Apakah material (part) yang sehabis melalui proses heat treatment
(tempering) dan telah menghasilkan kekerasan tertentu (HRc) dapat di
rework kembali untuk menaikkan hardnessnya ? Bagaimanakah prosedurnya ?
Material yang digunakan yaitu SUS301-CSP.
Pertanyaan : Zemmy

Mohon pencerahanyya untuk anggota milis yang mungkin banyak mengetahui perihal
proses heat treatment. Saya menemukan beberapa permasalahan yang sekiranya mungkin
dapat terjawab.

1. Apakah material (part) yang sehabis melalui proses heat treatment (tempering)
dan telah menghasilkan kekerasan tertentu (HRc) dapat di rework kembali untuk
menaikkan hardnessnya ? Bagaimanakah prosedurnya ? Material yang digunakan yaitu
SUS301-CSP.
2. Terdapat Material yang akan diheat treatment melalui proses fosfating terlebih
dahulu. Apakah material tsb dapat di rework kembali dengan utk menaikkan kekerasannya
? Bagaimanakah prosedurnya ? Mengapa material yang di tratment kembali dihasilkan
material yang getas/mudah patah ? Material yang digunakan yaitu SK5M.

Tanggapan 1 : Darmayadi

1. SUS 301 adalah termasuk Austenitik Stainless Steel. Stainless steel ini
sangat jarang di heat treatment untuk meningkatkan kekerasannya. Tetapi apakah
Heattreatable steel bisa di re hardening ? Jawabannya bisa.
Yaitu dengan memanaskan kembali baja tersebut ke temperatur austenitiknya kemudian
didinginkan sesuai dengan kekerasan yang didinginkan ( pedomannya CCT Diagram
).
2. Proses hardening sebuah baja ada beberapa cara, salahsatunya adalah dengan
fosfating. Tetapi ini bukan cara pengubahan mikro struktur, tetapi lebih dengan
cara pelapisan posfat. Jika besi seperti ini di re heatreatment, maka memang
kegetasan yang terjadi.

Tanggapan 2 : Santi

Pak Zemmy,
Pada dasarnya proses reharden dapat dilakukan, tetapi mechanical properties
akan sedikit berbeda, tidak seoptimum dengan kondisi harden pertama.

Material SUS 301-CSP adalah jenis SS Cold Roll Strip for Spring setara dengan
W.Nr 1.4310. Komp.kimia : C<0.15 – Si<1 – Mn<2 – P 0.05 – S 0.03 –
Cr 16-18 – Ni 6-8 (%) dimana temp. hardeningnya 1000 – 1100 C, quench pakai
udara (air)
Jika ketebalan > 2mm disarankan quench pakai air (water).

Untuk jenis material yang kedua yaitu SK5M adalah jenis High speed Steel (HSS)
setara dengan W.Nr 1.3243
Komp. Kimia : C 0.85-0.95 – Si<0.5 – Mn<0.4 – P&S 0.03 – Co 4.5-5.5
– Cr 3.5-4.5 – Mo 4.6-5.2 – Ni<0.4 – V 1.7-2.1 – W 6-6.7 (%) . Untuk proses
rehardend pastikan phosphate layer dihilangkan dulu dan jangan lupa lakukan
proses soft anneal.
Prosedur :
T. soft anneal : 790 – 820 C
T. Preheating I : 400 – 600 C
T. Preheating II : 850 C
T. Preheating III : 1050 C
T. Austenizing : 1200 – 1240, quenching di oli (oil) atau udara (air)
T. Tempering : 550 – 570 C
Karena ini HSS maka sebaiknya temper dilakukan 3 X

Pak Zemmy tolong pastikan penulisan grade material sudah benar yaitu SK5M (tanpa
spasi) karena ada juga grade SK 5 M yaitu Cold Rolled Special Strip setara dengan
W.Nr 1.1625 Komp. Kimia : C 0.8-0.9 – Si<0.35 – Mn<0.5 – P&S 0.03
– Cr<0.3 – Ni<0.25 – Cu<0.25
Prosedur :
T. soft anneal : 680 – 710 C
T. Austenizing : 780 – 810, quenching di air (water)
T. Tempering : 180 – 300

Demikian, selamat mencoba

Ps : Pastikan kondisi furnace memadai, bebas dari kemungkinan karburisasi atau
dekarburisasi