Pendapatan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk meningkat 20% menyusul penambahan pasokan gas di Batam dan wilayah Jawa bagian barat.

Pendapatan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk meningkat 20% menyusul penambahan pasokan gas di Batam dan wilayah Jawa bagian barat. Penambahan distribusi gas tersebut untuk aktivitas pabrik di sejumlah industri di Batam, serta untuk RAPP (Riau Andalas Pulp and Paper) di Riau. Sedangkan untuk industri di Jawa bagian barat dipasok dari lapangan gas Jatirarangon.

Menurut Direktur Keuangan PGN Djoko Pramono, peningkatan pasokan gas itu telah meningkatkan pendapatan pada semester I/ 2005 sebesar 20%.

‘Berdasarkan laporan keuangan PGN semester I/2005 yang di-review oleh Kantor Akuntan Publik Ernst & Young, pendapatan PGN naik dari Rp2,11 triliun pada semester I/2004 menjadi Rp 2,53 triliun,’ ujarnya 30/8.

Selain penambahan volume pasokan gas, kenaikan pendapatan juga akibat adanya kenaikan harga gas pelanggan industri sekitar 4% pada awal tahun ini. Dengan kenaikan pendapatan itu, maka laba bersih juga naik dari Rp111,48 miliar menjadi Rp346,76 miliar.

Faktor lain yang turut mempengaruhi kenaikan laba bersih a.l. dari penurunan kerugian akibat translasi kurs, yakni dari Rp 291,62 miliar pada semester I/2004 menjadi hanya Rp79,74 miliar pada periode yang sama tahun ini. Laba usaha PGN juga naik 43% dari Rp504,13 miliar menjadi Rp720,90 miliar.

Source : www.miningindo.com/a>