Harga solar untuk industri pertambangan naik, biaya produksi batu bara juga meningkat 2-3 dollar AS per ton.

Harga solar untuk industri pertambangan naik, biaya produksi batu bara juga meningkat 2-3 dollar AS per ton.

Demikian hal itu dikemukakan Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Jeffrey Mulyono hari ini (11/7) di Jakarta.

Menurut Jeffrey, sejak 1 Juli 2005 PT Pertamina mengumumkan kenaikan harga solar untuk industri naik dari harga subsidi Rp 2.200 per liter menjadi harga sesuai pasar internasional Rp 4.740. Akibatnya, ongkos produksi batu bara melonjak sekitar 2-3 dollar AS per ton.

Namun, sambungnya, kenaikan biaya produksi itu masih bisa diimbangi dengan harga batu bara di pasar internasional yang cukup tinggi. Saat ini harga batu bara untuk 6.300 kalori sekitar 51,95 dollar AS per ton.

Source : www.minergynews.com