Dinas Pertambangan dan Energi Jabar akan membuat proyek percontohan pemanfaatan energi angin sebagai pembangkit tenaga listrik untuk irigasi di wilayah pantai utara Jawa Barat.

Dinas Pertambangan dan Energi Jabar akan membuat proyek
percontohan pemanfaatan energi angin sebagai pembangkit tenaga listrik untuk
irigasi di wilayah pantai utara Jawa Barat.

Ismail Hasjim, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Jabar, mengatakan pemanfaatan
energi angin tersebut berupa kincir angin yang dapat menghasilkan listrik
untuk mengangkut air dari sungai kemudian dialirkan ke lahan pertanian. ‘Rencananya
kami akan membangun empat kincir angin di pantura, namun belum ditentukan
lokasinya. Kami baru akan melakukan survai,’ ujarnya di Bandung, 20/7.

Dia menjelaskan pemanfaatan energi angin untuk kepentingan pengairan biayanya
relatif murah dibandingkan dengan memanfaatkan pompa mesin diesel yang menggunakan
bahan bakar solar.

‘Satu kincir angin butuh dana sekitar Rp70 juta hingga Rp80 juta. Selain
itu, teknologinya sederhana sehingga mudah mengaplikasikannya,’ kata Ismail.
Selama ini, kata dia, para petani memanfaatkan pompa mesin diesel untuk mengambil
air di sungai guna mengairi lahan pertaniannya.

Source : www.miningindo.com