Harga minyak melonjak pada perdagangan di pasar Asia, Kamis, menyusul serangan Badai Rita yang semakin mengganas dan mulai mengancam fasilitas minyak AS di Teluk Meksiko.

Harga minyak melonjak pada perdagangan di pasar Asia, Kamis, menyusul serangan Badai Rita yang semakin mengganas dan mulai mengancam fasilitas minyak AS di Teluk Meksiko.

Pada pukul 9:30 waktu Singapura (0130 GMT), harga minyak jenis light sweet crude untuk kontrak pengiriman November naik 88 sen dlar di level 67,68 dolar AS per barel dibandingkan penutupan Rabu (21/9) yang berada di level 66,80 dolar.

Badai Rita kini mulai mengarah ke kawasan Teluk Meksiko sehingga ditakutkan fasilitas minyak milik AS akan kembali dihajar badai yang empat pekan lalu dilakukan oleh Badai Katrina, dan saat ini belum sepenuhnya fasilitas minyak itu beroperasi penuh karena masih mengalami perbaikan.

Para analis tidak memungkiri kemungkinan harga minyak akan kembali melambung jika Badai Rita menghantam fasilitas minyak AS di kawasan tersebut.

Harga minyak menyentuh level 70,85 dolar pr barel pada 30 Agustus setelah Katrina menimbulkan tanah longsor dan banjir.

Source : www.mediaindo.co.id