Select Page

Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia (Juni 2003) ini membahas tentang Passive Fire Protection. Apakah memang PFP dibutuhkan di splash zone area? Kalau jawabannya ya atau malah tidak, mohon penjelasan teknisnya. Ada tidak alternatif cara/material lain yang mungkin lebih murah?

Pertanyaan : (Fuad Hasyim – PT Sofresid)

Barangkali ada yang spesialis di masalah ini, client kami saat ini meminta
agar riser di daerah ‘splash zone’ juga di protect oleh PFP untuk mengantisipasi
kemungkinan adanya ‘jet gas fire’ dari flange terdekat di daerah ESDV/PSDV (@100
bar). Di samping costnya yang tidak murah, sepengetahuan saya ini juga tidak
lazim. Mohon pencerahannya:

  1. Apakah memang PFP dibutuhkan di splash zone area? Kalau jawabannya ya atau
    malah tidak, mohon penjelasan teknisnya.
  2. Ada tidak alternatif cara/material lain yang mungkin lebih murah?

Tanggapan 1 : (Patria Indrayana – Totalfinaelf
E&P Indonesie)

Kalau boleh mengorek info lebih banyak : PFP nya ikut melindungi valve pertama
di riser (ESDV) tidak? Bentuk yang diusulkan berupa fire wall?
ESDV-nya kira-kira agak di samping platform atau di kolong platform? Apa ada
banyak equipment lain di dekat riser? Dari air sampai ke ESDV kira-kira ada
berapa meter?

Tanggapan 2 : (Erwan Saiful – ConocoPhillips)

‘jet gas fire’ dari flange terdekat di daerah ESDV/PSDV (@100 bar):
Mengapa tidak dilakukan simulasi fire/explosion analysis lebih dulu sehingga
dapat diukur bagaimana "need for application of PFP at SDV"? Semoga
bermanfaat.

Tanggapan 3 : (Slamet Suryanto – Pertamina)

Bisa merujuk kepada saran Pak Erwan (ref. Conoco), lebih khusus kepada API
2218, untuk risk-based evaluation. Atau jika pendekatannya industrial requirement
bisa merujuk IRInformation IM 2.5.1 Fireproofing for Hydrocarbon Fire Exposure.
Pada API 2218 ditunjukkan cara melakukan evaluasi berbasis risiko, meskipun
aplikasi code tersebut untuk pool fire tetapi pendekatannya bisa dipakai untuk
jet fire. Untuk material yang dipakai tentunya mengacu kepada hasil evaluasinya,
umumnya untuk material yang relatif mahal ketebalan yang dibutuhkan juga relatif
tipis dan relatif lebih kecil dalam membebani struktur fasilitasnya.

Share This