Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia (Mei 2003) ini membahas tentang ukuran yang dipakai dalam proses sand blasting, yaitu SA (Standard American?). Apa artinya secara philosophy ukuran SA 2.5 itu? (dari perspective Fisika) Apakah memang SA itu artinya Standard Amerika? Adakah standard ukuran lain selain SA?

Pertanyaan : (Dirman Artib – Amec Berca)

Saya pernah interface dengan proses sand blasting beberapa tahun lalu di sebuah
project. Tetapi ada pertanyaan sederhana di benak saya tentang ukuran yang dipakai
dalam proses sand blasting, yaitu SA (Standard American?). Waktu itu requirement
blasting-nya adalah SA 2.5. Waktu itu saya disupport oleh Inspector yang melakukan
pengukuran dengan sebuah alat ukur , kalau inspector bilang OK, maka berarti
sudah mencapai 2.5 SA.

Pertanyaan :

  • Apa artinya secara philosophy ukuran SA 2.5 itu? (dari perspective Fisika)
  • Apakah memang SA itu artinya Standard Amerika?
  • Adakah standard ukuran lain selain SA?

Tanggapan 1 : (Alexander Wijaya – WIWA Indonesia)

Yth. Pak Dirman,
Saya coba jawab pertanyaan bapak. Tujuan sandblasting adalah membersihkan permukaan
suatu metal dari segala jenis kotoran seperti misalnya kulit besi, karat, kandungan
garam, debu dan sebagainya, selain itu bertujuan untuk membentuk kekasaran pada
permukaan besi agar dapat tercapai tingkat perekatan yang baik antara permukaan
metal dengan bahan pelindung. Perlu diketahui berhasil atau gagalnya suatu pengecatan
sangat tergantung pada tingkat kebersihan dan tingkat perekatan antara cat dan
permukaan serta tingkat kepadatan dan perataan dari cat itu sendiri. Persiapan
permukaan ini disesuaikan dengan tingkat keperluan dan mutu bahan cat. Oleh
sebab itu dikeluarkanlah standard-standard tingkat kebersihan.

Berbagai-macam proses pembersihan, dapat dilakukan dengan pencucian misalnya
menggunakan solvent, dapat dilakukan dengan manual yaitu menggunakan hand tools,
dapat dilakukan dengan alat pembersih mekanis seperti power tools, dan dapat
dilakukan dengan penyemprotan partikel padat (abrasive). Sa adalah salah satu
standard tingkat kebersihan yang dikeluarkan oleh Swedish Institute for Standards
disingkat SIS. Kode Sa disini berarti standard kebersihan Swedish menggunakan
Abrasive.

Pengertian Sa.2.5 berarti pembersihan / penyemprotan metal menghampiri putih
"near-white metal blast cleaning", dengan pengertian bahwa penyemprotan
terhadap permukaan metal dilakukan sampai warnanya hampir putih. Secara kasat
mata, warnanya mendekati putih, bersih dari segala kotoran seperti kulit besi,
karat, bekas cat, debu, dan sebagainya, yang tertinggal hanya sedikit noda atau
bintik kecil yang samar dan itupun tidak boleh lebih dari 5% dari total suatu
permukaan yang dibersihkan. Untuk dapat mengetahui secara pasti bahwa tingkat
kebersihan yang dikehendaki telah tercapai, dipakai acuan warna sebagai perbandingan
berupa referensi warna permukaan disebut dengan visual pictorial surface standard.
Sedangkan yang menggunakan alat dengan magnifier "surface profile comparator"
gunanya untuk melihat tingkat kekasaran permukaan setelah sandblasting.

Standard-standard yang lain selain Swedish Standard yang digunakan untuk tingkat
pembersihan permukaan ada beberapa, misalnya standard dari SSPC (Steel Structure
Painting Council), NACE (National Association of Corrosion Engineers), ISO (International
Organization for Standarization), SAA (Standard Australia), DS (Standard Denmark)
dan JUS (Standard Jugoslavia), tetapi yang sangat umum digunakan saat ini adalah
Standard Swedish, SSPC, dan NACE.

