Kegiatan konstruksi merupakan unsur penting dalam pembangunan.
Kegiatan konstruksi menimbulkan berbagai dampak yang tidak diinginkan antara lain yang menyangkut aspek keselamatan kerja dan lingkungan.
Kegiatan konstruksi harus dikelola dengan memperhatikan standar dan ketentuan K3L yang berlaku

Latar Belakang

  • Kegiatan konstruksi merupakan unsur penting dalam pembangunan.
  • Kegiatan konstruksi menimbulkan berbagai dampak yang tidak diinginkan antara lain yang menyangkut aspek keselamatan kerja dan lingkungan.
  • Kegiatan konstruksi harus dikelola dengan memperhatikan standar dan ketentuan K3L yang berlaku

Karakteristik Kegiatan Konstruksi

  • Memiliki masa kerja terbatas
  • Melibatkan jumlah tenaga kerja yang besar
  • Melibatkan banyak tenaga kerja kasar (labour) yang berpendidikan relatif rendah
  • Memiliki intensitas kerja yang tinggi
  • Bersifat multidisiplin dan multi crafts
  • Menggunakan peralatan kerja beragam, jenis, teknologi, kapasitas dan kondisinya
  • Memerlukan mobilisasi yang tinggi (peralatan, material dan tenaga kerja)

Dasar Hukum

  • Undang-undang No. 1 tahun 1970
  • Undang-undang No. 8 tahun 1998 tentang Perlindungan Konsumen
  • Undang-undang Jasa Konstruksi
  • Kepmenaker No.174/86 tentang SMK3

Dampak Kegiatan Konstruksi

  • Kecelakaan
  • Kebakaran
  • Penyakit Akibat Kerja
  • Pencemaran
  • Gangguan Lingkungan (Sosial, Keamanan, Estetika,dll)

Jenis Bahaya Konstruksi

  • Physical Hazards
  • Chemical Hazards
  • Electrical Hazards
  • Mechanical Hazards
  • Physiological Hazards
  • Biological Hazards
  • Ergonomic

Artikel keseluruhan dapat di-download di bawah ini.