Jerman akan mengeluarkan lebih dari 3,3 juta barel minyak mentah dari cadangan strategisnya dalam suatu aksi bersama Badan Energi Internasional (IEA) guna membantu menstabilkan pasar minyak dunia.

Jerman akan mengeluarkan lebih dari 3,3 juta barel minyak mentah dari cadangan strategisnya dalam suatu aksi bersama Badan Energi Internasional (IEA) guna membantu menstabilkan pasar minyak dunia.

Harga minyak dunia belakangan ini terus melambung akibat tingginya permintaan dan akibat kekurangan pasok, terutama akibat Badai Katrina yang melanda Amerika Serikat.

IEA mengatakan Jumat (2/9) lalu bahwa 26 negara anggotanya akan mengeluarkan jumlah total 2 juta barel dari cadangan minyak strategis mereka per hari untuk periode awal selama 30 hari, setelah badai Katrina merusak berbagai fasilitas produksi dan kilang-kilang minyak di sepanjang Gulf Coast di Amerika Serikat.

Minyak mentah berjangka 30 Agustus lalu mencapai rekor di atas 70 dolar per barel setelah badai Katrina menerjang negara bagian New Orleans dan dua negara bagian AS lainnya.

Harga kemudian turun setelah pengumuman IEA bahwa pihaknya akan mengeluarkan cadangan strategis minyak mentahnya.

Permintaan minyak mentah dunia diperkirakan mencapai 84 juta barel per hari, menurut IEA dalam keterangannya, Selasa (6/9).

Source : www.mediaindo.co.id