Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia (Juli 2003) ini membahas mengenai thermal spray coating sebagai salah satu alternatif corrosion control. Apakah thermal spray coating ini yang paling banyak digunakan terutama untuk offshore industry atau ada alternatif lain
yang lebih ekonomis? Ada berapa jenis thermal spray coating?

Pertanyaan : (Sam Budjana)

Mohon pencerahannya mengenai thermal spray coating sebagai salah satu alternatif
corrosion control. Apakah thermal spray coating ini yang paling banyak digunakan
terutama untuk offshore industry atau ada alternatif lain yang lebih ekonomis?
Ada berapa jenis thermal spray coating?

Tanggapan 1 : (Deny Mulya Nugraha – McDermott
Indonesia)

Pak Sahm Budjana,
Untuk aplikasi pencegahan korosi pada offshore platform, paint-coating masih
lebih banyak digunakan dibandingkan dengan thermal spray coating (saya singkat
TSC). Beberapa aplikasi TSC pada offshore platform: flare boom area, flare bridge,
underside deck, riser, process piping with high temperature operation (carbon
steel/stainless steel), dll. Pada umumnya adalah daerah-daerah yang sulit akses
perawatannya dan/atau daerah yang beroperasi pada temperature tinggi.

TSC sebagai corrosion control mempunyai beberapa keuntungan:
– long-life corrosion protection (tahan sampai lebih dari 25 tahun)
– high adhesion to substrate
– hampir tidak perlu perawatan
– tahan terhadap temperatur tinggi
– high hardness, erosion/abrasion and wear resistance

Mengenai segi ekonomis TSC dibandingkan dengan paint coating , harus ditinjau
dari:

  • Biaya aplikasi. Hal ini menyangkut aspek material, peralatan, tenaga aplikasi,
    waktu, kecepatan proses aplikasi, kemudahan handling dll. Saya tidak tahu
    pasti mana yang lebih ekonomis. Perlu dilakukan pengamatan secara menyeluruh
    terhada semua aspek tadi. Sebagai contoh, kecepatan aplikasi TSA lebih lambat
    (untuk 1 kali pelapisan), sedangkan paint coating lebih cepat namun ada minimum
    re-coating time untuk aplikasi lapisan berikutnya. Selain itu TSA handling
    time-nya lebih cepat.
  • Biaya perawatan. TSC hampir tidak perlu perawatan, sehingga biaya perawatannya
    lebih ekonomis dibandingkan dengan paint coating.

Jenis TSC untuk aplikasi corrosion control, secara umum bisa dibedakan:
1. Berdasarkan Prosesnya:
a) Combustion process: flame spraying (wire/powder), HVOF spraying,
detonation flame spraying
b) Electric process : arc spraying, plasma spraying

2. Berdasarkan Materialnya:
a) Anodic coating, misal : zinc dan aluminium
b) Cathodic coating, misal: cooper, brass, bronze, stainless dll

Tanggapan 2 : (Sam Budjana)

Pak Deny Mulya,
Terima kasih banyak atas pencerahannya….
Kalo tidak keberatan saya ada beberapa pertanyaan tambahan…(lebih mengarah
kepada sisi komersial) Menilik dari banyaknya jenis TSC dari segi materialnya,
manakah yang termasuk paling populer di Indonesia? Untuk menajamkan pertanyaan
saya mengenai nilai ekonomis, jika harga TSA per sqm. diperkirakan antara 80-120
USD per sqm, apakah cukup kompetitif dibandingkan aplikasi corrosion control
lainnya?

Tanggapan 3 : Deny Mulya Nugraha – McDermott
Indonesia)

Pak Sahm,
Sejauh yang saya ketahui, yang paling banyak digunakan adalah alumunium dan
zinc. Di Norsok Standard (M-501) hanya tercantum aluminium atau paduan aluminium
sebagai bahan metal spraying sebagai protective coating. Sedangkan di SSPC,
Australian/New Zealand Standard (AS/NZS 2312) dan British Standard (BS 5493)
mencantumkan zinc dan aluminium.

Beberapa project yang kita kerjakan, semuanya menggunakan aluminium wire 99%
dengan proses arc spraying. Ketebalan lapisannya sekitar 200-250 mm.

Mengenai nilai ekonomis, saya tidak tahu pasti harga tersebut ekonomis atau
tidak. Tentu harus dibandingkan dengan biaya corrosion control yang lain (misal
paint coating) dan juga harus dipertimbangkan life-time protection dan kebutuhan
perawatannya.

Tanggapan 4 : (Andi Setiawan)

Pak Sahm,
Saya ikut rembuk, kalau pada thermal spray coating sama-sama ada surface preparation
dan dilihat dari ketebalan lapisan yang cukup tinggi apabila dibandingkan dengan
paint coating, jelas thermal spray coating lebih mahal dari segi ekonomis.

Untuk diketahui rata-rata biaya material paint / square meter sekitar USD 2,
ini sudah memperhitungkan loss factornya. apalagi pada thermal coating sesuai
standard BS 5493 menggunakan zinc & aluminium.