Select Page

‘Terbukti kami telah memecat tujuh pegawai Pertamina yang terlibat kasus tersebut di antaranya adalah Sumardiono, Robert Ratumbanua, Junaidi, Abdul Fatah,Suparno, SlametRamdani dan Silalahi’

General Manager (GM) Unit Pengolahan (UP) V PT Pertamina (Persero) Syahrul Arifin menegaskan dengan bahwa manajemen tidak mentolerir kepada mereka yang terlibat kasus penyelundupan BBM di Terminal Lawe-Lawe.

‘Terbukti kami telah memecat tujuh pegawai Pertamina yang terlibat kasus tersebut di antaranya adalah Sumardiono, Robert Ratumbanua, Junaidi, Abdul Fatah,Suparno, SlametRamdani dan Silalahi,’ katanya di Balikpapan, Selasa (20/9).

Ia menjelaskan bahwa manajemen melakukan ini tanpa melakukan standar PKB karena terkait kasus pidana bukan karena perselisihan antara perusahaan dengan karyawan, dan itulah yang harus diterima tersangka.

Ia menjelaskan bahwa apabila para tersangka menggugat maka itu urusan belakang.

Untuk mencegah kasus serupa terjadi lagi, selain memecat tujuh pegawai tersebut yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kepolisian, pihaknya juga menggantikan semua Anak Buah Kapal (ABK) yang di bawah bagian Marine UP V yang bekerja di Lawe-lawe dengan 30 ABK baru yang direkrut dari PT. Pertamina Tongkang.

Ia juga mengingatkan kepada kepala bagian yang bersangkutan apabila tidak mengontrol harus membuktikan apabila tidak bersalah, dan kalau perlu di nonaktifkan. ‘Karena saya dikontrol pula oleh pihak pusat,’ kata Syahrul.

Bahkan, manajemen pusat telah mengeluarkan ancaman untuk memecat dirinya, meskipun ia siap menerima konsekuensi itu sebagai pertanggungjawaban jabatan, namun berkali-kali bersumpah bahwa ia tidak terlibat dalam kasus yang merugikan negara sekitar Rp18,5 miliar atau kehilangan minyak mentah 12,5 ribu ton.

‘Bukti saya tidak terlibat, maka saya bertekad bongkar habis kasus ini, dan saya minta mereka yang berbuat ini segera melapor kepada GM UP V untuk menyerahkan ke pihak Kepolisian, jangan menutup-nutupi karena pasti ketahuan,’ tegas Syahrul.

Source : www.mediaindo.co.id

Share This