilitas kursus).

Dalam pekerjaan, dia tidak hanya mengerjakan apa yg menjadi tanggungjawabnya, namun berusaha mengerjakan yg lain, dan belajar hal2 di lingku industrinya. sebuah nilai plus, jika seorang process engineer, juga belajar memahami bagaimana cost estimate, budgeting, scheduling, dalam suatu proyek.

Setelah cukup punya experience, sebut saja 2-3 tahun, berbekal pengalaman kerja, skill plus kursus/sertifikat yang dimiliki, ia berusaha pindah ke perusahaan yang jauh lebih memberikan tantangan, secara kerja, tanggungjawab, karir dan tentunya, salary yg jauh lebih tinggi. Dengan pencapaian yg lebih baik, bisa jadi dalam 2-3 tahun berikutnya, malah melanjutkan study, master, baik full time atau pun nyambi kerja.

Saya percaya, tidak sampai 7 tahun, engineer muda ini akan meraih pencapaian yg jauh lebih valuable, dibandingkan rekan2 seangkatannya, dengan waktu start yg sama, namun lebih menikmati masa muda, dengan hura-hura, jalan2, beli mobil, bersantai2, dll. secara posisi, tanggungjawab dan tentunya penghasilan, bisa 2-3x lipat. ini bukan dongeng, namun fakta universal.

think smart, plan strategic, measurable action & excellent implementation.

 

Tanggapan 24 – Dony Wibowo

Setahun yang lalu membaca majalah E&P. Memang bukan hanya di Indonesia kebutuhan meningkat tapi juga diseluruh dunia, hal ini dikarenakan beberapa faktor, antara lain berkurangnya minat untuk mengambil jurusan teknik, namun lebih memilih ke bidang IT dan perbankan.

Read More

Lowongan Kerja di EPC Company

‎Migas Indonesia,

Terlampir peluang kerja bagi Jr Engineer dan Sr Pipeline serta HSE Engineer‎. Silahkan bagi yang berminat mengirim lamaran ke email dibawah ini.

 

1. Jr. Mechanical Engineer

2. Jr. Pipeline Engineer

3. Jr. Process Engineer

4. Jr. Civil Engineer

 

Selain itu, tenaga berpengalaman pipeline offshore, meliputi:

1. Sr pipeline engineer (offshore 12 years experinces: engineering offshore pipeline and offshore pipeline construction)

2. Sr. HSE Engineer (14 years experinces) CV kandidat mohon dikirimkan ke: Lorencius (at) yamaengineering.co.id.

L. Pramono

Read More

Lowongan Kerja di CBA ENERGY Jakarta

CBA ENERGY, sebuah perusahaan yang mengageni beberapa merk pabrikan terkemuka yang bergerak dalam bidang supplier peralatan teknik (integrated steel, offshore crane, custody meter, filtration system, premium connection/high grade OCTG, custom subsea products, dll) dan jasa penunjang konstruksi (heavy equipment hire, custom fabrication services, coating application dan engineering design), saat ini membutuhkan beberapa personil untuk memperkuat tim dalam rangka pengembangan usaha untuk ditempatkan di kantor pusat Jakarta:

 

1.      Premium Tubing Technical Sales Specialist (kode: PTS)

– Laki laki, min D3 teknik, max 35 tahun

– Memiliki setidaknya 5 tahun pengalaman (teknis dan komersial) dibidang OCTG, terutama tubing dan premium connection system

– Menguasai dan familiar dengan standar teknis terkait seperti API 5CT, ISO 13679, API 5C5, dll

– Memiliki dasar pengetahuan metalurgi dan material selection

– Memiliki pengalaman supervisi tubing running (lebih disukai)

– Komunikatif dan lancar berbahasa Inggris (lisan/tertulis)

–  Sanggup bekerja dengan tingkat mobilisasi yang tinggi dan dibawah tekanan

 

2.      Process Engineer (kode: PRE)

–  Laki laki/perempuan, min S1 teknik, max 35 tahun

– Memiliki setidaknya 3 tahun pengalaman di bidang process engineering untuk industri migas

– Familiar dengan aplikasi software-software process design yang terkait

– Memiliki kemampuan leadership yang baik

– Komunikatif dan lancar berbahasa Inggris (lisan/tertulis)

–  Sanggup bekerja dibawah tekanan

 

3.      Technical & Sales Engineer (kode: TSE) 

–  Laki laki/perempuan, S1 teknik, max 30 tahun

–  Memiliki setidaknya 3 tahun pengalaman menangani barang -barang teknik (lebih disukai dengan latar belakang pengadaan/supply atau fabrikasi peralatan industri)

