Pendapatan pemerintah Malaysia dari minyak mengalami kenaikan 33 persen tahun lalu menjadi 25 miliar ringgit dibanding 18,8 miliar ringgit setahun sebelumnya.

Pendapatan pemerintah Malaysia dari minyak mengalami kenaikan 33 persen tahun lalu menjadi 25 miliar ringgit dibanding 18,8 miliar ringgit setahun sebelumnya.

‘Jumlah itu meliputi pajak pendapatan minyak, bea ekspor, pajak jalan, royalti minyak dan dividen dari Petronas,’ kata Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi, Kamis.

Pendapatan dari minyak menyumbang 25 persen dari total pendapatan pemerintah federal, katanya dalam balasan tertulis pada Dewan Rakyat, Majelis Rendah Malaysia.

Ia menyampaikan jawaban kepada Lim Hock Seng, seorang anggota oposisi dari Democratic Action Party (DAP) yang ingin mengetahui jumlah pajak yang dikumpulkan dari pengeboran minyak untuk 2003, 2004 dan 2005, serta keuntungan yang diperoleh oleh Petronas, perusahaam minyak dan gas milik pemerintah, selama periode tersebut.

Abdullah mengatakan bahwa Petronas mencatat keuntungan bersih 35,6 miliar ringgit untuk tahun fiskal hingga 31 Maret 2005, dibanding 23,66 miliar ringgit pada 2004 dan 15,1 miliar ringgit pada 2003.

‘Keuntungan Petronas dari produksi minyak dan gas, bisnis minyak termasuk pengilangan dan penjualan produk-produk minyak, bisnis gas alam termasuk gas minyak cair (LPG), pasokan gas melalui jaringan pipa dan ekspor serta bisnis petrokimia, perkapalan dan juga operasional Petronas di luar negeri, di mana menyumbang 35 persen,’ katanya.

Source : www.mediaindo.co.id