Saat ini saya sedang menghadapi masalah proteksi katodik pile tanki penyimpanan
amonia. Proteksi katodik yang digunakan adalah ICCP. Konstruksi tanki memang
dirancang menggunakan pile karena struktur tanah yang relatif labil.
Pertanyaan : (Farabirazy Albiruni)

Saat ini saya sedang menghadapi masalah proteksi katodik pile tanki penyimpanan
amonia. Proteksi katodik yang digunakan adalah ICCP. Konstruksi tanki memang
dirancang menggunakan pile karena struktur tanah yang relatif labil.
Permasalahanya adalah potensial proteksi yang diukur pada tiap pile sangat bervariasi
dari yang overproteksi sampai underproteksi atau malah tidak terproteksi sama
sekali. Masalah tersebut pelan-pelan dapat dikurangi dengan meng-connect pile
menggunakan copper bare cable, dan pada beberapa pile yang tadinya underproteksi,
bisa tercapai potensial proteksinya. Connecting tersebut juga ternyata menimbulkan
masalah karena terjadi korosi galvanik pada bolt (material carbon steel) yang
digunakan untuk menahan kabel tersebut agar kontak dengan permukaan pile. Pertanyaan
saya adalah:
1. Adakah cara lain selain meng-connect satu pile dengan pile lainnya agar distribusi
arus proteksi bisa merata?
2. Adakah yang tahu spesifikasi kabel yang terbuat dari carbon steel (wire yang
ditwisted dengan ukuran diameter kira-kira max. 0.5 cm), dan dimana saya bisa
mendapatkannya?

Tanggapan 1 : (Puji Mulyo)

Mungkin ini bisa membantu
Yah, memang galvanic corrosion tidak bisa dihidarkan di terminasinya, namun
demikian ada cara lain yang yang bisa dilakukan yaitu dengan welding (kata lain
thermoweld/mould ) , disini kemungkinan oxigen menyusup di media contact mungkin
ada tapi kecil, setelah connect anda jangan lupa mengisolasi dari udara luar
pakai resin .

Tepat sekali anda meng-connect semua pile untuk current saling compensasi sehingga
distribusi bisa termaintain dengan baik,akan lebih bagus lagi bila and menggunakan
online monitoring sehingga bila terjadi underprotection atau overprotection
bisa langsung dilakukan current balancing dari panel. Semoga bisa membantu.

Tanggapan 2 : (Harlion P. Bahar)

1. Connection pile to pile yg. recommended adalah dengan cadweld, selanjutnya
ditutupi dengan sejenis epoxy kemudian langsung ditimbun. Ada juga sambungan
menggunakan cable shoe. Cable shoe di ikat pada pelat, dimana pelat ukuran 4"
x 4" dilaskan terlebih dahulu pada pile. Cara ini digunakan untuk connection
diatas tanah (above ground). memang bonding cable sebaiknya dari copper, single
core, 70 sqmm, insulation biasanya XLPE yg. baik sekali thd lingkungan corrosive
soil. Jika anda menggunakan bare copper, apakah ini tidak membuang protective
current dari T/R. Teorinya jika CP bekerja baik,
tidak mungkin ada galvanic corrosion antara c/s bolt dengan copper. Perlu diingat
bahwa tangki berdiamater besar, penempatan reference electrode harus di dasar
tangki. Untuk tangki diameter 10 meter 2 atau 3 reff. electrode sudah cukup.
Bisa saja kesalahan reading disebabkan lokasi reff. electrode tidak representative.

Jika menggunakan system ICCP semua pile harus di bonding dg. baik, jika tidak,
unprotected pile akan terkorosi lebih cepat dibandingkan dg. yg. lainnya.