– Memiliki dasar pengetahuan manajemen proyek dan pemasaran

– Komunikatif dan lancar berbahasa Inggris (lisan/tertulis)

–  Sanggup bekerja dengan tingkat mobilisasi yang tinggi dan dibawah tekanan

 

4.      Sales Account Officer (kode: SAO)

–  Laki laki/perempuan, minimal D3, max 30 tahun dan berpenampilan menarik

– Memiliki setidaknya 3 tahun pengalaman menangani pemasaran/penjualan barang-barang teknik

–  Komunikatif dan lancar berbahasa Inggris (lisan/tertulis)

– Memahami PTK 007 / aturan-aturan lelang di KKKS untuk barang dan jasa

– Sanggup bekerja dibawah tekanan

 

5.  Document Control Officer (kode: DCO)

–  Laki laki/perempuan, minimal D3 administrasi, max 30 tahun

–  Memiliki setidaknya 3 tahun pengalaman menangani dokumentasi dan administrasi proyek, sistim manajemen dll

–  Memiliki tingkat ketelitian yang tinggi dan kemampuan mengetik dengan baik

–  Sanggup bekerja dibawah tekanan.

 

Apabila anda memiliki kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan diatas dan tertarik bergabung dengan kami, agar mengirimkan aplikasi dengan subject sesuai kode yang di apply, melampirkan CV dan informasi gaji yang diharapkan via email kepada hasanuddin (at)cba-energy.com sebelum tanggal 22 Nopember 2014. Kandidat terpilih diharapkan dapat mulai bergabung pada bulan Januari 2015.

Read More

Lab. yang bisa menguji MRV, HTHS, dan NOACK sample Pelumas

 

“Ada 2 Lab yang menguji ketiga parameter tersebut. 

1. Lemigas Lab Aplikasi

2. PERTAMINA Lubricant Lab Product Development.

Untuk Uji HTHS dan MRV tanpa Noack selain di atas…”

 

 

Tanya – Alfatih Mukhlis Noor

 

Dear para ahli Migas,

Mohon bantuannya laboratorium uji (beserta kontaknya) yang bisa nguji :

1. MRV Viscosity ASTM D 4684

2. HTHS Viscosity ASTM D 4683

3. NOACK ASTM D 5800

Atas bantuannya saya mengucapkan terima kasih.

 

Tanggapan 1 – Sony

 

Pak Mukhlis,

Sedikit share untuk parameter lengkap di atas sepengetahuan saya yang sangat terbatas ada 2 Lab yang menguji ketiga parameter tersebut.

1. Lemigas Lab Aplikasi

2. PERTAMINA Lubricant Lab Product Development.

Kalau untuk Uji HTHS dan MRV tanpa Noack selain di atas adalah :

1. Pertamina Lubricant Unit Operation Jakarta Lab.

2. Pertamina Lubricant Unit Operation Surabaya Lab.

3. Pertamina Lubricant Unit Operation Cilacap Lab.

Kalau untuk Noack (prosedure A) tanpa MRV dan HTHS adalah :

1. Pertamina RUP IV Lab Production Cilacap.

2. Federal Karyatama QC Lab.

3. Pertamina Pusdal Mutu Lab Jakarta.

Sekian dan semoga dapat membantu.

 

Tanggapan 2 – Alfatih Mukhlis Noor

Terima kasih banyak Pak Sony,

Lengkap betul referensinya…boleh minta kontak untuk Lemigas Lab. Aplikasi Pak?

saya coba menghubungi no telp yg di Websitenya tp tak kunjung diangkat…

Terima kasih banyak…

 

Tanggapan 3 – Bhahtiar_a

Sedikit melengkapi pak

Untuk uji Noack di Lab Pelumas Pertamina Cilacap sudah bisa.

Terima Kasih.

 

Tanggapan 4 – Sony

Pak Mukhlis,

Untuk LEMIGAS Aplikasi Bapak bisa kontak ke +62-21-7394422 ext.1628 Attn. Bpk Setyo.W.

FYI, di LEMIGAS Aplikasi juga punya alat TBS ASTM D4683 sebagai alternative HTHS ASTM D5481 untuk J300 Engine Oil Viscosity Classification.

Sekian semoga membantu.

