Rangkuman Mailing List Migas Indonesia – September 2003 ini membahas seputar Oil-in-Water Analyser.

Pertanyaan : (Agus Budiono)

Dalam kesempatan ini, saya mohon informasinya tentang vendor ‘Oil-in-Water
Analyser’.

Tanggapan 1 : (Warih Kundono – McDermott Indonesia)

Pak Agus,
Roxar, Agar dan Jiskoot punya product untuk instrument ini. Walaupun coriolis biasa dipakai untuk flow measurement, saya pernah baca technical info dari micro motion dimana coriolis plus local computer digunakan untuk aplikasi ini.

Tanggapan 2 : (Bambang Sugiharta – Klaras Pusaka Instrumindo)

Pak Warih/Agus,
Apa bedanya oil in water analyzer dengan water cut monitor? Setahu saya water cut monitor itu is a solid-state electronic instrument that determines the percentage of water-cut in an oil emulsion without requiring the physical separation of the fluids.

Tanggapan 3 : (Harry Wiryamitra – McDermott Indonesia)

Mas Agus,
Bisa di-search vendor yg satu ini:
Inventive System Inc.
Salah satu brand Oil-in-Water-Analyzer nya : Expo-Telektron.

Tanggapan 4 : (Lay King Wie)

Dear Ladies and Gentlemen,
There are a very big difference between oil in water and water in oil analysis. Oil in water usually used in waste water and water treatment aspect while water in oil usually used in purifying crude oil. The concentration of water in oil analysis ussualy in hundred ppm up to percentage, while the concentration of oil in water analysis usually in ppm only. We use Infra-red or induced couple plasm spectrometry for analysis oil in water, while to analyse water in oil we usually use centrifuge or corriolis method. Both oil in water and water in oil analysis equipment usually provided by lab technical agent like New-Module etc. But for on-line analyser you can ask Ametek online analyser. This problem usually need process engineer clarification to make sure it’s accuracy, because both analysis have many implication and difficulties, especially when there are many salt-emulsion inside.

Tanggapan 5 : (Heri – KBR Singapore)

Water cut meter = Water in Oil = BS&W (Based sediment & water) monitor

  1. Diperuntukkan untuk memonitor kandungan air dalam produce oil
    (biasanya dipasang di-inlet oil metering (LACT) atau output oil/water
    separator.

  2. Type On-line analyzer
  3. Mounting-nya sample probe + sensor + electronic transmitter integral
    (flange mounting /insertion) + monitor wall mounted),

  4. Explosion proof enclosure available
  5. Tidak dibutuhkan conditioning unit / handling unit
  6. Unit measurement dalam percent (0-4%, 0-10%, 0-50%, 0-100%, dst)
  7. Vendor Phase Dynamics (US), Agar, eP solution (UK), etc

Oil in water analyzer = Oil Cut meter

  • Diperuntukkan untuk memonitor kandungan oil dalam produce water (water treatment) atau output oil/water separator.
  • Type On-line analyzer
  • Mounting untuk analyzer type ini dari beberapa vendor agak berbeda
    (beberapa vendor meletakkan analyzer monitor di safe area karena
    menggunakan Air conditioning unit untuk sample conditioning – non
    ex-proof) yang jelas minimal dibutuhkan sample probe, fast loop pump
    (dibutuhkan jika jarak probe dan analyzer >5 m), tubing, sample
    conditioning unit, sensor (spectrometry principle, displacement etc),
    monitoring unit

  • Multi stream capability available (monitor unit bisa melakukan
    sequence stream mana yang akan dimonitor, beberapa vendor membutuhkan
    tambahan PLC untuk sequencing)

  • Letak monitor di field : free standing rack/panel (ex-proof or
    non-exproof) atau di control room / PC monitor —tergantung vendor.

  • Unit measurement dalam ppm (0-50 ppm, 0-100 ppm, 0-3000 ppm, etc)
  • Vendor Rivertrace (UK), Jorin (UK), Turner design (US), Deckma Hamburg (Germany), etc.

    Tanggapan 6 : (Bandung Winardijanto – Akerkvaerner)

    Nambah info lagi dari info nya Pak Bambang & Pak Warih utk membuat Pak Agus tambah mumet :

    Analyser & Monitor …… bisa mempunyai arti yang sama, bisa pula mempunyai
    arti yang beda. Pada beberapa industri tertentu, kedua terminologi ini mempunyai arti yang sama. Pada industri yg lain, kedua terminologi ini sering kali dibedakan artinya. Bagi industri penganut arti sama … tentunya tinggal refer ke satu alat saja.

    Analyser umumnya dipakai utk pengukuran lebih teliti, bisa ppm bisa pula ppb
    atau bahkan ukuran unit lebih kecil lagi – micron. Kalau monitor umumnya dipakai untuk pengukuran semi kasar, tetapi sudah cukup akurat utk perhitungan jual beli.

