Kapan kita memilih pulsed current GMAW dan bukannya short circuit GMAW ?
Salah satu kekurangan short circuit GMAW adalah adanya kemungkinan terjadi cold lapping.
Selain bebas dari kemungkinan cold lapping, pada prakteknya, apa lagi dasar pertimbangan untuk milih pulsed GMAW ?
Pertanyaan : Yudi

Rekan-rekan khususnya yang bergelut dengan masalah welding, saya punya pertanyaan
tentang pulsed current GMAW.
Kapan kita memilih pulsed current GMAW dan bukannya short circuit GMAW ?
Saya pernah baca salah satu kekurangan short circuit GMAW adalah adanya kemungkinan
terjadi cold lapping.
Selain bebas dari kemungkinan cold lapping, pada prakteknya, apa lagi dasar
pertimbangan untuk milih pulsed GMAW ?

Tanggapan 1 : Darmayadi

Mas Yudi,
Biasanya, Short Circuit digunakan saat mengelas material yang Tipis. Sementara
Pulsed Current ( Spray Arc ) digunakan untuk mengelas material yang tebal. Pertimbangan
untuk menggunakan Spray Arc adalah agar proses pengelasan bisa berlangsung dengan
cepat, disamping bead yang dihasilkan juga lebih lebar.

Tanggapan 2 : Yudi

Terima kasih response-nya Pak Darmayadi.
Memang GMAW dengan spray transfer mode (welding current-nya diatas 150 A – tergantung
kondisi welding-nya) biasa dipakai untuk mengelas material yang tebal. Tapi
untuk pulsed current GMAW (P-GMAW) welding
current-nya (average) bisa turun hingga sekitar 50 A kan ?
Saya baca-baca lagi di welding handbook pulsed current GMAW bisa dipakai untuk
ngelas sheet metal as thin as 1 mm. Sementara short circuit GMAW (S-GMAW) bisa
dipakai untuk material hingga 6 mm. Lebih dari itu ada resiko incomplete fusion.

Jadi untuk material antara 1 s/d 6 mm P-GMAW maupun S-GMAW dapat dipakai, termasuk
untuk all position welding.
Nah kalau saya punya material dengan tebal 1-6 mm baiknya pakai P- GMAW atau
S-GMAW ?

Tanggapan 3 : Darmayadi

Pak Yudi yth,
Anda benar, bahwa dengan menggunakan GMAW-Pulsed Machine ( ini ada mesin khusus
) maka kita bisa menggunakan amphere yang rendah untuk menghasilkan Spray Transfer.
Jika anda punya plat baja dengan ketebalan 1 – 3 mm, maka sebaiknya anda menggunakan
short circuiting transfe ( gunakan wire dengan diameter 0,8 mm ).
Jika anda mengelas baja dengan ketebalan 4 – 6 mm, maka pada root pass nya sebaiknya
anda menggunakan short cir transfer, kemudian anda bisa menggunakan spray arc
pada saat capping ( gunakan wire berdiameter 1,0 mm ).
Jika anda mempunyai pulse machine, pada saat capping anda bisa menggunakan diameter
kawat yang lebih besar yaitu 1,2 mm .