Read More

Piping System (Class, rating, Schedule)

“Piping class dan piping rating secara general sama hanya berbeda pada penamaannya saja. Contoh piping class A, B, D, dst sedangkan pipe rating seperti 150#, 300#, 600#, dst. Pipe rating 150 # sama dengan pipe class A, pipe rating 300# sama dengan pipe class B, dst. Pipe schedule menunjukkan ketebalan pipa. Contoh pipa dengan nominal size 2″ sch STD memiliki ketebalan 3.9116 mm sedangkan sch XS memiliki ketebalan 5.5372 mm. “

 

Tanya – Zachari Alamsyah

Dear para miliser migas sekalian. Bapak2 , Saudara-saudari, teman2 sekalian,

Saya masih rancu dengan pengertian Piping Class, Piping Schedule, dan Pipe rating. Adakah yang dapat memberikan contoh spesifik antara 3 istilah tersebut.

 

Terima kasih banyak atas jawaban yang diberikan.

 

Tanggapan 1 – Lutfhi L

Pak Zachari,

Piping class dan piping rating secara general sama hanya berbeda pada penamaannya saja. Contoh piping class A, B, D, dst sedangkan pipe rating seperti 150#, 300#, 600#, dst. Pipe rating 150 # sama dengan pipe class A, pipe rating 300# sama dengan pipe class B, dst.

Pipe schedule menunjukkan ketebalan pipa. Contoh pipa dengan nominal size 2″ sch STD memiliki ketebalan 3.9116 mm sedangkan sch XS memiliki ketebalan 5.5372 mm.

semoga membantu…

 

 

Tanggapan 2 – rez_pt

Mungkin saya tambahkan sedikit saja,

Pipe class adalah dokumen (biasanya dibuat masing2 perusahaan) yang digunakan untuk tujuan spesifik yang berisi detail tentang pipa tersebut (ex: material, pressure, temperature, service liquid, etc) Tujuannya untuk klasifikasi pipa menurut aplikasinya per sistem yang di design/akan digunakan.

Pipe Schedule: dokumen umum spesifikasi pipa untuk ketebalan (wall thickness) dan dimensi

Pipe rating: kalau bicara #150,#300,#600, etc, menurut saya lebih untuk rating di flange pipa mengacu ke max pressure flange tersebut.

bisa dilihat disini:

hxxp://www.engineeringtoolbox.com/steel-flanges-pressure-rating-d_49.html

Sedangkan untuk rating pipa sendiri, bisa dihitung dengan formula, atau google saja bisa dapatkan datanya, contohnya seperti ini:

hxxp://www.ipspipe.com/Documents/Spec/Pipe_pressure_rating.pdf

 

Tanggapan 3 – Doni R

Pak Zachari, Sekedar menambahkan : 1. Piping Class diklasifikasikan berdasarkan rating pressure dalam sistem, contoh : Piping Class A1 ratingnya adalah 150#, dst    Rating Pressure biasanya merujuk pada ASME B16.5.2. Piping Schedule : tebal dinding pipa, biasanya merujuk pada ASME B36.10, B36.193. Piping rating : besarnya maximum pressure dalam suatu sistem, 150#, 300#, 600#, dst.

Semoga membantu Salam

Read More

Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri ( SKBDN ) & Kredit Modal Kerja ( KMK )

“SKBDN itu sama dengan LC (letter of Credit) hanya bedanya SKBDN itu untuk transaksi di dalam negeri, SKBDN akan dikeluarkan oleh Bank apabila bapak sudah menyimpan modal/uang ke bank. sedang KMK (Kredit Modal Kerja) salah satu tipe Kredit yang diperuntukkan hanya untuk menambah modal Kerja dan dipergunakan untuk usaha apapun.”

Tanya – Andy Indradjaja

Rekan Milis Migas Indonesia

Sehubungan dengan judul di atas , mohon bantuan untuk dapat memberikan wawasan atau pandangan mengenai :

1. SKBDN & KMK

2. Keuntungan dan atau Kerugian dari SKBDN

3. Keuntungan dan atau Kerugian dari KMK

Kiranya dari rekan milis dapat memberikan pandangan dan wawasan mengenai hal tersebut di atas .

Terima Kasih

 

Tanggapan 1  – Ade Fajar

 

Hi Pak Indra,

Saya coba share apa yang saya ketahui mengenai SKBDN (Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri). Kalau KMK mohon maaf saya tidak familiar.

