Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia (Mei 2003) ini membahas tentang Corrosion Allowance pada Structure. Berapakah corrosion allowance bolt connection material pada structure dan juga structure secara umum? Bagaimana mencegah corrosion pada bolt connection tersebut? Jika corrosion terjadi pada bolt connection, bagaimana treatmentnya? Untuk steel structurenya apakah cukup dengan finish coat anti corrosive yang diberikan dari vendor manufacture? Buku/referensi apakah yang dapat digunakan?

Pertanyaan : (Sudayat Jumar – Rekayasa Industri)

Kami sedang mendesign steel structure pada area yang sangat corrosive yaitu
phospat, sulfat dll. untuk steel structure, kami menggunakan carbon steel material
dengan finish paint berupa anti corrosive paint yang tahan sampai dengan 20
tahun, sedangkan untuk connection bolt dan juga area plat connectionnya tidak
boleh di painting, dari informasi seorang teman, menyebutkan bahwa di offshore
structure (pipe) tidak diperkenankan adanya bolt connection (sangat minim) dan
untuk daerah splash zone corrosion allowance untuk pipe materialnya adalah 1/16
inch tiap sisinya (total 2/16 inch).
Pertanyaannya:

  1. berapakah corrosion allowance bolt connection material pada structure dan
    juga structure secara umum?
  2. bagaimana mencegah corrosion pada bolt connection tersebut?
  3. jika corrosion terjadi pada bolt connection, bagaimana treatmentnya?
  4. untuk steel structurenya apakah cukup dengan finish coat anti corrosive yang
    diberikan dari vendor manufacture?
  5. buku/referensi apakah yang dapat digunakan? mohon pencerahannya,

Tanggapan 1 : (Deden Supriyatman – TotalFinaElf
E & P Indonesia)

Walaupun tidak akan sepenuhnya menjawab pertanyaan Pak Sudayat (karena ini
lebih pada platform reusal & requalification), namun mungkin bahan bacaan
berikut yang ada sedikit menyangkut corrosion allowance-nya (saya sudah dapat
izin beliau atas publikasi ini) yang ditulis dan dipresentasikan oleh Dr. Ir
Gde Pradnyana di Forum Komunikasi Teknologi (FKT) III yang diselenggarakan Pertamina
DMPS dan KPS tahun 2001 (waktu itu saya sebagai Steering Committee’s Chairman
FKT III dan sewaktu Pak Gde menulis paper ini sebagai dosen ITB, dan kini beliau
adalah Kepala Divisi Operasi Fasilitas dan Konstruksi BPMIGAS).

Paper tersebut dapat di-download di bawah artikel ini.

Tanggapan 2 : (R. Poltak Nainggolan – Tekalumni
Konsultan)

Sekedar info, Intercorr (www.intercorr.com/software/) mempunyai dua software
yang dapat digunakan untuk menganalisis korosi:

  1. Predict 3.0: Program for evaluation and determination of Corrosion of Steel
  2. Socrates 7.0: Software system for selection of Corrosion Resistant Alloy
    (CRA) for corrosive oil and gas application

Tanggapan 3 : (Alexander Wijaya – WIWA)

Dibawah ini ada web link yang berhubungan dengan pertanyaan bapak, moga-moga
info ini bisa membantu :

Corrosion Allowance:
http://www.galbraithconsulting.co.uk/iso/19902/Clause_19.PDF
http://www.hghouston.com/Technical%20FAQs/TFAQ116.html
http://www.ionikconsulting.com/toolbox/corrosion_allowance.htm
http://www.npl.co.uk/npl/cmmt/ncs/control/
Bolt Corrosion/Treatment:

http://www.appliedbolting.com/pdf/coatings.pdf
http://www.beasy.com/images/pdf/publications/protectivecoatings.pdf
http://www.ckit.co.za/Conveyor/troughed/corrosion%20protection/Steel%20Protection/Steel%20Protection%20
%2014%20Bolted%20Connections.htm

Piping Design:

http://www.asme.org/education/prodev/cdseries/pdf/cds14overhead.pdf
http://www.pipingtech.com/technical/pdf/corrosion.pdf

Sedang untuk coating spesifikasi pada structure, sebaiknya bapak konsultasikan
dengan vendor catnya karena umumnya setiap vendor cat mempunyai coating inspector
yang certified dari NACE International maupun dari INDOCOR.