Kandungan minyak di bekas sumur minyak peninggalan Belanda yang ada di Klantung, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, diperkirakan masih bisa dieksploitasi selama 20 tahun.

Kandungan minyak di bekas sumur minyak peninggalan Belanda yang ada di Klantung, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, diperkirakan masih bisa dieksploitasi selama 20 tahun. Untuk itu, dalam waktu dekat ini Pertamina Daerah Operasional Hulu Cepu akan mengeksplorasi sumur minyak tersebut guna dilihat kepastian jumlah kandungan minyaknya.

Sebelum dieksploitasi, sumur minyak di Klantung akan dieksplorasi dulu, yang rencananya dilakukan mulai September nanti. Untuk itu, hari ini (Selasa, 23/8) hal tersebut disosialisasikan kepada warga setempat, kata Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Kendal Bachtiar Nurono kemarin.

Ada sekitar 25 bekas sumur minyak peninggalan Belanda di Klantung yang beberapa di antaranya dikelola atau ditambang oleh warga setempat secara tradisional. Sumur-sumur minyak tersebut pernah dioperasikan selama lima tahun, sebelum Belanda meninggalkan Indonesia.

Menurut Bupati Kendal Hendy Boedoro, sumur minyak di Klantung itu merupakan jaminan bagi cerahnya masa depan masyarakat Kabupaten Kendal. Dengan perkiraan kandungan minyak bisa dieksploitasi selama 20 tahun, Hendy yakin hal itu akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat di sekitar sumur minyak Klantung.

Eksploitasi sumur minyak Klantung itu, lanjut Hendy, nantinya akan dilakukan Pertamina bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kendal.

Dengan demikian, ada pemasukan untuk pendapatan asli daerah yang saat ini baru mencapai sekitar Rp 50 miliar. Diharapkan pula, eksploitasi itu dapat meningkatkan pembangunan di Kabupaten Kendal yang saat ini masih belum merata akibat dana yang terbatas.

Source : www.kompas.com