BP Migas berusaha meningkatkan kegiatan usaha hulu minyak dan gas Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin komunikasi dengan investor Cina, melalui pameran di Beijing, Cina.

Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) berusaha meningkatkan kegiatan usaha hulu minyak dan gas Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin komunikasi dengan investor Cina, melalui pameran di Beijing, Cina.

Pameran yang digelar sejak Selasa (30/8) hingga Sabtu (3/9) dan dikunjungi oleh berbagai kalangan pengusaha dan masyarakat umum di Beijing ini. BP Migas menawarkan 14 wilayah kerja migas yang akan ditenderkan oleh Pemerintah pada tahun 2005 serta 17 ladang migas lainnya yang pernah ditawarkan pada periode 2001 hingga 2004, tetapi belum diminati investor.

Deputi Operasi BPMIGAS, Trijana Kartoatmodjo dalam siaran persnya yang diterima detikcom di Jakarta, Selasa (30/8/2005) mengatakan, upaya-upaya pengenalan kepada investor perlu dilakukan agar masyarakat internasional bisa menangkap peluang bisnis yang ditawarkan Indonesia.

Saat ini terdapat 3 (tiga) investor Cina yang telah menanamkan investasinya di Indonesia, yaitu PertoChina, CNOOC dan Sinopec. Mereka menggarap 7 daerah operasi migas yang tersebar dari Sumatera hingga Papua, yakni Sinopec Binjai, PetroChina Bangko, PetroChina Jabung, PetroChina Tuban, PetroChina Salawati, PetroChina Kepala Burung dan CNOOC SE Sumatera.

Source : www.detikfinance.com