Tanggapan 2 : (Dirman Artib – Amec Berca)

Pak Alex,
Wah terima kasih sekali nih atas pencerahan yang sistematik. Tapi mau tambah
lagi nih, Pak. Kalau ukuran SA (katakan 2.5) itu permukaan "hampir"
putih, berarti secara prinsip fisika pengukuran ini memakai prinsip optic atau
dengan membaca warna (panjang gelombang electromagnetic). Lalu bagaimana ttg
standard lain ?

Tanggapan 3 : (Deny Mulya Nugraha – McDermott
Indonesia)

Selain dengan menggunakan surface profile comparator seperti apa yang dijelaskan
oleh Pak Alex, cara lain untuk mengukur tingkat kekasaran permukaan (surface
profile/anchor pattern) adalah dengan menggunakan :

1. Depth Micrometer
Cara kerjanya:
Pada permukaan yg sudah di blasting akan terbentuk surface profile yg terdiri
dari "puncak" dan "lembah". Prinsipnya kita mengukur kedalaman
"lembah" tsb dr "puncak". Ketika kita meletakan alat tsb
diatas permukaan yg sudah di blasting, secara teori, alas Depth Micrometer akan
terletak pada "puncak" . Depth Micrometer
ini mempunyai "pin" berbentuk kerucut. Pin tersebut akan mengukur
kedalaman
profile sampai menyentuh "lembah". Hasil pengukurannya bisa langsung
kita lihat.

2. Replica Tape (disebut juga "Testex Press O-Film Tape")
Cara kerjanya:
Prinsipnya adalah "memindahkan" bentuk & kedalaman profile permukaan
yg di
blasting pada suatu lapisan film. Replica Tape ini memiliki "emulsion film
of microscopic bubbles" yang menempel pada lapisan "mylar" setebal
2 mil. Replica Tape tsb (bagian emulsinya) ditempelkan pada permukaan yg sudah
di blasting, dan kemudian kita menggosok lapisan mylar-nya dengan benda tumpul
(misal ujung pensil, sehingga akan terbentuk profile pada lapisan emulsinya
(lapisan emulis terkompresi akibat gosokan) sesuai dengan kekasaran permukaan.
Bagian "puncak" di permukaan yg diblasting akan menjadi "lembah"
pada lapisan emulsi, dan sebaliknya bagian "lembah" akan menjadi "puncak".
Sedangkan lapisan mylar-nya tetap tebalnya (tidak ter-kompresi). Kemudian kita
ukur ketebalan lapisan film tsb dengan menggunakan "spring-loaded micrometer".
Yang terukur adalah ketebalan lapisan emulsi yg terkompresi (menggambarkan kedalamn
profile) dan ketebalan lapisan mylar. Jadi, kedalaman profilenya adalah hasil
pengukuran yg terlihat pada
mikrometer dikurangi 2 mill (tebal lapisan mylar)

Tanggapan 4 : (Alexander Wijaya – WIWA Indonesia)

Yth. Pak Dirman,
Pengukuran dilakukan secara kasat mata yaitu dengan membandingkan warna dan
hasil pembersihan permukaan yang dilakukan dengan standard visual tingkat pembersihan
yang disebut pictorial surface comparator (terlampir power-point format). Perbandingan
dilakukan secara kasat mata bukan dengan Panjang gelombang electromagnetic.

Sedangkan untuk melihat tingkat kekasaran, dipergunakan optik itupun hanya
kaca pembesar saja untuk melihat tingkat kekasaran dari permukaan yang diblasting
dibandingkan dengan standard yang diinginkan. Alat ini disebut surface profile
comparator. Untuk standard-standard pembersihan yang lainnya, terlampir dalam
format excel (dapat di-download di bagian bawah : Abrasive_Cleaning_Standard
dan pictorial_standard)