Apakah referensi standar yg digunakan untuk pelaksanaan Maintenance, Repair & Overhaul Turbin Gas? Apakah standard tersebut berupa ISO atau ada yg lainnya? Di manakah bisa di-download / peroleh?

Pertanyaan : (Reza)

Saya memerlukan referensi standar yg digunakan untuk pelaksanaan Maintenance,
Repair & Overhaul Turbin Gas.

Adakah Bapak2 dapat membantu saya, apakah std tsb berupa ISO atau ada yg lainnya?
Di manakah bisa saya download / peroleh?

Tanggapan 1 : (Tahzudin Noor – VICO Indonesia)

Biasanya kalau yang begini sangat bergantung pada manufacture dan kondisi setempat.

Tanggapan 2 : (Reza)

Apakah yg dimaksud adalah Maintenance/Repair/Overhaul Manual yg dikeluarkan
mfg (manufacturer)? Yang saya maksud bukanlah itu. Setiap mfg tentunya memiliki
referensi yg kurang lebih sama untuk produk sejenis, baik proses pembuatan,
pemakaian, maintenance, tech. spec, sispro, maupun legalitas yg dikeluarkan
oleh authority masing2.

Contoh Makro:
Dalam maintenance (komponen) pesawat:
BMS —> untuk produk Boeing,
DPS —> untuk produk Douglas,
FAR —> untuk legalitas sispro yg mengacu Authority USA (FAA),
JAR —> untuk legalitas sispro yg mengacu Authority Europe (JAA),
dsb.

Contoh mikro:
AWS —> untuk produk kawat las & pengelasannya,
SAE —> untuk lubricants.

Nah, untuk dunia perawatan Turbin Gas, Referensi Makro & Mikronya menggunakan
apa?

Tanggapan 3 : (Sambodo – Nusantara Turbin
Propulsi)

Berdasarkan pengalaman saya kerja di repair station yang menangani turbin gas
untuk pesawat terbang (bisnis utama) dan juga turbin gas untuk industrial (kami
authorized untuk Solar produk) memang berbeda penanganan MRO-nya. Untuk aircraft,
safety dipegang jauh lebih ketat; inspeksi periodic sebelum O/H begitu pula
TBO (time between O/H) harus ditaati. Resikonya bila tidak ditaati maka lisensi
akan dicabut oleh otoritas penerbangan (FAA atau DGAC Indonesia); maklum resikonya
nyawa manusia. Untuk industrial gas turbine hal-hal seperti itu lebih longgar
malah mungkin tidak ditaati oleh operator; toh engine-nya hanya didarat/tidak
terbang. Resiko kehilangan nyawa karena engine mati tiba-tiba hampir tidak ada.
Jika kita kembali ke masalah MRO maka acuan utama dalam melakukan maintenance/repair
atau O/H untuk gas turbine adalah manual yang dikeluarkan oleh pabrik yang bersangkutan.
Ini wajib untuk semua shop yang authorized oleh Original Engine Manufacture
-nya. Contohnya kami, dalam melakukan MRO untuk Solar turbine maka kami mengacu
pada manual Solar. Untuk shop yang tidak authorized, jelas mereka tidak punya
manual dan saya tidak tahu mengacu kemana mereka. Jika kembali ke pertanyaan
Bapak Reza maka jelas jawabannya bahwa untuk referensi standar MRO gas turbine
adalah manual pabrikan yang bersangkutan. Jika buatan Solar ya referensinya
manual Solar, Jika buatan GE ya referensi GE yang harus dibuka.