Saya ada sedikit pengetahuan mengenai cara kerja CD yang sekarang banyak digunakan
sebagai media penyimpan data. Secara garis besar ada dua macam/jenis CD yang
dikenal. Jenis pertama dikenal dengan ‘CD putih’.
Pertanyaan : (Ibnu Rusdan)

Buat teman-teman di mailist migas ini ada yang tahu ngga tentang bagaimana
cara kerjanya CD/DVD bekerja? Termasuk cara pembakarannya.

Tanggapan 1 : (Erik)

Saya ada sedikit pengetahuan mengenai cara kerja CD yang sekarang banyak digunakan
sebagai media penyimpan data. Secara garis besar ada dua macam/jenis CD yang
dikenal. Jenis pertama dikenal dengan "CD putih". Data dituliskan
pada jenis CD ini melalui proses manufaktur yang khusus (kalau tidak salah melibatkan
proses pressing). Hasil dari proses manufaktur ini, pada lembar disk terdapat
bidang datar dan lembah (pitch). Jenis kedua adalah yang banyak ditemui di pasaran
dalam bentuk blank CDs. Untuk jenis kedua ini data dituliskan dengan mengatur
intensitas sinar laser pada perangkat penulis CD. Perbedaan intensitas sinar
laser penulis ini akan menghasilkan daerah-daerah pada disk yang memiliki sifat
pemantulan sinar yang berbeda, hanya saja tidak dalam bentuk lubang/lembah mikroskopik.
Meskipun proses pembuatannya berbeda, prinsip kerja dari kedua jenis CD ini
adalah sama karena keduanya merupakan media penyimpanan data biner yang dibaca
secara optik.

Pada CD data tersusun secara spiral yang ditulis/dibaca dengan mengombinasikan
gerak linear dalam arah radial dari laser head dan gerakan rotasi dari disk.

Pada saat pembacaan data, sinar laser pembacaan diarahkan ke disk. Pada disk
terdapat daerah yang memantulkan sinar laser dengan intensitas yang cukup tinggi
dan juga daerah yang memantulkan sinar laser dengan intensitas yang tidak begitu
tinggi. Intensitas sinar laser yang tinggi atau rendah ini diterima oleh reseptor
optik dan diinterpretasikan sebagai data biner 1 atau 0 yang kemudian diolah
lebih lanjut.
Untuk DVD prinsipnya kurang lebih sama, hanya saja kerapatan data jauh lebih
tinggi dari CD biasa sehingga kapasitas penyimpanan datanya pun jauh lebih banyak.

Demikian yang saya ketahui mengenai prinsip kerja CD. Jika terdapat kesalahan
dalam penjelasan di atas mohon maaf dan mohon untuk dapat dikritisi.

Tanggapan 2 : (Agung Djatmiko)

Boleh juga dilihat di http://entertainment.howstuffworks.com/cd.htm
untuk penjelasan detailnya. Ini untuk CD saja. Tapi kalau untuk prinsip kerja
CD Burner bisa dilihat di http://entertainment.howstuffworks.com/cd-burner.htm

Tanggapan 3 : (Swastioko Budhi)

Mas Erik, penjelasan anda sudah dapat menjawab pertanyaan yang diajukan. Akan
tetapi saya coba tambahkan sedikit bahan dari How Stuff Works.

How CDs Work

CDs and DVDs are everywhere these days. Whether they are used to hold music,
data or computer software, they have become the standard medium for distributing
large quantities of information in a reliable package. Compact discs are so
easy and cheap to produce that America Online sends out millions of them every
year to entice new users. And if you have a computer and CD-R drive, you can
create your own CDs, including any information you want.

Understanding the CD

A CD can store up to 74 minutes of music, so the total amount of digital data
that must be stored on a CD is : 44,100 samples/channel/second x 2 bytes/sample
x 2 channels x 74 minutes x 60 seconds/minute = 783,216,000 bytes.

To fit more than 783 megabytes (MB) onto a disc only 4.8 inches (12 cm) in
diameter requires that the individual bytes be very small. By examining the
physical construction of a CD, you can begin to understand just how small these
bytes are.

A CD is a fairly simple piece of plastic, about four one-hundredths (4/100)
of an inch (1.2 mm) thick. Most of a CD consists of an injection-molded piece
of clear polycarbonate plastic. During manufacturing, this plastic is impressed
with microscopic bumps arranged as a single, continuous, extremely long spiral
track of data. We’ll return to the bumps in a moment. Once the clear piece of
polycarbonate is formed, a thin, reflective aluminum layer is sputtered onto
the disc, covering the bumps. Then a thin acrylic layer is sprayed over the
aluminum to protect it. The label is then printed onto the acrylic.

A CD has a single spiral track of data, circling from the inside of the disc
to the outside. The fact that the spiral track starts at the center means that
the CD can be smaller than 4.8 inches (12 cm) if desired, and in fact there
are now plastic baseball cards and business cards that you can put in a CD player.
CD business cards hold about 2 MB of data before the size and shape of the card
cuts off the spiral.

What the picture on the right does not even begin to impress upon you is how
incredibly small the data track is — it is approximately 0.5 microns wide,
with 1.6 microns separating one track from the next. (A micron is a millionth
of a meter.) And the elongated bumps that make up the track are each 0.5 microns
wide, a minimum of 0.83 microns long and 125 nanometers high. (A nanometer is
a billionth of a meter.) Looking through the polycarbonate layer at the bumps,
they look something like this:

You will often read about "pits" on a CD instead of bumps. They appear
as pits on the aluminum side, but on the side the laser reads from, they are
bumps.

The incredibly small dimensions of the bumps make the spiral track on a CD
extremely long. If you could lift the data track off a CD and stretch it out
into a straight line, it would be 0.5 microns wide and almost 3.5 miles (5 km)
long!. To read something this small you need an incredibly precise disc-reading
mechanism.

CD Player

The CD player has the job of finding and reading the data stored as bumps on
the CD. Considering how small the bumps are, the CD player is an exceptionally
precise piece of equipment. The drive consists of three fundamental components
:
1. A drive motor spins the disc. This drive motor is precisely controlled to
rotate between 200 and 500 rpm depending on which track is being read.
2. A laser and a lens system focus in on and read the bumps.
3. A tracking mechanism moves the laser assembly so that the laser’s beam can
follow the spiral track. The tracking system has to be able to move the laser
at micron resolutions.