Rick ness dan PT Newmont Minahasa Raya (NMR) sangat kecewa dan akan mengajukan banding atas putusan yang ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Manado yang menolak permohonan eksepsi mereka untuk menolak atau menjelaskan isi dakwaan.

Rick ness dan PT Newmont Minahasa Raya (NMR) sangat kecewa dan akan mengajukan banding atas putusan yang ditetapkan oleh pengadilan Negeri Manado yang menolak permohonan eksepsi mereka untuk menolak atau menjelaskan isi dakwaan. PT NMR dan Richard Ness, presiden direkturnya, telah mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa karena proses penyidikan serta dakwaannya sendiri mengandung cacat hukum.

Keputusan pengadilan tersebut menambah panjang daftar perlakukan yang tidak adil terhadap Presiden Direktur PT NMR yang seharusnya tidak dapat didakwa mengingat beliau tidak pernah melakukan tindak pidana dan tidak ada ketentuan hukum perundangan Indonesia yang mengatur bahwa seorang Presiden Direktur dapat didakwa hanya karena yang bersangkutan memegang jabatan tersebut. Putusan majelis hakim tidak menjelaskan hal ini. Berdasarkan yang dikeluarkan pada 20 September lalu, presiden direktur setiap perusahaan di Indonesia akan merasa cemas dengan keputusan yang dibuat majelis hakim.

‘Keputusan ini sangat mengejutkan saya dan keluarga saya,’ ujar Ness. ‘Saya masih tidak mengerti mengapa saya menjadi tertuduh atau hukum mana yang sudah saya langgar. Hal ini sungguh membingungkan sementara saya mengetahui bahwa kegiatan operasi tambang perusahaan telah mematuhi peraturan yang berlaku, tidak menimbulkan pencemaran lingkungan dan perusahaan tidak pernah diberitahu oleh pemerintah bahwa kegiatan operasi perusahaan telah menimbulkan pencemaran.’

‘Sebagai perusahaan yang sangat memperhatikan para karyawannya, kami tidak bisa menerima begitu saja salah satu karyawan kami yang tidak bersalah didakwa dan disidang dalam kasus pidana,’ ujar Robert Galagher, Wakil presiden Newmont Mining Corporation di Indonesia. ‘Kami yakin bahwa ketika seluruh fakta dan bukti ditunjukkan dalam persidangan nanti, semuanya akan jelas bahwa tidak ada dasar sama sekali untuk mendakwa Rick ness maupun PT NMR. Kami akan membuktikan itu semua di pengadilan bahwa tidaka da pencemaran dan karenanya tidaka da pelanggaran pidana.’

Ini merupakan tragedy bagi system peradilan Indonesia seiring dengan akan terus berlangsungnya persidangan ini yang sebenarnya jika prosedur yang benar diikuti, tidak semestinya ada dakwaan dan juga tidaks emestinya perusahaan maupun President Direkturnya berada di pengadilan,’ ujar Luhut Pangaribuan, pengacara PT NMR.

Source : www.miningindo.com