SKBDN secara prinsip sama dengan LC (Letter of Credit) namun transaksinya melalui antar bank dalam negeri (LC bank dalam negeri dengan luar negeri). SKBDN, sepertinya LC, merupakan metode pembayaran antara penjual barang dengan pembeli. SKBDN terdiri dari beberapa term yang disepakati antara penjual dan pembeli. Kesepatakan yang biasanya tercantum :- Term of credit- Term of payment

– Persyaratan paperwork yang harus disubmit ketika melakukan tagihan, seperti B/L, Packing list, dll- Pelabuhan bingkar dan muat

– Syarat dan kondisi SKBDN, misalnya denda yang harus dibayarkan kalau ada perbedaan

–  Masa berlaku- Informasi Aplicant, Bank Penerbit, penerima dan bank penerima- etc

 

Keuntungan SKBDN :- Jaminan pembayaran bagi penjual dimana barang tidak akan dikirim sebelum LC terbit- Jaminan barang dikirim bagi pembeli, dimana LC tidak bisa dicairkan apabila tidak ada verifikasi dari pembeli. Ini dibuktikan dengan Bill of Ladding dari pelayaran

Kerugian SKBDN :- Tidak cocok dipakai untuk pembayaran jasa ( misalnya pembayaran jasa freight forwarding )- Proses verifikasi cukup memakan waktu

Penjelasan saya diatas berdasarkan pengalaman saya sebagai penerima SKBDN dan mudah-mudahan bisa menjawab sedikit pertanyaan Pak Indra.

Silahkan rekan-rekan lain bisa menambahkan.

 

Tanggapan 2 – Fajar Dwi Permadi

SKBDN itu sama dengan LC (letter of Credit) hanya bedanya SKBDN itu untuk transaksi di dalam negeri, SKBDN akan dikeluarkan oleh Bank apabila bapak sudah menyimpan modal/uang ke bank.dalam kata lain SKBDN sebagai surat bahwa pihak bapak mempunyai Modal usaha yang disimpan di Bank dan Bank yg menerbitkan SKBDN sebagai Bank penjamin pihak bapak mempunyai modal….dan SKBDN tidak mudah untuk dicairkan oleh pihak lain ada syarat2 yg harus dipenuhi untuk mencairkannya, SKBDN biasanya dipergunakan untuk tipe pekerjaan pengadaan sedang KMK (Kredit Modal Kerja) salah satu tipe Kredit yang diperuntukkan hanya untuk menambah modal Kerja dan dipergunakan untuk usaha apapun.

Sepengetahuan saya untuk KMK biasanya tidak dpt dipergunakan sebagai alat pembayaran transaksi… KMK itu kurang lebih sama dgn KPR hanya penggunaannya untuk menambah modal kerja.

Jd perbedaan SKBDN dan KMK :

1. SKBDN pihak bpk sudah memiliki uang dan bank sbg penjamin phk bapak memiliki uang tsb; KMK,pihak bapak meminjam ke Bank untuk Modal usaha

2.SKBDN tidak perlu ada cicilan; KMK hrs melunasi pinjaman sebesar yg dipinjam di tambah bunga

3.SKBDN tidak memerlukan jaminan; KMK memerlukan jaminan yg nilainya +/- 120% dari nilai pinjaman (co/: Rumah,ruko,toko,kantor,ato tanah kosong)

Semoga informasinya dpt membantu….CMIIW

 

Tanggapan 3 – Davi Rahman Hakim

 

Dear All

Mohon informasinya mengenai SIO Forklit dan Sertifikat dari Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, terkait 2 hal berikut ini :

1. Apakah SIO dan sertifikat tersebut ditahan oleh perusahaan? Karyawan hanya mendapatkan Copy SIO dan Setifikatnya2. Apakah ada Peraturan Perundangan yang menyebutkan hal tersebut??Selain UU No.1 tahun 1970 dan PER.05/MEN/1985 (Pesawat Angkat dan Angkut)

Terimakasih banyak atas informasinya.

 

Tanggapan 4 –   Andy  Indradjaja 

 

Bapak/Ibu Yth ,

Terima kasih atas sharenya , ada beberapa pertanyaan atau penegasan

 

1. Dalam SKBDN yang di maksud pada informasi di bawah adalah jika kita sebagai pembeli harus sudah mempunyai modal/uang pada bank yang di gunakan sebagai  tempat penyimpanan modal/uang tersebut yang nantinya pihak bank yang akan menerbitkan SKBDN tersebut sebagai bank penjamin, sedangkan sebagai penjual  apakah juga di haruskan mempunyai modal/uang yang harus di tunjukkan untuk layak sebagai penerima SKBDN pada bank yang sama.

