Kapan suatu PSV harus dilakukan overhaul dan di-caliberate? Regulasi/standart yang mana yang dapat dijadikan acuan untuk sertifikasi,
preventif maintenance(management peralatan tersebut)? Bagaimana dengan PSV yang di install di system piping, apakah sertifikasinya sama dengan PSV yang dipasang di suatu vessel?
Pertanyaan : Supriyanto

Bapak/Ibu mohon pencerahan mengenai PSV d

  1. Kapan suatu PSV harus dilakukan overhoul dan di-caliberate (bisa dibilang
    sertifikasi ulang). sebagai informasi saja PSV ini di-install disuatu vessel
    untuk melayani material yang berbahaya misalnya : cairan/vapour yang korosif,
    bisa menimbulkan fire dan efek lingkungannya potensial besar merusak lingkungan.
  2. Regulasi/standart yang mana yang dapat dijadikan acuan untuk sertifikasi,
    preventif maintenance(management peralatan tersebut)?
  3. Bagaimana dengan PSV yang di install di system piping, apakah sertifikasinya
    sama dengan PSV yang dipasang di suatu vessel?
  4. Bagaimana suatu vessel yang menggunakan three way valve pada system
    PSV-nya, bagaimana preventif maintenance untuk periodik swicth stand by dan
    in-servicenya?

Tanggapan 1 : Darmawan A

Mas Supriyanto,

  1. CCPS-AIChE, dalam bukunya "Technical Management for Process Safety",
    menyarankan untuk fluida yang korosif pengetesan (lift test) dilakukan setidaknya
    1 tahun sekali.
  2. ASME Boiler and Pressure Vessel Code terbaru (2004) mencatumkan tentang
    pengetesan PSV ini, API RP …. (saya lupa), juga ISO…. (literaturnya di
    rumah) juga mencantumkan pengetesan PSV ini. Insyallah besok saya beri tahu.
  3. Sertifikasi PSV tergantung untuk service apa dia dipasang, bukan tempat dimana
    dia diinstall (di piping atau dimana), untuk liquid korosif dan untuk gas korosif
    tentu saja bisa berbeda entah itu di piping atau vessel.
  4. Maksudnya VPSV atau breather valve barangkali?? API Std 2000 menjelaskan
    banyak tentang hal ini.

Tanggapan 2 : Ayende

Pak Supriyanto,

  1. Untuk mengkalibrasi ulang suatu PSV, bisa dilakukan berdasarkan metode time
    based maupun Risk based. Dalam hal digunakan pada vessel yang high risk, disarankan
    anda menggunakan pendekatan risk based. Sebagai referensi untuk industri MIGAS
    ada suatu kewajiban untuk melakukan sertifikasi PSV setiap 3 tahun sekali (
    time based )untuk menjamin bahwa PSV tersebut bekerja sesuai dengan performance
    nya dan mengurangi kemungkinan adanya hidden failure.
  2. Sebelum anda melakukan performance test, sebaiknya anda review dulu kesesuaian
    dokumen PSV tersebut. Minimal anda membutuhkan Manufacture datasheet, P&ID,
    PFD, dan kesesuaian name plate, bahkan untuk PSV baru anda perlu mengkonfirmasikan
    mill certificate dan product catalouge. Setelah itu anda dapat melakukan visual
    inspeksi terhadap komponen PSV ( apakah terjadi korosi ). Setelah anda merasa
    cukup yakin adanya kesesuaian dokumen dengan PSV nya dan hasil inspeksi visual
    menunjukan PSV tersebut masih baik, barulah anda dapat melakukan popping test
    dan bubble test/ layer test.
  3. Standard yang digunakan adalah API 520, API 527, ASME Sect VIII
  4. Regulasi Dirjen MIGAS mensyaratkan hal yang sama untuk semua PSV, baik dipasang
    di Vessel maupun di Piping setiap Instalasi MIGAS. ( saya kurang tahu apakah
    DEPNAKER memiliki regulasi bagi industri untuk mewajibkan melakukan performance
    test PSV setiap 3 tahun sekali ).