Pemerintah belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak meskipun harga minyak internasional kini berada di kisaran 58 dollar AS per barrel.

Pemerintah belum berencana menaikkan harga bahan bakar
minyak meskipun harga minyak internasional kini berada di kisaran 58 dollar
AS per barrel. Yang terus diupayakan adalah melakukan penghematan konsumsi
BBM. Pemerintah tetap mempertahankan kebijakan subsidi untuk lima kelompok
konsumen, yaitu rumah tangga, usaha kecil dan menengah, transportasi umum,
transportasi khusus seperti pelayanan mobil jenazah, serta pengguna premium,
minyak tanah (kerosin), dan solar.

Demikian ditegaskan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo
Yusgiantoro seusai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (25/7).

Kalau saya ditanya sekarang ini soal kenaikan harga BBM, saya katakan, belum
ada pemikiran ke sana. Itu pernyataan saya supaya tidak simpang siur, ujarnya.

Menurut Purnomo, langkah pemerintah adalah mempertahankan subsidi untuk
konsumen tertentu. ‘Terhadap industri, kami sudah minta agar membayar dengan
harga pasar,’ katanya.

Oleh sebab itu, pemerintah mendukung kebijakan Pertamina agar industri membeli
BBM tanpa disubsidi. ‘Kalau itu dilakukan, kuota BBM akan berkurang sehingga
turun dari sebelumnya 59,6 juta kiloliter menjadi 55 juta kiloliter, seperti
yang ada di APBN 2005,’ papar Purnomo.

Mengenai penggunaan BBM PLN, menurut Purnomo, hal itu akan dibicarakan bulan
Oktober. ‘Kuota BBM untuk PLN tahun ini 11 juta kiloliter. Namun, hingga enam
bulan pertama sudah terpakai 5,5 juta kiloliter. Pemerintah masih menunggu
konsumsi BBM PLN hingga enam bulan mendatang. Jika itu bisa berkurang, akan
mengurangi kuota BBM,’ kata Purnomo.

Menurut Presiden Direktur Japan Power Yoshihiko Nakagaki yang didampingi
Presdir Bosowa Edwin Aksa, seusai bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla di Istana
Wapres, Japan Power meminta dukungan Wapres untuk melakukan investasi energi,
khususnya di bidang listrik, dengan menggunakan energi alternatif, seperti
panas bumi, gas, batu bara, dan sumber air. ‘Wapres mendukung rencana ini,’
kata Yoshihiko. 

Source : www.kompas.com