Kalau SKBDN sudah di pastikan menjawab pertanyaan yang di maksud

 

2. Jika itu KMK .. Kredit Modal Kerja berarti kita harus memajukan kredit ke bank untuk mendapatkan tambahan dana lalu jika kita sebagai supplier/pedagang sayur  yang akan menjual barang/dagangannya ke customer/pembeli , mengapa kita harus mengajukan kredit ke bank padahal barang yang kita supply kita dapat membeli  atau misal sudah ada di stok , jika itu pelaksana ada kemungkinan si pelaksana/kontraktor tersebut yang meminjam uang (kredit) ke bank.

Atau semisal dari pihak pelaksana membutuhkan jaminan bukankah jika di perlukan bisa menggunakan jaminan pelaksanaan yang di keluarkan bank sebagai penjamin  bahwa si supplier/peagang tersebut mempunyai dan untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Mohon bantuan untuk mengoreksi apakah pernyataan di atas belum benar.

Read More

Pengelasan Stainless 1 mm

“Biasanya, untuk plate yang tipis ( 1 mm ) jointnya lap joint. Dan pengelasannya dengan cara sedikit cepat, sehingga heat inputnya kecil dan yang namanya distorsi bisa sedikit jadinya.”

 

Tanya – Heru Ashadi

 

Dear rekan,

Mungkin ada rekan-rekan yang punya pengalaman melakukan pengelasan dengan plat stainless 304 tebal 1 mm. Aplikasinya untuk selimut tangki dengan support rangka dari plat yang sama tebal 2 mm.Pada tangki yang sudah kami welding sisi sambungan terakhir tidak bertemu (gap sekitar 3 mm) dan permukaan bergelombang. Welder menggunakan TIG dengan back up gas Argon dan angin sangat mempengaruhi kestabilan api welding.

Mohon pencerahannya.

 

Tanggapan 1 – darma_yadi

Teknik pengelasan dg menggunakan TIG dg Back up Argon sudah benar..lanjut

 

Tanggapan 2 – Dirman Artib

 

Pak Heru,

Desain welding joint nya spt apa pak? Spt lap joint-kah? Sepertinya ini adalah keperluan khusus (karena welding line terakhir tak bertemu, maksudnya gimana pak?) Mohon info lebih detail.

 

Tanggapan 3 – Heru Ashadi

 

Sambungan butt joint, ketika akan di welding ada gap 3 mm pada sisi pertemuannya (material tekor). Adakah ketebalan minimal plat stainless yg bisa di welding?

 

Tanggapan 4 – Ahmad Komaruddin

Pak Heru, Bila gap yang terjadi mempersulit pengelasan, mungkin bisa anda lakukan buttering (pelapisan pada 2 sisi base metal yg akan djoint dengan weld metal yg anda gunakan) untuk memperkecil gap tersebut.

 

Tanggapan 5 – Faisal Reza

Sudah lama saya tidak menyentuh pengelasan….

coba dilihat di AWS d1.1 (saya kira masih ranah struktur ya? karena tidak pressure contained) ttg ratio antara gap dan thickness…

utk metallurginya saya kira SS mampu menerima panas dgn setipis itu …asalkan PQR nya lulus….tidak ada masalah tentang ketipisan dari SS itu sendiri (secara metalurgi)

secara struktural….saya agak lupa berapa yg dibutuhkan agara pengelasan ini kuat (utk penentuan ratio gap dan thickness….ini yg perlu anda cari di AWS)

 

Tanggapan 6 – Faisal Reza

Saya kira juga kalau ini gap nya terlampau besar daripada thickness nya (ratio nya besar) maka diperlukan beberapa pass atau tambahan….maka diperlukan heat input dan stress yg tinggi….jadi ada kumgkinan juga tidak terkualifikasi PQR nya…termasuk PWHT nya….

meski dgn catatan PWHT utk beberapa jenis SS adalah sangat2 riskan…

Tapi silahkan dicara dulu ttg ratio gap dan thickness ini di AWS lalu dibuat PQR….kalau tidak lulus uji nya…?? mgkin bisa diskusi lagi kedepannya…ttg implikasi selimut tank ini…dan bisa dianalisa secara lebih mendalam lagi…

 

Tanggapan 7 – Dirman Artib

Saya terus terang belum pernah melihat dan mengalami tuntutan butt weld untuk plat setebal 1 mm (nggak kebayang design joint-nya + welding proses TIG yg direncanakan).

Mungkin rekan-rekan lain yg berpengalaman dapat memberi saran.

