Bagaimana instalasi menggunakan LAN? Peralatan apa saja yang dibutuhkan serta spek-nya? (kabel, atau merek peralatan)Komputer yang bagaimana ideal untuk Server? Bisakah kalau kita tambah client lagi lebih dari 4 client, misalkan sampai dengan 10 client?


Pertanyaan : Fajri Iyus

Kami mempunyai internet koneksi Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL)
128Kbps Upload… nah rencananya akan digunakan Sharing.

1. Bagaimana instalasi menggunakan LAN?
2. Peralatan apa saja yang dibutuhkan serta spek-nya? (kabel, atau merek peralatan)
3. Komputer yang bagaimana ideal untuk Server…..?
4. Bisakah kalau kita tambah client lagi lebih dari 4 client? misal sampai dengan
10 client?

Tanggapan 1 : Noverdi

Pak Fajri,
(1). Utk koneksi ke LAN bisa gunakan TCP/IP router yg punya 1 port ADSL utk
koneksi ke ISP via model ADSL dan 1 port Ethernet utk koneksi ke LAN via Ethernet
switch
(2) Server yg ideal ya tergantung sama aplikasi apa yg mau dipakai….makin
canggih aplikasinya makin tinggi spek server yg dibutuhkan
(3) Penambahan client berapa pun bisa ….. efeknya hanya terhadap kecepatan
akses…kalo nanti akses sdh dirasa lambat maka bisa dilakukan upgrade pada
bandwidht ke ISP atau dilakukan pembatasan akses ke internet

Tanggapan 2 : Eka Sutresna

Bagaimana instalasi menggunakan LAN?
Kira2 koneksinya begini :
Jaringan ADSL (Provider) – ADSL Modem – Router – LAN

Peralatan apa saja yang dibutuhkan serta spek-nya? (kabel, atau merek peralatan)
Wah, saya tidak bisa menyebut merk, karena memang tidak punya preferensi apa2.
Tapi intinya, dari pertanyaan no 1 tadi, yang dibutuhkan adalah:

Peralatan:

  • Jaringan ADSL: Ini disediakan provider
  • ADSL Modem: Banyak tersedia di pasaran, silakan melakukan survey pasar.
    Yang penting diingat adalah speed yang didukung dan interface yang disediakan
    untuk koneksi ke router (apakah ethernet/fast_ethernet (RJ-45), atau serial
    (RS-232/V-35)).
  • Router: Bisa menggunakan router yang berupa appliance, atau menggunakan
    PC sebagai router (yang diinstall routing software)
  • LAN: Ini terdiri dari Hub & PC-PC yang tersambung dalam jaringan
    tersebut

Koneksi antar peralatan:

  • Jaringan ADSL – ADSL Modem: biasanya ISP akan bertanggung jawab sampai
    menyediakan kabel yang langsung terkoneksi ke ADSL Modem. Biasanya (lagi), ujung
    kabelnya adalah RJ-11 (sama dengan kabel telepon).
  • ADSL Modem – Router: Pada umumnya menggunakan ethernet (10 Mbps) atau
    Fast Ethernet (100 Mbps), dengan port RJ-45. Tapi ada beberapa modem menyediakan
    port serial (RS-232/V-35) untuk koneksi ke router. Ini harus dipertimbangkan
    pada saat memilih modem & router.
  • Router – LAN: Ini sih ethernet biasa, dimana router & PC-PC dalam
    satu jaringan terkoneksi ke hub/switch. Dalam LAN yang simpel, biasanya hanya
    menggunakan satu subnet.

Komputer yang bagaimana ideal untuk Server…..?
Terminologi "server" di sini agak rancu. Saya lebih suka menggunakan
terminologi router, karena yang dimaksud adalah "peralatan yang membagi
koneksi ke seluruh LAN". Sebetulnya fungsi router ini sangat simpel, dan
tidak perlu yang canggih2. Kalau tidak salah, di luaran sana banyak dijual modem
sekaligus router. Tapi pada intinya, perlu dilihat fungsi2 berikut ini dalam
sebuah router:

  • Network Address Translation (NAT)
  • Firewall (packet filtering)

Untuk interface yang tersedia di router, minimal dua:

  • 1 interface untuk koneksi ke modem. Jenis interface/port nya menyesuaikan
    dengan modem
  • 1 interface RJ-45 (eth/fast_eth), untuk koneksi ke LAN.

