Sembilan perusahaan memenangkan tender penawaran langsung (direct offer) dalam Lelang Wilayah Kerja Migas Tahap I tahun 2005.

Sembilan perusahaan memenangkan tender penawaran langsung (direct offer) dalam Lelang Wilayah Kerja Migas Tahap I tahun 2005.

Kesembilan perusahaan tersebut dinilai Tim Penawaran Wilayah Kerja Migas memenuhi kriteria penilaian untuk memenangkan leleng 9 wilayah kerja dari 11 wilayah kerja yang diminati. Sedangkan penilaian 2 wilayah kerja yang diminati oleh perusahaan, tidak dapat dinilai karena tidak memenuhi kriteria yang disyaratkan.

Kesembilan perusahaan tersebut adalah PT Sumatera Persada Energi (West Kampar, daratan Sumteng), PT Erry Guna (Bungamas, daratan Sumsel), PT Commissioning Services Indonesia (Bengkulu, daratan/lepas pantai Bengkulu), PT Bumi Parahyangan Ranhill Energia (Citarum, daratan Jabar), PT Star Energy (Sebatik, daratan/lepas pantai Kaltim), Zaratex NV (Lhokseumawe, daratan/lepas Pantai NAD), PT Energy Timur Jauh (East Kangean, lepas pantai Jatim), ConocoPhillips (Amborip VI, lepas pantai Papua) dan BUMD Benuo Taka Kab. Penajam Paser Utara (Wailawi, daratan Kaltim)

Komitmen pasti eksplorasi dari sembilan perusahaan tersebut untuk 3 (tiga) tahun pertama masa eksplorasi berupa studi geologi dan geofisika sebesar US$ 7,951 juta, survei seismik 2D sepanjang 4975 km sebesar US$ 19,85 juta, survei seismik 3D sepanjang 400 km2 sebesar US$ 6 juta dan pemboran sumur sebesar US$ 102,501 juta. Sedangkan bonus tandatangan (signature bonus) yang akan diterima langsung oleh pemerintah sebesar US$ 7,9 juta.

Untuk Blok Wailawi, wilayah kerja produksi yang akan ditawarkan dengan kontrak kerja sama berupa Kontrak Jasa (Cost and Fee) dimana penilaian didasarkan pada penawaran cost and fee terendah untuk 6 tahun masa produksi, dimana besar fee untuk produksi minyak sebesar US$ 5/barrel dan fee untuk produksi gas sebesar US$ 0.25/mmbtu.

(Siaran Pers DESDM No 16/HUMAS DESDM/2005 tanggal 4 Agustus 2005)

Source : www.esdm.go.id