Salah satu peran dari seorang SHE (Safety,
Health, Environment) Engineer adalah
memastikan bahwa pertimbangan keselamatan,
kesehatan, dan lingkungan diperhatikan dalam
setiap fase perjalanan sebuah industri. Fasefase
itu bisa saja terdiri atas fase business
scoping, perencanaan konseptual, perencanaan
definitif, preliminary design, detailed design,
konstruksi, commissioning dan startup, operasi,
maintenance, maupun modifikasi.

Salah satu peran dari seorang SHE (Safety,
Health, Environment) Engineer adalah
memastikan bahwa pertimbangan keselamatan,
kesehatan, dan lingkungan diperhatikan dalam
setiap fase perjalanan sebuah industri. Fasefase
itu bisa saja terdiri atas fase business
scoping, perencanaan konseptual, perencanaan
definitif, preliminary design, detailed design,
konstruksi, commissioning dan startup, operasi,
maintenance, maupun modifikasi.

Pelaksanaan process hazard analysis, prestartup
safety review, environmental impact
assessment adalah contoh di mana
pertimbangan keselamatan dan lingkungan
diperhatikan. Lalu bagaimana dengan
pertimbangan kesehatan? Apa saja yang harus
diperhatikan? Bagaimana cara melakukannya?

Paper singkat ini menjelaskan gambaran umum
cara melakukan review desain dari sudut
pandang pengaruhnya terhadap kesehatan
karyawan (dan masyarakat sekitar). Desain dari
chemical process industries dijadikan acuan di
sini. Pengenalan terhadap industrial hygiene
diberikan sebagai pengantar.Paper ini adalah
bentuk ringkas dari referensi-referensi yang
ada. Sangat dianjurkan untuk menelusuri
literatur yang ada untuk mendapatkan
pemahaman yang menyeluruh.

Industrial Hygiene Engineering

Meski ada beberapa perbedaan, istilah
Occupational Health dan Industrial Hygiene
seringkali dipakai saling menggantikan untuk
menjelaskan elemen Health dalam SHE. Dalam
paper ini istilah Industrial Hygiene akan
digunakan. The American Industrial Hygiene
Association (AIHA) mendefinisikan Industrial
Hygiene sebagai “the science and art devoted
to the recognition, evaluation, and control of
those environmental factors or stresses, arising
in or from the workplace, which may cause
sickness, impaired health, well-being or
discomfort among workers or the
community”.Definisi ini dapat divisualisasikan
oleh sebuah model untuk membantu dalam
proses pengendalian, melalui engineering,
faktor-faktor lingkungan atau bahaya, yang
mungkin dapat menyebabkan masalah kesehatan
kepada karyawan.

Selengkapnya dapat anda download pada bagian bawah artikel ini.