Kalau menggunakan PC, PC sekelas Pentium 133 Mhz, dengan RAM 32/64 MB, harddisk
1 GB, OS Linux, sudah lebih dari cukup. Kalau mau menggunakan Windows, bisa
menggunakan Pentium III, dengan RAM 256/384 MB, harddisk 4 GB, dan service "Routing
and Remote Access"-nya di-enable-kan.
Kalau mau menggunakan router appliance, banyak tersedia di pasaran sana. Cisco,
HuaWei, dll.

Bisakah kalau kita tambah client lagi lebih dari 4 client? misal sampai
dengan 10 client?

Bisa. Tidak ada korelasi antara ADSL dengan jumlah client. Mau sampai berapa
pun bisa. Yang harus dipertimbangkan adalah aktivitas dari client2 tsb. Misalnya,
kalau punya 100 clients, tapi hanya 2 yang browsing, ya tentu speed 2 org tsb
akan terasa cukup baik (dengan 128 Kbps ADSL). Tapi kalo 100 org tsb semuanya
browsing, ya tentu akan terasa lambat.
Perlu dipertimbangkan untuk menggunakan "Proxy Server" yang akan meng-cache
isi beberapa website di dalam jaringan. Jadi kalau ada request untuk mengakses
sebuah website untuk kedua kalinya, proxy akan memberikan website tsb kepada
client tanpa harus mengambil isi website tsb ke tempat asalnya.

Tanggapan 3 : Darius Gorga

FYI,

1. Modem ADSL harus dikoneksikan ke sebuah komputer yang berfungsi sebagai
gateway ke internet. Untuk Gateway ini anda bisa memakai komputer pentium 2
atau pentium 3 dengan sistem operasi linux ataupun windows nt/2000/xp prof.

Untuk sistem operasi windows nt/2000/xp anda dapat menggunakan program ISC
(internet sharing connection) yang sudah built in di dalam sist.operasi tersebut.
Atau anda bisa membeli Winroute ataupun software proxy lainnya.
Untuk sistem operasi linux, anda bisa lihat di url berikut :
http://www.linuxforum.com/linux-squid.php

Sebaiknya gunakan platform linux, berhubung gratis, membutuhkan spesifikasi
hardware yang lebih murah dan relatif lebih stabil dibandingkan ms-windows.
walaupun konfigurasi dan administrasinya yang lebih rumit daripada platform
ms-windows.

2. Anda dapat membuat lan ethernet dengan topografi bintang, yang and butuhkan
hanya sebuah hub/switch, kabel utp category5 dan rj45 plug. sebaiknya beli switch,
berhubung harganya yang sudah murah dan lebih cepat koneksinya dibandingkan
dengan hub.
Konfigurasi kabel utp-rj45 anda dapat lihat di url berikut :
http://www.nullmodem.com/RJ-45.htm

3. Komputer yang ideal ? Tergantung kebutuhan dan dana yang anda miliki. Kalau
hanya untuk membagi koneksi internet sampai dengan 10 komputer, komputer pentium
2 dengan ram 256 MB yang memiliki sist op linux dgn aplikasi squid dan ipchain
sudah cukup. Bila anda ingin memakai sistem operasi ms-windows, sebaiknya gunakan
komputer pentium 3 dgn ram 256.

4. Bisa

Tanggapan 4 : Paulus T. Allo

Mungkin gak sih kalau kita berikan quota utk masing2 user? Misalkan tiap user
tidak boleh menggunakan bandwidth lebih dari 4KBps (32Kbps). Soalnya kalau dilepas
begitu saja, kadang ada user yg nakal, yg suka download file aneh2 menggunakan
download accelerator, akibatnya user lainnya kadang sampai tidak bisa browsing
sama sekali gara2 bandwidthnya habis tersedot oleh accelerator.

Tanggapan 5 : Ricky

Ada software (under windows) namanya netlimiter harga 30$

  • Memonitor penggunaan bandwidth Internet
  • Membatasi bandwidth berdasarkan jenis software
  • Ada scheduler untuk mengatur berbagai kriteria pembatasan bandwidth
  • berdasarkan waktu, dll. Coba cek ke www.netlimiter.com