Pencabutan sanksi ekonomi terhadap Irak di mata Muhammad Luthfi masih merupakan kelanjutan begi-bagi rezeki minyak negara-negara pemilik kepentingan di Negeri Seribu Satu Malam tersebut. ‘Jangka panjangnya, Amerika Serikat bisa memiliki keleluasaan mengatur harga minyak dunia,’ ujar Luthfi yang juga peneliti pada Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia itu kepada KCM saat dihubungi, Sabtu (24/5).