    Dalam pemakaiannya, dikenal istilah Online dan Offline. Online …. kalau sensor pengukurnya langsung terpasang pada process stream nya. Apa yang terjadi di process stream dapat langsung kita baca hasilnya. Design pemipaannya tentunya perlu ketelitian yang tinggi. Barang mahal tetapi asal pasang .. yaaaaaa buang2 investasi. Offline .. kalau pengukurannya tidak langsung. Jadi diperlukan smapling pada suatu kondisi P & T tertentu. Sample ini yang kemudian di analisa di lab (full scale lab atau field scale lab) untuk dianalisa dan dibaca hasilnya. Beberapa industri .. ternyata menggabungkan keduanya .. katanya sih biar lebih afdol akurasinya.

    Dasar kerjanya … macem2…ada yang dengan Capacitancy, ada Conductivity, ada infra red, ada ultra sonic, ada UHF, ada color imaging spectrometry, ada induce couple plasm spectrometry, ada coriolis, ada centrifuge, ada pula cyclone, ada gama ray detection, ada beta ray detection, dll….dll…dll….!!

    Harga nya …? Analyser biasanya jauh melangit sementara monitor bisa didapat dengan harga relatif murah, less than $20K. (bagi industri tertentu, angka ini terlihat murah, tetapi bagi industri lainnya angka ini kok kelihatan mahal kali). Terbayangkah harga sebuah analyser yang online dan berprinsip kerja Beta ray
    yang diatas $200k ???? … waooo….!!

    Hati2 pula terhadap pilihan OIW (Oil in water) atau WIO (water in oil) yang punya spec ukur bertolak belakang.

    Hati2 pula terhadap tata cara pemasangan & proteksinya agar kelemahan alat2
    tersebut bisa diatasi…… Izin dari Batan menjadi mutlak untuk alat2 dengan prinsip Gama & Beta ray disamping proteksi sinar x-ray utk operator.
    Sangkar faraday yang benar untuk alat2 berprinsip UHF, Ultra Sonic, Capacitancy dan Conductivity. Hati2 adanya kadar garam tinggi utk alat berprinsip conductivity & capacitacy.

    Jangan lupa bahwa banyak dari alat2 tersebut yang sangat sensitif terhadap
    process parameter P. T and Flow.

    Lalu ….??? .. banyak harga … banyak cara … banyak type ..????
    Bijak memilih … tepat guna … !!
    Sesuaikan keperluan, ketelitian dan harga !

    Tanggapan 7 : (Pudji Untoro – BATAN)

    Sekedar tambahan Info singkat.
    Sekarang sudah ada lembaga resmi untuk masalah perijinan yang terkait dengan nulkir yaitu :

    Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN)
    Jl. M.H Thamrin No. 55 Lt. VI
    Jakarta I0350
    02I-230I249-52

    Jadi Batan sudah tidak berhak lagi ngurusi perijinan dan pengawasan masalah
    yang terkait dengan nuklir.

    Tanggapan 8 : (Agus Budiono)

    Pak Ardian Nengkoda/Pak Warih/Pak Arev,
    Terima kasih atas e-mailnya. Saya pernah membaca mengenai metoda pengukuran konsentrasi oil in water dengan menggunakan metode ‘Fluorosence’ , demikian kutipannya :

    ‘….measures the fluorescence of aromatic hydrocarbon compounds in water. Fluorescence occurs when a molecule absorbs light energy of one specific wavelength and emits light energy of a longer wavelength. Fluorescent compounds each have a unique signature and these compounds can be displayed as an actual concentration.’

    Menurut Bapak-bapak, faktor apa saja yang berpengaruh dalam pemilihan metode sensing oil-in-water concentration ini? Sebagai gambaran, analyser ini dipasang pada outlet dari Test Separator.

    Tanggapan 8 : (Lay King Wie)

    Dear Ladies and Gentlemen,
    It is better you take the standard first. There two standard usually use first is AWWA ( American waste water association ), second the ASTM ( American Society of Testing Materials ). In AWWA Handbook they will tell you many of analyser, it’s function and how the standard choose which one of the analyser. Or secondly you can read ASTM D1340 containing Oily matter in Industrial Waste water. In there you would be told what kind of analyser you must use and how you must it. With both you have the right answer, base on the standard application usually use in oil and gas industries.

    Tanggapan 9 : (Deden Supriyatman)

    Kami di Lab Handil TOTAL E&P Indonesie, pakai alat sejenis ini untuk ngukur oil-in-water content. Info tambahan (if you wish) Sdr Dadang Wahyu Permana (dadang-wahyu.permana@total.com) Insya Allah bisa bantu.

    Tanggapan 10 : (Lay King Wie)

    Dear Ladies and Gentlemen,
    It is not very different with the infrared spectrometer we have already talking about before. The most accuracy you can get is by using Induced couple plasm Spectrometer ( but it is very expensive ), where you can get the detail of the contain material ( detail hydrocarbon specifications ).