 

Tanggapan 8 – Faisal Reza

Ada utk delicate instrument…. kebanyakannya memang kalau nggak laser welding juga TIG…..machining utk bevel nya juga khusus

tapi betul juga kalau utk selimut tangki?? saya tidak membayangkan bgmana machining nya…utk delicate instrument sih banyak…bhkan sampai 0.5 mm sekalipun…

 

Tanggapan 9 – Teuku Machfud

Pak Reza, bukannya aws d1.1 minimal thk 3mm ya…Wps nya sendiri gimana pak???

 

Tanggapan 10 – darma_yadi

Biasanya, utk plate yang tipis ( 1 mm ) jointnya lap joint..

Dan pengelasannya dg cara sedikit cepat, sehingga heat inputnya kecil dan yang namanya distorsi bisa sedikit jadinya.

 

Tanggapan 11 – Heru Ashadi

Terimakasih atas pencerahan rekan semua, karena keterbatasan alat dan space lokasi, akhirnya gap disisipkan potongan plat kemudian di welding, memang akhirnya terjadi distorsi apalagi heat input dibatasi untuk menghindari bahaya kebakaran dari isolator poliurethane.

 

Tanggapan 12 – Faisal Reza

Saya lupa utk AWS makanya itu supaya dilihat disana….

seingat saya pernah ngelas 1 mm s316 dgn laser….tapi pakai asme IX meskipun sebenrnya dulu utk aerospace component….

utk aws saya lupa….terus terang bhkan asme pun lupa….sudah 5 thaun tidak di perweldingan….mgkin utk proses metallurgy nya saya masih nempel di kepala….

utk WPS….ya itu yg perlu dipikirkan….bukannya ini utk mendevelop WPS nya dulu khan?? sebelum dilakukan peweldingan….ya monggo dilihat dulu standar2 nya…best practice perusahaan…..preQ-WPS..dan lalu dibuat PQR nya….sebelum dapat WPS….

saya kira kalau tanya saya mengenai detil WPS….shrsnya bukan disini

 

Tanggapan 13 – Faisal Reza

Pinter pak….tapi seharusnya mgkin selimutnya itu dipotong dulu di kedua edge….lalu baru dipasang plate yg serupa ditengah dan diperkirakan distribusi heat input…dan bevellingnya …saya kira bisa dihitung…

shg residual stress dan distorsi bisa di eliminasi…

(more…)

Read More

Peresmian Gedung Pusat Pelatihan & Sertifikasi Komunitas Migas Indonesia (KMI), @BSD CITY Tangerang Selatan, 28 Oktober 2014

Migas Indonesia,

Walau tidak dipublikasikan secara luas serta diumumkan kepada anggota Milis Migas namun tetap melanjutkan cita cita ‎almarhum Swastioko Budhi Suryanto Founder MMI dan KMI agar KMI memiliki kepedulian untuk selalu berbagi ilmu baik kepada Adik2 Mahasiswa maupun para Profesional Migas diseluruh pelosok. Alhamdulillah tepat pada hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2014‎ saya atas nama pengurus KMI telah meresmikan Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Komunitas Migas Indonesia di Lantai 2 Gedung Yama yang berlokasi di BSD City Tangerang (lokasi di sebelah German Centre dan Mall Teraskota) sekaligus peresmian ‎Ged Yama.Terwujudnya Pusat Pelatihan KMI ini serta Sertifikasi yang bekerjasama dengan LSP Migas adalah berkat dukungan dan kepedulian dari Moderator KBK Sipil ‎Kang Suparman Chandra yang sangat ingin generasi muda Migas Indonesia ini maju dan menjadi tuan rumah di tanah airnya.Hal ini diwujudkan dengan mempersiapkan ruangan untuk berbagai pelatihan mulai dari rancang bangun hingga diskusi2 keilmuan yang sudah menjadi ciri dan tradisi teman teman di Milis Migas dan KMI.Sekaligus mengakomodir anggota Milis Migas yang bekerja atau mengambil Ph.D diluar negeri dan saat liburan pulang ketanah air memiliki tempat untuk sharing pengalaman dan ilmu yang diperoleh di luar negeri kepada teman teman Milis Migas di tanah air. Sungguh indah bisa berbagi ilmu untuk kemajuan kita bersama sehingga tak perlu kawatir dengan adanya MEA 2015 tidak lama lagi.Terimakasih kang Suparman atas kepeduliannya. semoga amalannya barokah dan bisnis semakin maju‎. (more…)

Read More