Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia (Mei 2003) ini membahas tentang cara menyesuaikan data aktual performance pompa dengan data sheet atau performance curve dari Vendor.

Pertanyaan : (Arifin – VICO)

Saat ini di lapangan kami mempunyai tiga pompa untuk men-dispose produce water.
Berdasarkan performance test, didapatkan data bahwa performance pompa tidak
sesuai dengan data sheet atau performance curve dari Vendor. Dalam excel, performance
curve Vendor tersebut sudah dibuatkan trendline untuk mengetahui persamaannya.
Kesulitan saya adalah melakukan matching persamaan dari trendline tersebut agar
memperhitungkan data actual tersebut.

Tujuan akhirnya sih sebenarnya untuk bisa menggabung ketiga grafik pump performance
tsb setelah diadjust untuk mengetahui berapa sih P,Q dari keseluruhan sistem
tersebut.

Tanggapan 1 : (Cahyo Hardo – Premier Oil)

Sebenarnya pompanya jenis apa sih….centrifugal???

Kedua, kurva kinerja pompa yang dibuat pabrik pembuatnya bersifat prediksi,
jadi kurva yang benar adalah memang yang di test. Mungkin kurva-nya masih dalam
bentuk TDH vs Q, sedangkan di lapangan pastinya yang tercatat adalah P vs Q,
benarkah?

Jika ya, berarti harus diubah dari TDH ke P yang berarti melibatkan perlunya
informasi sg

Menggabung pompa?? seri atau paralel???

Jika pompa anda sentrifugal dan kesemuanya identik (mis kapasitas = Q), maka
pengabungan model parallel akan menambah rate tetapi tidak pernah jadi 2Q, jika
ada tiga pompa, penggabungan ketiganya tidak akan pernah menghasilkan 3Q. Interaksi
antara pump curve dan system head yang menyebabkan hal ini.

Jika pompa sentrifugal itu disusun seri, maka kemungkinan overpressure adalah
pertanyaan awal saya. Jika tidak, maka bisa jadi kapasitasnya akan naik sedikit
meskipun tidak akan sebesar jika disusun paralel (lagi, ini adalah efek interaksi
antara kurva pompa yang baru dengan system head). Kesemua tulisan saya di atas
dengan catatan bahwa mulai dari keluaran pompa sampai destination point tidak
ada throttling valve seperti PCV atau LCV.