Tragedi 11 September 2001 yang telah meruntuhkan menara kembar World Trade Center (WTC) – New York dan sebagian gedung Pentagon telah menarik perhatian dunia dan menimbulkan berbagai komentar mengenai seberapa jauh integritas struktur bangunan tersebut. Bagi menara WTC – New York tragedi ini merupakan yang kedua setelah tragedi pertama berupa peledakan bom pada tanggal 26 Februari 1993.

Tragedi
11 September 2001 yang telah meruntuhkan menara kembar World Trade Center (WTC)
– New York dan sebagian gedung Pentagon telah menarik perhatian dunia dan menimbulkan
berbagai komentar mengenai seberapa jauh integritas struktur bangunan tersebut.
Bagi menara WTC – New York tragedi ini merupakan yang kedua setelah tragedi
pertama berupa peledakan bom pada tanggal 26 Februari 1993.

Mungkin agak terlalu pagi untuk mengetahui secara akurat mengenai perilaku
keruntuhan gedung tersebut tanpa adanya penyelidikan dan penelitian yang mendalam.
Diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama informasi mengenai hal tersebut
akan dapat kita ketahui, karena pada tanggal 14 September 2001 ASCE (American
Society of Civil Engineers) telah membentuk forensic team yang dipimpin oleh
W Gene Corley untuk melakukan penelitian terhadap gedung WTC, sedangkan sebuah
team lainnya dipimpin oleh Paul Mlakar melakukan penelitian terhadap gedung
Pentagon.

Karena tidak tersedianya data yang dipublikasikan mengenai gedung Pentagon,
maka pembahasan difokuskan pada menara kembar WTC-New York saja. Pembahasan
mengenai perilaku keruntuhan gedung WTC-New York ada baiknya diawali dengan
uraian mengenai data dari gedung tersebut.

Artikel selengkapnya dapat di-download di bawah ini.