Kalau anda melakukan online repair sebaiknya jangan gunakan kawat yang mengandung hidrogen untuk daerah root passnya (E.7018 kalau anda gunakan proses SMAW) gunakan kawat yang mempunyai kandungan celulose seperti E.6010 atau E.7010 tergantung dari spec sifat mekanis dari pipenya itu sendiri. Baru setelah itu boleh anda gunakan filler metal dengan andungan hidrogen. Prosedurnya setelah dilakukan weld laksankan NDT yang tepat disini saya
sarankan NDE dengan UT yang memakai heat resistan probe hal ini lebih tepaT bila dibandingkan RT. (Pressure 200 psig, temp 380F)

Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia – November ‘03

Pertanyaan : (Andryansyah – PUSPITEK – SERPONG)

Saya Cuplikan penjelasan P. Farid
Kalau anda melakukan online repair sebaiknya jangan gunakan kawat yang mengandung hidrogen untuk daerah root passnya (E.7018 kalau anda gunakan proses SMAW) gunakan kawat yang mempunyai kandungan celulose seperti E.6010 atau E.7010 tergantung dari spec sifat mekanis dari pipenya itu sendiri. Baru setelah itu boleh anda gunakan filler metal dengan andungan hidrogen. Prosedurnya setelah dilakukan weld laksankan NDT yang tepat disini saya
sarankan NDE dengan UT yang memakai heat resistan probe hal ini lebih tepaT bila dibandingkan RT. (Pressure 200 psig, temp 380F)

Pertanyaan

Bisa sedikit dijelaskan mengapa UT (Ultra Sonic Test) lebih baik dibanding RT (Radiographic Test) untuk kasus ini. Mengapa tidak dilakukan keduanya saja?

Saran menggunakan probe tahan suhu tinggi itu, apakah artinya beberapa saat setelah pengelasan langsung diuji. Dan itu sekedar untuk melihat kemulusan lasan yang dihasilkan. Apakah tidak perlu lagi mengujinya setelah sekitar satu ahri misalnya?

Terimakasih untuk tambahan pencerahannya.

andry

Tanggapan 1 : (Farid Moch. Zamil – PT. MECO INOXPRIMA – SURABAYA)

Dear P Andry.

Metode pengujian ini lebih baik dari pada UT saya menganalisanya dari temperatur pada pipe tersebut dengan temp. 380 deg F. Nah dari sini kita bisa melihat Bagaimana film diletakkan pada temperature tsb mungkinkah ?? Dalam hal ini P. Andry yang tahu lebih banyak dengan RT akan lebih mengerti.

Adakah kualiatas Film yang mempunyai daya tahan sampai lebih dari 100 deg C. Coba P. Andry lakukan experimen pada saat membaca film pada viewer dengan intensitas cahaya yang cukup terang (pakai lampu 1000 watt) maka film tersebut akan bhs jawanya ngelinting. Selain itu aliran service dari pipe tersebut adalah uap yang sedikit banyak mengandung air. Nah bagaimana hasil
apabila kita melakukan penembakan RT dimana pipanya mengandung air akan menghasilkan suatu film yang fogging

Untuk masalah probe UT pasti mempunyai spec tertentu dgn frekweensi tertentu kemudian probe tersebut mempunyai daya tahan sampai temperatur berapa? Supaya tidak mengandung resiko terjadi kerusakan pada probe tersebut pada saat pemeriksaan disarankan kita pakai probe yang mempunyai daya tahan sampai atau lebih pada temperature tersebut. Hal ini pernah dilakukan oleh TOTAL pada saat melakukan pemeriksaan online pipe pada high temperatur.

Salam kamiTIADA SETERANG API HARAPAN KMI + MILIST MIGAS INDONESIA TAPI TIDAK SETERANG DAN SETAJAM APINYA PENGELASAN.
Bst Rgrds

Farid ( Las / Welding )