Dalam design calculation orifice apa yang dimaksud dan bedanya hal berikut serta cara pengukuran aktualnya / faktor yang berpangaruh :
Differential pressure, Pressure drop, Unrecovery pressure lose, Flowing pressure
Pertanyaan : Ashari

Dalam design calculation orifice apa yang dimaksud dan bedanya hal berikut
serta cara pengukuran aktualnya / faktor yang berpangaruh :
1. Differential pressure
2. Pressure drop
3. Unrecovery pressure lose
4. Flowing pressure

Demikian terima kasih atas perhatiannya.

Tanggapan 1 : Arief Rahman T

Saya comment langsung di bawah, mudah-mudahan betul.

Dalam design calculation orifice apa yang dimaksud dan bedanya hal berikut
serta cara pengukuran aktualnya / faktor yang berpangaruh :

1. Differential pressure
<Arief> Pressure Drop yang akan dihasilkan oleh orifice plate <Arief>.

2. Pressure drop
<Arief> Beda tekanan (biasanya penurunan tekanan) antara inlet pressure
dengan pressure di bore/throat orifice. <Arief>

3. Unrecovery pressure lose
<Arief> Pressure fluida akan mengalami pressure drop yang "tiba-tiba"
di throat (bore) orifice plate dan gradually akan recover lagi tekanan di downstream
orifice plate (outlet). Outlet pressure tidak akan persis sama dengan inlet
pressure-nya. Percentage pressure yang tidak recover ini disebut Un-recover
pressure loss (atau lebih sering disebut permanent pressure loss).<Arief>

4. Flowing pressure
<Arief> Secara umum adalah Tekanan fluida. Tapi lebih sering di asosiasikan
dengan inlet pressure <Arief>

Demikian terima kasih atas perhatiannya.

Tanggapan 2 : Weby

Dear members,
Menambahkan yang telah dikemukakan Drs.Arief (hehehe) dan mudah2an tidak salah
juga :

Orifice merupakan salah satu komponen dari perangkat primer (primary device) untuk
mengukur aliran dengan menggunakan prinsip mengubah kecepatan aliran, riilnya
yaitu mengubah luasan yang dilalui aliran fluida tsb (orifice).

Perubahan kecepatan setelah melalui orifice plate tsb berkaitan dengan perubahan
pressure (differential pressure). Perubahan pressure ini yang kemudian diukur
(di tapping) dan kemudian untuk diasosiakan dengan laju aliran.

Dalam kaitannya dengan Orifice dan pengukuran aliran, umumnya yang diukur adalah
differential pressure (setahu saya lhoo).

Lebih jelasnya, bisa mengacu ke bukunya mbah Bela G. Liptak yang berjudul "Instrument
Engineers’ Handbook, Process Measurement and Analysis" atau bukunya cak
R.W. Miller yg punya judul "Flow Measurement Engineering Handbook"
(yg terakhir ini aku baru aja pinjem dari Ir. Arief Thanura).

Mohon koreksi dari temen2 sekalian…

Tanggapan 3 : DAM

Weby,
Kok buku "Gas Flow Measurement"nya Spitzer gak disebut sebut?? apa
buku itu sudah ketinggalan jaman yah?? kan sama sama keluaran ISA….

Tanggapan 4 : Weby

Wah, kebetulan aku ga punya buku itu dan belum pernah baca, jadi belum bisa
rekomendasi buku itu.

Sebenernya kalo mau ilmu gratisan juga banyak di internet, pake Google aja
(misalnya dengan kata kunci : Orifice Flowmeter), salah satu yang menarik seperti
website berikut :

http://www.efunda.com/formulae/fluids/calc_orifice_flowmeter.cfm

Kalau alamat diatas kepotong, pastikan copy-paste-nya sampe ke "cfm".
Aku nemunya juga barusan aja kok.. Google gitu looooh…. 😉