Terjadi peningkatan volume transmisi gas ke Singapura sebesar 100 persen, dari 99,3 MMSCFD (juta kaki kubik per hari) pada Januari 2005 menjadi 205,5 MMSCFD pada Juni 2005.

Distribusi dan transmisi gas di Singapura dan Batam mulai
meningkatkan pendapatan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Terjadi peningkatan
volume transmisi gas ke Singapura sebesar 100 persen, dari 99,3 MMSCFD (juta
kaki kubik per hari) pada Januari 2005 menjadi 205,5 MMSCFD pada Juni 2005.

Adapun distribusi Batam naik 27 persen, dari 11,8 MMSCFD pada Januari 2005
menjadi 14,6 MMSCFD pada Juni 2005.

Corporate Secretary PT PGN Widyatmiko Bapang dalam siaran pers, Minggu (24/7),
mengatakan, volume gas ke Singapura dan distribusi gas di Batam dapat meningkat.
Selain utilisasi kapasitas pipa Grissik-Singapura yang baru 35 persen, pasokan
gas dari ConocoPhillips juga siap digunakan.

Widyatmiko menyebutkan, kinerja usaha PGN pada triwulan I tahun ini naik
dengan meraup pendapatan Rp 921,5 miliar atau naik 31 persen dibandingkan
dengan pendapatan periode yang sama tahun 2004 sebesar Rp 771,7 miliar. Menurut
dia, kenaikan pendapatan itu disebabkan adanya tambahan pasokan gas dari Jatirangon
untuk daerah Jawa Barat dan dari Kodeco untuk Jawa Timur. ”Di Batam terdapat
peningkatan karena ada penambahan pelanggan,” paparnya.

Dikatakan, pendapatan dari bisnis transmisi terus meningkat signifikan terkait
dengan pengoperasian pipa transmisi Grissik- Singapura yang beroperasi sejak
September 2003. Disebutkan, pendapatan dari transmisi pada triwulan I tahun
ini Rp 255,2 miliar, atau naik 71 persen dari pendapatan periode yang sama
tahun 2004 Rp 149 miliar.

Berdasarkan survei potensi pasar gas di Batam disebutkan, 86,1 persen dari
potensi pasar gas di Batam adalah industri pembangkit listrik. Sisanya industri
sebesar 13,87 persen, sedangkan pasar komersial dan rumah tangga 0,03 persen.

Saat ini pembangunan beberapa pembangkit listrik sedang dilaksanakan di
Batam, seiring tingginya kebutuhan listrik dan tingginya harga jual listrik.
Pembangkit baru itu diperkirakan akan menggunakan gas yang harganya lebih
murah dibandingkan dengan harga BBM.

Source : www.kompas.com