Menteri Negara Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas, Sri Mulyani, mengatakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara akan naik karena pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM dalam waktu dekat ini.

Menteri Negara Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas,
Sri Mulyani, mengatakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) dari Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara akan naik karena pemerintah tidak akan menaikkan harga
BBM dalam waktu dekat ini.

‘Rp 100 triliun most likely akan tersentuh atau terlewati,’ kata Ani usai
membuka peluncuran buku dan diskusi Penduduk Indonesia 2000-2025 di kantor
Bappenas Jakarta, Selasa (2/8).

Menurut Ani, kemungkinan besar pemerintah akan menganggarkan kurang lebih
Rp 100 triliun dari kantong APBN untuk subsidi BBM tahun 2005 kalau melihat
tren harga minyak yang tinggi.

‘Melihat trennya, rata-rata harga minyak untuk semester kedua (tahun 2005)
ini akan bertahan di atas US$ 50 dan kalau itu terjadi maka problem yang paling
pelik adalah menentukan berapa jumlah subsidi yang disetujui oleh DPR,’ kata
Ani.

Sebelumnya, keputusan DPR dan Pemerintah untuk tahun ini subsidi bahan bakar
minyak diasumsikan sebesar Rp 76,5 triliun. Namun, jumlah ini membengkak hingga
Rp 135 triliun jika hingga akhir tahun harga minyak dunia masih di atas US$
60 per barel.

Source : www.tempointeraktif.com