Banyak jenis valve. Ada gate valve, ball valve, butterfly valve dan lain-lain. Apakah dasar pemilihan valve-valve tersebut? Hasil rangkuman diskusi mailing list Migas Indonesia – September 2003 ini membahas seputar masalah di atas.

Pertanyaan : (Rifai)

Mohon pencerahan singkat tentang pemilihan penggunaan valve untuk pipe line,
kapan harus menggunakan ball valve, gate valve dan seterusnya.

Tanggapan 1 : (Ade Irfan – Waskita Karya)

Dear mas rifai,
pemilihan penggunaan valve dalam pekerjaan pipeline tergantung beberapa hal,
diantaranya : pressure, temperature, dan tentunya harga, gate valve lebih
murah dibanding dengan ball valve.

Selain itu pemilihan valve tergantung kepada fungsi yang akan diemban oleh
valve tersebut, apakah sebagai on-off fluida, maka gate valve lebih tepat.
Kalo diperuntukkan sebagai regulator include on-off fluida maka ball valve akan lebih tepat, sebab pada kondisi pressure tertentu dia akan secara otomatis off. fungsi valve selain itu juga adalah : sebagai checking, switching, atau discharging yang lebih tepat menggunakan safety valve atau relief valve.

Maka singkatnya adalah : P&ID dan PFD dalam penyusunan equip’t dan material
akan berbicara banyak. Semoga membantu.

Tanggapan 2 : (Hari Suprayitno – Akerkvaerner)

Mungkin saya bisa menambahkan:

  1. Gate Valve dan Ball valve memiliki fungsi yang sama yaitu untuk buka dan
    tutup saja (tidak untuk mengontrol aliran). Mengenai pemakaian di pipeline
    biasanya dipakai full bore ball valve dengan welded body. Sedangkan untuk
    gate valve bisa dipakai yang jenis through conduit gate valve. Mengenai
    harga memang common gate valve lebih murah dari ball valve, tapi yang
    through conduit lebih mahal dan lebih handal, hanya saja perlu space yang
    lebih besar (secara vertikal) untuk gate valve jenis ini.

  2. Untuk sistem control biasanya dipakai globe atau butterfly yang memiliki
    pressure drop yang cukup besar dan bervariasi pada setiap posisi pembukaan.

  3. Untuk valve dengan sistem kerja globe ini bentuknya bisa sangat bervariasi.
    Ada check valve yang disebut juga non return valve, yang dipakai untuk
    aliran searah (mencegah aliran balik).

Kurang lebihnya mohon maaf dan silahkan menyempurnakannya.

Tanggapan 3 : (Lay King Wie)

Dear Ladies and Gentlemen,
If your line transfer have an irritate material like sand you can’t use ball valve because at a short time it will loose it surface clearance and profile, after that your valve can’t shut off the transfer material. But ball valve have a good tightened ability because he has a great surface area compare to the gate valve.

Ball valve have many opening times too while gate valve don’t. But gate valve has broader pressure application and usually cheaper than ball valve.